Sabtu, 22 FEBRUARI 2025 • 12:05 WIB

YouTube akan Kembali Hadirkan YouTube Premium Lite!

Author

youtube premium lite (gsmarena)

INDOZONE.ID - Setelah sempat dihentikan, YouTube Premium Lite kembali dihadirkan sebagai opsi berlangganan dengan harga lebih terjangkau.

Dengan adanyaYouTube Premium Lite, pengguna dengan budget minim tetap bisa menikmati pengalaman menonton tanpa iklan.

Baca Juga: Cara Download Video di YouTube: Nikmati Tontonan Favoritmu Tanpa Gangguan

Paket ini sebelumnya sudah pernah tersedia di beberapa negara Eropa, namun dihentikan pada tahun 2023.

Kini, YouTube kembali mengujinya di beberapa pasar baru dengan harapan dapat menarik lebih banyak pelanggan yang menginginkan layanan bebas iklan dengan harga lebih rendah.

Baca Juga: YouTube Hadirkan Fitur Baru Automatic Dubbing yang Dukung Bahasa Indonesia: Apa Bedanya dengan Subtitle?

Versi Lebih Murah dari YouTube Premium Tanpa Iklan

YouTube Premium Lite menawarkan pengalaman menonton bebas iklan bagi pengguna yang tidak membutuhkan fitur tambahan seperti pemutaran di latar belakang atau akses ke YouTube Music.

youtube premium lite (en.shiftdelete)

Meskipun lebih murah dibandingkan YouTube Premium standar, paket ini tetap memberikan kenyamanan dalam menikmati konten tanpa gangguan iklan.

Baca Juga: 5 Jenis Konten Video YouTube yang Paling Menguntungkan

Namun, ada beberapa batasan yang perlu diperhatikan. Layanan ini tidak mencakup video musik, yang berarti iklan masih akan muncul pada konten musik di platform.

Selain itu, pengguna tidak dapat mengunduh video untuk ditonton secara offline. Hal ini menjadi faktor penting bagi mereka yang sering bepergian atau memiliki akses internet terbatas.

Meskipun demikian, bagi mereka yang hanya ingin menghilangkan iklan dari video biasa, opsi ini bisa menjadi solusi yang lebih ekonomis dibandingkan dengan paket berlangganan penuh.

Baca Juga: YouTube Perkenalkan Shorts Berdurasi Lebih Panjang seperti TikTok

Uji Coba di Beberapa Negara

YouTube Premium Lite saat ini sedang diuji di beberapa negara, termasuk di Amerika Serikat, Australia, Jerman, dan Thailand.

youtube premium lite (yugatech)

Pemilihan negara-negara ini menunjukkan bahwa YouTube tengah menjajaki minat pasar terhadap layanan dengan harga lebih murah.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Kanal YouTube untuk Upgrade Diri: Isinya Daging Semua!

Jika hasil uji coba ini positif, tidak menutup kemungkinan layanan ini akan diperluas ke lebih banyak wilayah di masa mendatang.

Harga yang Ditawarkan

Meskipun harga pastinya belum diumumkan secara resmi untuk semua negara, pada uji coba sebelumnya di Eropa, layanan ini dihargai sekitar 6,99 euro per bulan.

Baca Juga: YouTube Perluas YouTube Shopping di Indonesia, Kreator Panen Cuan dengan Jualan Produk Langsung di Video

Selama uji coba Di Australia, paket ini ditawarkan dengan harga 8,99 AUD per bulan, lebih murah dibandingkan dengan YouTube Premium standar yang sekitar 16,99 AUD per bulan.

Youtube meluncurkan fitur baru

Harga yang lebih rendah ini diharapkan dapat menarik pengguna yang merasa bahwa paket premium penuh terlalu mahal untuk kebutuhan mereka.

Baca Juga: IshowSpeed Mendapatkan 1 Juta Livestream di Channel Youtube Miliknya Saat Berkunjung ke Indonesia

YouTube ingin Menjangkau Lebih Banyak Pengguna?

Keputusan untuk menghadirkan kembali YouTube Premium Lite menunjukkan keseriusannya untuk menjangkau lebih banyak pengguna.

Bagaimana tidak, pengguna yang menginginkan pengalaman menonton tanpa iklan, tetapi tidak ingin membayar harga penuh untuk fitur yang tidak selalu digunakan.

Baca Juga: Ronaldo Bikin Kanal YouTube, Belum Ada 24 Jam Sudah Tembus 10 Juta Subcriber

Jika program ini sukses, kemungkinan besar YouTube akan memperluas cakupannya ke lebih banyak wilayah dan menyesuaikan harga sesuai dengan pasar lokal.

Selain itu, YouTube juga terus mengembangkan layanan mereka untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan berbagai latar belakang dan preferensi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bloomberg, Gsmarena.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU