INDOZONE.ID - Huawei, perusahaan teknologi asal Tiongkok, dilaporkan sedang bersiap untuk meluncurkan smartphone lipat dengan teknologi paling inovatif yang pernah ada—sistem Triple Folding.
Perangkat ini kabarnya akan menjadi yang pertama di dunia dengan mekanisme lipatan ganda yang memungkinkan layar untuk dilipat dalam bentuk Z.
Setelah bertahun-tahun melakukan penelitian dan pengembangan, Huawei tampaknya siap untuk membawa inovasi ini ke pasar pada akhir tahun 2024.
Baca Juga: Huawei Akan Rilis Smartphone Flip Baru: Berapa Harganya?
Prototipe yang Telah Lama Dinanti
Menurut laporan dari media yang didukung oleh pemerintah Tiongkok, Securities Daily, Huawei telah mengembangkan teknologi ini selama lima tahun. CEO Huawei, Yu Chengdong, bahkan mengungkapkan dalam sebuah acara live-streaming bahwa perusahaan telah memikirkan inovasi ini dalam waktu yang cukup lama. "Generasi selanjutnya dari layar lipat, orang lain bisa membayangkannya, tetapi mereka tidak bisa membuatnya. Kami sudah memikirkannya selama lima tahun, dan akhirnya akan segera dirilis," kata Yu.
Huawei sendiri belum memberikan banyak informasi terkait produk ini, tetapi pada bulan Maret 2024, perusahaan ini telah diberikan paten untuk perangkat dengan layar lipat. Paten tersebut menunjukkan bahwa perangkat ini dilengkapi dengan sistem engsel ganda yang memungkinkan layar untuk dilipat ke dua arah dan membentuk konfigurasi Z. Hal ini memungkinkan perangkat untuk diperluas menjadi layar sebesar 10 inci, yang sebanding dengan layar iPad generasi ke-9 milik Apple yang memiliki ukuran 10,2 inci.
Desain dan Spesifikasi yang Menggoda
Smartphone lipat terbaru dari Huawei ini disebut-sebut memiliki tiga layar yang masing-masing memiliki ketebalan berbeda. Salah satu dari tiga layar tersebut juga dilengkapi dengan kamera yang menghadap ke belakang, sementara layar lainnya diduga memiliki tonjolan dan lekukan yang berfungsi sebagai mekanisme pengunci untuk menjaga layar tetap pada tempatnya ketika dilipat. Untuk mengurangi berat dan volume, layar-layar ini akan menggunakan kaca ringan.
Layar yang digunakan dalam perangkat ini kemungkinan besar berasal dari produsen layar Tiongkok, BOE, yang dikenal memiliki kemampuan dalam mengembangkan teknologi layar canggih. Tidak hanya itu, smartphone lipat ini juga akan menjalankan sistem operasi HarmonyOS dan didukung oleh prosesor Kirin 9100, yang merupakan salah satu prosesor buatan Huawei sendiri. Harga perangkat ini diperkirakan mencapai ¥15,000 atau sekitar $2,065, menjadikannya salah satu perangkat premium di pasaran.
Menghadapi Persaingan di Pasar yang Makin Ketat
Pasar smartphone lipat saat ini memang sedang berkembang dengan pesat. Menurut data dari Counterpoint Research, pengiriman smartphone lipat global meningkat 49 persen secara year-on-year pada kuartal pertama tahun 2024. Meskipun demikian, smartphone lipat masih menyumbang kurang dari dua persen dari total pasar smartphone global. Hal ini menandakan bahwa meskipun segmen ini sedang berkembang, namun adopsinya masih relatif terbatas di kalangan konsumen.
Huawei bukanlah pemain baru di pasar ini. Pada tahun 2019, perusahaan ini telah meluncurkan smartphone lipat generasi pertamanya, Huawei Mate X, yang dirilis bersamaan dengan Samsung Galaxy Fold. Kini, dengan kehadiran smartphone dengan sistem Triple Folding, Huawei diharapkan dapat kembali menarik perhatian pasar dan bersaing dengan pemain besar lainnya seperti Samsung, Xiaomi, dan Oppo.
Namun, perlu dicatat bahwa Huawei menghadapi tantangan yang cukup besar di pasar internasional, terutama akibat sanksi dari pemerintah Amerika Serikat yang membatasi akses Huawei ke teknologi seperti layanan Google. Hal ini menyebabkan Huawei lebih berfokus pada pasar dalam negeri di Tiongkok. Meskipun demikian, perusahaan ini tetap berkomitmen untuk mengembangkan smartphone lipat karena perangkat ini memiliki margin keuntungan yang lebih tinggi.
Inovasi yang Ditunggu-Tunggu
Berdasarkan laporan terbaru, smartphone lipat terbaru dari Huawei ini diperkirakan akan diluncurkan pada kuartal ketiga atau keempat tahun 2024, bersamaan dengan peluncuran seri iPhone 16 dari Apple. Sementara Apple dikabarkan baru akan meluncurkan iPhone lipat pada tahun 2026, Huawei sudah lebih dulu mengambil langkah dengan menghadirkan inovasi terbarunya ini.
Selain itu, Huawei juga dilaporkan sedang bekerja untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) terbaru ke dalam smartphone lipat ini. Langkah ini dilakukan untuk semakin memperkuat posisinya sebagai pemimpin inovasi di pasar smartphone lipat yang semakin kompetitif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Scmp.com, Theregister.com