INDOZONE.ID - Xiaomi terus menunjukkan inovasi dengan mengembangkan baterai berkapasitas besar hingga 7.500 mAh yang dilengkapi teknologi pengisian cepat 100W.
Langkah ini, memperlihatkan fokus Xiaomi pada peningkatan daya tahan baterai tanpa mengorbankan efisiensi pengisian.
Informasi tersebut diungkap Digital Chat Station yang menyebutkan, Xiaomi sedang menguji beberapa kombinasi kapasitas baterai dan kecepatan pengisian.
Baca Juga: Review Xiaomi Smart Band 9 Pro: Teknologi Canggih dengan Desain Elegan
Beragam Kombinasi Kapasitas dan Kecepatan Pengisian
Xiaomi tengah bereksperimen dengan berbagai konfigurasi kapasitas baterai untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan daya tahan lama dan waktu pengisian singkat.
Berikut adalah beberapa kombinasi yang sedang diuji:
- 5.000 mAh dengan pengisian 120W: Baterai ini dapat terisi penuh dalam waktu sekitar 18 menit.
- 5.500 mAh dengan pengisian 100W: Waktu pengisian penuh mencapai 34 menit.
- 6.000 mAh dengan pengisian 120W: Dapat terisi penuh dalam waktu 30 menit.
- 6.500 mAh dengan pengisian 100W: Waktu pengisian mencapai 49 menit.
- 7.000 mAh dengan pengisian 120W: Dapat terisi penuh dalam waktu 40 menit.
- 7.500 mAh dengan pengisian 100W: Waktu pengisian penuh adalah sekitar 63 menit.
Baca Juga: Xiaomi Mix Flip 2: Hadir Lebih Awal dengan Fitur yang Lebih Canggih
Langkah ini menunjukkan, Xiaomi berusaha menawarkan solusi yang tidak hanya fokus pada kecepatan pengisian daya, tetapi juga daya tahan baterai yang lebih lama untuk memenuhi kebutuhan pengguna modern.
Pergeseran Fokus dari Kecepatan ke Kapasitas
Dalam beberapa tahun terakhir, Xiaomi menjadi salah satu pelopor dalam teknologi pengisian daya super cepat, dengan produk seperti smartphone yang mendukung pengisian daya lebih dari 200W.
Namun, perusahaan kini mengalihkan perhatian ke pengembangan kapasitas baterai yang lebih besar.
Baca Juga: Xiaomi Pad 7 Segera Rilis di India: Tablet Serbaguna dengan Spesifikasi Unggulan
Langkah ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pasar yang lebih memilih daya tahan baterai, dibandingkan sekadar kecepatan pengisian.
Dengan baterai berkapasitas besar, pengguna dapat menikmati penggunaan perangkat lebih lama tanpa perlu sering mengisi daya.
Peran Teknologi Baterai Silicon-Carbon
Selain fokus pada kapasitas baterai, Xiaomi juga mulai mempertimbangkan penggunaan teknologi baterai silicon-carbon.
Baca Juga: Xiaomi Smart Pet Fountain 2: Tempat dan Penyedia Air Bersih Baru untuk Peliharaan
Teknologi itu memungkinkan kepadatan energi yang lebih tinggi, yang berarti kapasitas baterai dapat ditingkatkan tanpa harus memperbesar ukurannya secara signifikan.
Teknologi ini juga telah diadopsi oleh beberapa produsen lain seperti Honor, Vivo, dan OnePlus.
Keunggulan teknologi tersebut adalah, kemampuannya untuk memberikan daya tahan baterai lebih baik tanpa harus meningkatkan kecepatan pengisian secara ekstrem.
Contoh Perangkat dengan Teknologi Baterai Canggih
Beberapa produsen telah meluncurkan perangkat dengan kombinasi kapasitas baterai besar, dan teknologi pengisian cepat. Contohnya:
- Vivo X Fold3: Dilengkapi baterai berkapasitas 5.500 mAh dengan pengisian daya 80W, meskipun perangkat ini memiliki bodi yang tipis hanya 4,7 mm.
- OnePlus Ace 3 Pro: Hadir dengan baterai berkapasitas 6.100 mAh dan teknologi pengisian 100W.
Baca Juga: Xiaomi HyperOS dan Teknologi Lintas Perangkat: Inovasi UWB, HyperConnect, dan Ekosistem Masa Depan
Dengan langkah ini, Xiaomi diharapkan dapat menghadirkan perangkat baru yang menawarkan keseimbangan optimal antara kapasitas baterai besar dan efisiensi pengisian daya. Sehingga, hal itu menjadikannya pilihan menarik di pasar smartphone.
Harapan pada Inovasi Xiaomi
Xiaomi terus menunjukkan komitmen untuk menghadirkan teknologi yang menjawab kebutuhan pengguna.
Baca Juga: Xiaomi Smart Display Max 100 Sajikan Hiburan Maksimal di Rumah Kamu: Secanggih Apa?
Dengan kapasitas baterai yang besar, seperti 7.500 mAh, pengguna dapat menikmati pengalaman yang lebih baik tanpa sering terhubung dengan charger.
Inovasi ini tidak hanya berdampak pada daya tahan perangkat, tetapi juga memungkinkan penggunaan lebih fleksibel. Terutama bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan, atau membutuhkan perangkat dengan daya tahan ekstra panjang.
Xiaomi diperkirakan akan segera merilis perangkat dengan teknologi ini dalam waktu dekat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Notebookcheck.net, Gsmarena.com