Paralives (X @simssocietyinfo)
INDOZONE.ID - Setelah bertahun-tahun dinantikan oleh para penggemar game simulasi, Paralives akhirnya dipastikan akan dirilis dalam versi Early Access pada 8 Desember 2025, khusus untuk platform PC via Steam.
Kabar ini diumumkan secara resmi oleh pengembangnya, Alex Massé dan tim di Paralives Studio, dan dilaporkan oleh Gematsu dalam rilis terbaru merek
Paralives disebut-sebut sebagai pesaing serius The Sims, berkat pendekatannya yang mengutamakan kebebasan pemain dalam membangun rumah, menciptakan karakter (disebut “Parafolks”), dan menjalani kehidupan virtual tanpa batasan yang mengganggu kreativitas.
Versi Early Access ini akan menghadirkan fitur utama seperti sistem pembangunan rumah yang fleksibel, editor karakter yang mendetail, serta berbagai aktivitas dan interaksi sosial antar Parafolks.
Salah satu kekuatan utama Paralives terletak pada sistem build mode yang sangat bebas. Pemain dapat mengatur ukuran objek secara dinamis, membuat bangunan dengan bentuk unik, bahkan mengatur setiap detail ruangan sesuai imajinasi.
Berbeda dengan game simulasi kehidupan lain yang cenderung membatasi pilihan desain, Paralives justru mendorong kreativitas tanpa batas.
Selain itu, sistem AI dalam game ini dirancang agar lebih responsif dan alami. Setiap Parafolk memiliki kepribadian, rutinitas harian, serta hubungan sosial yang berkembang dari waktu ke waktu.
Dalam versi awalnya, game ini sudah menyertakan fitur penting seperti pekerjaan, hobi, dan aktivitas rumah tangga, dan akan terus diperluas seiring update pasca-rilis.
Paralives juga mendukung modding, memungkinkan komunitas untuk menambahkan konten baru, dari pakaian hingga fitur gameplay tambahan. Ini menjadikan Paralives sebagai platform simulasi kehidupan yang benar-benar terbuka dan berkembang berdasarkan kontribusi komunitasnya.
Baca juga: Berserk or Die: Game Hack-and-Slash Unik dengan Gaya Keyboard-Smashing Resmi Dirilis di PC
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: X.com