Selasa, 28 JULI 2026 • 20:15 WIB

Google Konfirmasi Harga Pixel 11 Naik, Krisis RAM Jadi Penyebab Utamanya

Author

Google Konfirmasi Harga Pixel 11 Naik

INDOZONE.ID - Google resmi mengonfirmasi bahwa seri Pixel 11 akan mengalami kenaikan harga saat diluncurkan. Penyebab utamanya bukan berasal dari fitur baru atau peningkatan spesifikasi semata, melainkan melonjaknya harga chip RAM yang tengah melanda industri teknologi global.

Kenaikan biaya komponen ini membuat Google tidak lagi mampu menahan harga perangkat seperti yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir.

Akibatnya, calon pembeli Pixel 11 harus bersiap dengan banderol yang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.

Baca juga: Lokasi Base Terbaik di Palworld 1.0, Cocok untuk Pemula hingga Endgame

Google Akui Harga RAM Naik Drastis

Dalam keterangannya kepada 9to5Google, Vice President of Devices and Services Google, Shakil Barkat, menjelaskan bahwa industri smartphone saat ini menghadapi kenaikan harga memori yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Berdasarkan data Morgan Stanley, harga RAM 1 GB melonjak dari sekitar Rp45 ribu pada 2025 menjadi sekitar Rp195 ribu pada 2026.

Lonjakan tersebut berdampak langsung pada biaya produksi smartphone, terutama perangkat premium yang menggunakan kapasitas RAM besar.

Harga Pixel 11 Dipastikan Lebih Mahal

Google menyatakan selama ini perusahaan masih berusaha menyerap kenaikan biaya produksi agar harga perangkat tetap kompetitif.

Namun, kondisi pasar membuat strategi tersebut tidak lagi memungkinkan. Karena itu, penyesuaian harga akan diberlakukan pada keluarga Pixel, termasuk Pixel 11.

Harga resmi seluruh model akan diumumkan pada acara peluncuran Made by Google yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026.

Bocoran Harga Pixel 11 Mulai Terlihat Masuk Akal

Sebelum konfirmasi resmi dari Google, sejumlah bocoran sudah menyebutkan bahwa Pixel 11 dan Pixel 11 Pro kemungkinan mengalami kenaikan sekitar Rp1,63 juta dibanding pendahulunya.

Sebagai kompensasi, kedua model tersebut dikabarkan akan hadir dengan penyimpanan internal 256 GB sebagai kapasitas dasar, menggantikan versi 128 GB yang sebelumnya menjadi standar.

Dengan begitu, kenaikan harga tidak hanya disebabkan oleh biaya komponen, tetapi juga peningkatan kapasitas penyimpanan.

Krisis RAM Jadi Penyebab Utamanya

Pixel 11 Pro XL dan Fold Berpotensi Naik Lebih Tinggi

Bocoran lain juga menyebutkan bahwa Pixel 11 Pro XL dan Pixel 11 Pro Fold kemungkinan akan mengalami kenaikan harga dengan nominal yang sama tanpa tambahan perubahan signifikan pada konfigurasi awal.

Sementara itu, model Pixel 11 Pro disebut-sebut justru akan mengalami penyesuaian pada kapasitas RAM, dari sebelumnya 16 GB menjadi 12 GB.

Langkah tersebut diduga menjadi strategi Google untuk mengurangi dampak kenaikan biaya komponen tanpa mengorbankan terlalu banyak fitur lainnya.

Google Ingin Android Lebih Hemat RAM

Di balik kenaikan harga, Google juga mengungkapkan strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan Android terhadap kapasitas RAM yang besar.

Perusahaan mulai mengembangkan berbagai optimasi agar sistem operasi Android dan aplikasi dapat berjalan lebih efisien.

Pendekatan ini dianggap penting mengingat harga chip memori terus meningkat, sementara kebutuhan AI di smartphone modern semakin besar.

Belajar dari Efisiensi iPhone

Google juga menyoroti bagaimana Apple mampu menghadirkan performa tinggi meski menggunakan RAM yang relatif lebih kecil dibanding banyak smartphone Android.

Hal tersebut dimungkinkan karena Apple mengembangkan perangkat keras dan sistem operasi secara bersamaan sehingga proses optimasi menjadi lebih maksimal.

Google berharap kombinasi antara Android, chip Tensor, dan teknologi AI di perangkat (on-device AI) dapat menghasilkan efisiensi serupa pada generasi Pixel mendatang.

Namun, belum diketahui apakah optimalisasi tersebut nantinya juga akan tersedia pada perangkat Android dari produsen lain seperti Samsung, Xiaomi, Oppo, vivo, atau realme.

Baca juga: Laptop Mengetik Sendiri? Ini 5 Cara Ampuh Atasi Ghost Typing di Rumah

Dampaknya Bagi Pengguna Android

Kenaikan harga RAM diperkirakan tidak hanya memengaruhi Google Pixel.

Sejumlah produsen Android lainnya juga berpotensi menaikkan harga smartphone atau melakukan penyesuaian spesifikasi demi menjaga biaya produksi tetap terkendali.

Akibatnya, konsumen kemungkinan akan melihat beberapa tren berikut:

  • Harga smartphone flagship semakin tinggi.
  • Kapasitas penyimpanan dasar meningkat.
  • Optimalisasi software menjadi fokus utama.
  • Produsen berusaha mengurangi kebutuhan RAM tanpa mengorbankan performa.

Google memastikan bahwa seri Pixel 11 akan dijual dengan harga yang lebih tinggi akibat krisis chip RAM yang tengah melanda industri teknologi.

Lonjakan biaya komponen membuat perusahaan tidak lagi mampu mempertahankan harga seperti generasi sebelumnya.

Meski demikian, Google juga menyiapkan strategi jangka panjang melalui optimalisasi Android agar perangkat tetap mampu memberikan performa tinggi tanpa harus bergantung pada kapasitas RAM yang semakin mahal.

Pengumuman resmi mengenai harga dan spesifikasi lengkap Pixel 11 dijadwalkan berlangsung pada 12 Agustus 2026.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Digitaltrends.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU