Jumat, 26 AGUSTUS 2022 • 11:28 WIB

Gara-gara Pendapatan Terjun Bebas, Xiaomi PHK 900 Karyawannya

Author

Photo Ilustrasi. (Dok. REUTERS/Valentyn Ogirenko)

Perusahaan elektronik swasta asal China, Xiaomi memutuskan untuk melakukan PHK terhadap 900 karyawannya. Hal ini pun menjadi tanda tanya besar, mengingat Xiaomi adalah salah satu produsen elektronik paling sukses di dunia.

Melansir dari Mashable, alasan utama mengapa Xiaomi memberhentikan 900 karyawannya adalah karena pendapatan dari perusahaan tersebut di luar dugaan turun hingga 20 persen dari tahun 2021 hingga menjadi USD 10,31 miliar. Selain itu, pendapatan kotor dari Xiaomi juga mengalami penurunan yang drastis hingga 67%.

Baca Juga: Lagi Asyik Berenang Sambil Live di Facebook, Wanita Ini Tiba-tiba Tewas Tenggelam

Lebih lanjut, Wang Xiang selaku presiden Xiaomi mengatakan bahwa China sedang mengalami peningkatan kasus pandemi yang membuat permintaan-permintaan terhadap perangkatnya menjadi sangat sulit.

"Di pasar China, sedang ada kenaikan lagi dari pandemi, jadi sebagai hasilnya, maka permintaan (perangkat Xiaomi) sulit dan lemah," jelas Wang Xiang.

"Tantangan-tantangan itu secara signifikan berimbas pada permintaan di pasar dan hasil keuangan untuk periode ini," imbuhnya.

Diketahui, sebelum kejadian PHK ini Xiaomi memiliki 32 ribu karyawan yang bekerja full time. Sebanyak 30 ribu karyawan ditempatkan di China dan kantor pusat Beijing. Sisanya, karyawan Xiaomi tersebar di beberapa negara, termasuk India dan Indonesia.

Tidak diketahui pasti dari divisi mana saja yang di PHK oleh Xiaomi. Perusahaan diyakini akan menutup rapat-rapat terkait informasi tersebut demi menjaga privasi dan perasaan para karyawannya.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU