Destiny: Rising Siap Meluncur di Android dan iOS Agustus 2025(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Buat kamu penggemar seri Destiny, bersiaplah untuk petualangan baru yang hadir langsung di genggamanmu.
Game mobile terbaru berjudul Destiny: Rising akan resmi dirilis pada 28 Agustus 2025 untuk platform Android dan iOS.
Game ini merupakan hasil kolaborasi antara Bungie dan publisher asal Tiongkok, NetEase, dan akan membawa kamu menjelajahi semesta Destiny dalam timeline alternatif yang benar-benar segar.
Baca juga: Destiny 2 Hadirkan Dua Ekspansi Berbayar Tahun Ini, Salah-satunya Bertema Star Wars
Diumumkan pertama kali pada Oktober tahun lalu, Destiny: Rising digambarkan sebagai "shared world adventure" yang berlatar di semesta Destiny versi alternatif, tepatnya setelah era Dark Age.
Game ini juga menandai kelanjutan kerja sama antara Bungie dan NetEase yang sudah dijalin sejak 2018.
Setelah melalui masa alpha test tertutup sejak November 2024, kini Destiny: Rising siap menyapa publik dengan versi finalnya.
Kamu akan berperan sebagai Lightbearer bernama Wolf yang bisa dikustomisasi secara penuh, menjelajahi berbagai wilayah futuristik seperti Haven, metro kuno bersalju Jiangshi, hingga gurun tandus Red Sea Rift.
Walaupun hadir dalam format mobile, Destiny: Rising tetap mempertahankan gaya looter-shooter khas Destiny.
Game ini menyuguhkan beragam mode permainan, mulai dari single-player, co-op, hingga multiplayer kompetitif.
Ada pula berbagai misi open-world, strike, PvP battle, dan bahkan aktivitas PvE untuk enam pemain.
Kamu juga bisa mengatur senjata Primary dan Power Weapons yang bisa dibagikan antar karakter, serta berburu gear langka ber-tier Mythic yang jadi incaran banyak pemain.
Untuk kamu yang nggak sabar mencobanya, pre-registrasi Destiny: Rising sudah dibuka di Google Play dan App Store.
NetEase juga mengadakan event pre-launch yang menawarkan bonus eksklusif dalam game bagi kamu yang mendaftar lebih awal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net