GOG Gratiskan 13 Game NSFW sebagai Bentuk Perlawanan Terhadap Sensor Game(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Platform distribusi game digital GOG, kembali membuat gebrakan besar. Kali ini, mereka meluncurkan kampanye bertajuk FreedomToBuy.Games. Aksi itu sebagai bentuk penolakan terhadap sensor di industri game.
Dalam rangka mengangkat isu ini, GOG membagikan 13 game NSFW secara gratis selama 48 jam, termasuk judul-judul kontroversial seperti Postal 2, Agony, dan House Party.
Baca juga: Game Terbaru GOG Diperbarui untuk Hormati Studio Wonder Woman yang Baru Ditutup
Update terbaru pada 4 Agustus 2025 menyebutkan, dalam waktu kurang dari 24 jam sejak kampanye ini dimulai, lebih dari satu juta pengguna telah mengklaim game-game gratis tersebut.
“Responsnya jauh melebihi ekspektasi kami. Tim kami harus bekerja sepanjang waktu untuk menjaga stabilitas platform,” tulis GOG dalam unggahan terbarunya di media sosial.
Yang menarik, GOG juga menegaskan, setiap game DRM-free yang kamu unduh dari platform mereka akan selalu menjadi milikmu, tanpa risiko dicabut oleh pihak ketiga.
GOG menjelaskan, kampanye ini merupakan bentuk perlawanan terhadap praktik sensor dalam dunia game, terutama untuk konten yang bersifat dewasa, namun masih dalam batas legal dan dibuat secara bertanggung jawab.
"Kami percaya, kalau sebuah game legal dan dibuat dengan etika, maka para pemain berhak menikmatinya — baik hari ini maupun beberapa dekade ke depan," tegas pernyataan resmi GOG.
Kampanye itu hadir di tengah meningkatnya laporan bahwa, sejumlah platform seperti itch.io mulai menyembunyikan atau menghapus hasil pencarian untuk game dewasa (NSFW).
Hal ini terjadi setelah tekanan dari kelompok konservatif asal Australia, yang sebelumnya juga mendesak Steam untuk menghapus beberapa judul NSFW dari tokonya.
GOG telah lama dikenal sebagai salah satu pelopor dalam pelestarian game DRM-free.
Sejak peluncuran Program Pelestarian Game mereka pada November lalu, sudah ada lebih dari 100 judul klasik yang berhasil diselamatkan.
Salah satunya adalah F.E.A.R., game shooter horor dari Monolith Productions yang ditambahkan ke katalog mereka, setelah studio tersebut ditutup secara mendadak.
Dengan adanya kampanye FreedomToBuy.Games, GOG ingin menegaskan, sensor bukan hanya membatasi pilihan gamer saat ini, tapi juga bisa membuat game-game berharga menjadi hilang di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net