Inovasi Teknologi Pemindai Alpukat: Bantu Pilih Kualitas Terbaik hingga Kurangi Limbah Makanan
INDOZONE.ID - Alpukat sebagai buah yang tinggi nutrisi dan kaya manfaat untuk kesehatan, tentu banyak diburu konsumen.
Ketika membelinya, terkadang sebagian orang mengalami kesulitan memilih alpukat dengan kualitas terbaik. Akibatnya, ada buah alpukat matang yang tidak terbeli sehingga busuk dan terbuang begitu saja.
OneThird, perusahaan asal Belanda, menemukan solusi untuk mengurangi limbah sampah makanan, salah satunya dari buah alpukat yang sulit dipastikan tingkat kematangannya. Langkah yang dilakukan OneThird, adalah menciptakan teknologi baru untuk men-scan alpukat.
Mereka meluncurkan teknologi ini di acara pameran teknologi CES di Las Vegas, Amerika Serikat (AS), pada 3 Januari 2023.
Teknologi ini dirancang untuk digunakan oleh pembeli di toko untuk menentukan kematangan dan kualitas alpukat.
Baca Juga: Microsoft Patenkan Headphone Baru dengan Pemindai Sidik Jari, Buat Apa?
Dengan menggunakan sensor dan algoritma yang telah diprogram, teknologi ini dapat menganalisis buah, lalu memberikan informasi akurat kapan alpukat siap untuk dikonsumsi.
Melansir dari OneThird, teknologi ini diklaim dapat mengurangi pemborosan makanan hingga 25 persen dari jumlah rata-rata.
Teknologi ini juga dapat berguna tidak hanya bagi konsumen dalam membuat keputusan yang tepat saat berbelanja buah, tetapi juga pihak lain.
Misalnya, petani dapat menggunakan teknologi ini agar mendapatkan umpan balik langsung tentang kondisi pertumbuhan produk yang dibudidayakan.
Kemudian, ini akan menjadi informasi baik yang dapat disampaikan ke pengecer sehingga mereka bisa memberikan harga terbaik.
Baca Juga: Update iOS 14 Disebut Hadirkan Teknologi Pemindai QR Code Baru!
Kemudian, bagi distributor, mereka dapat menggunakan teknologi ini untuk mengoptimalkan pengiriman produk.
Misalnya, dengan mengatur rute lebih efisien ke berbagai pengecer atau mengarahkan produk, yang tidak terjual, ke pihak tertentu bertugas mengolahnya. Itu dapat mengurangi limbah.
Bagi pedagang buah, teknologi ini dapat memberikan informasi tentang masa simpan produk secara real time yang memungkinkan mereka menentukan harga produk secara dinamis sesuai kualitas buah.
Mereka juga dapat mengeluarkan produk dari rak hanya ketika diperlukan, sehingga mengurangi kemungkinan produk busuk.
Secara keseluruhan, teknologi yang dicetuskan oleh OneThird ini, merupakan inovasi baru dengan tujuan mulia, yakni mengurangi sampah makanan.
Baca Juga: Tiongkok Menerapkan Aturan Pemindai Wajah untuk Layanan Ponsel
Dengan mengurangi limbah tersebut, manfaat yang akan dirasakan begitu beragam, mulai dari dampak terhadap lingkungan, ekonomi, kesehatan, hingga ketersediaan pangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Spoon, One Third