INDOZONE.ID - Membeli HP bekas masih menjadi pilihan banyak orang karena harganya lebih terjangkau dibandingkan perangkat baru.
Meski demikian, tidak semua HP bekas masih berada dalam kondisi yang baik. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda HP bekas yang sudah tidak layak dibeli agar tidak menyesal setelah transaksi.
Berikut di antaranya.
5 Ciri HP Bekas Rusak
1. Layar Mengalami Shadow, Dead Pixel, atau Bercak Hitam
Layar merupakan salah satu komponen paling vital pada sebuah smartphone. Saat membeli HP bekas, pastikan kondisi layarnya benar-benar prima, dan bebas dari berbagai kerusakan seperti shadow, dead pixel, maupun bercak hitam.
Masalah tersebut umumnya muncul akibat usia pemakaian yang sudah lama atau karena perangkat pernah mengalami benturan keras.
Selain membuat tampilan layar kurang nyaman dipandang, kerusakan ini juga berpotensi semakin parah seiring waktu.
Sebelum membeli, cobalah menampilkan layar berwarna putih, hitam, merah, hijau, dan biru secara penuh.
Cara sederhana ini cukup efektif untuk mendeteksi adanya kerusakan pada panel layar. Jika ragu, mintalah bantuan orang yang lebih memahami kondisi hardware smartphone.
Baca juga: 7 Tanda Hp Bekas Sudah Ganti LCD, Waspada!
2. Baterai Cepat Habis atau Sudah Mengalami Pembengkakan
Kondisi baterai menjadi faktor penting yang wajib diperiksa ketika membeli HP bekas. Baterai yang cepat terkuras atau bahkan sudah menggelembung menandakan kesehatan baterai telah menurun drastis.
Kerusakan seperti ini biasanya disebabkan oleh usia baterai yang sudah tua, penggunaan charger berkualitas rendah, atau kebiasaan mengisi daya sambil terus menggunakan perangkat.
Selain membuat daya tahan HP sangat singkat, baterai yang kembung juga memiliki risiko keamanan apabila tetap dipakai.
Memang baterai dapat diganti, tetapi biaya tambahan yang dikeluarkan sering kali membuat harga HP bekas menjadi kurang menarik.
Baca juga: 5 Hal yang Harus Dicek Sebelum Beli HP Samsung Bekas, Jangan Sampai Nyesel!
3. HP Mudah Panas Meski Dipakai Secara Normal
Smartphone yang cepat mengalami overheat saat digunakan untuk aktivitas ringan, patut diwaspadai.
Kondisi ini bisa menjadi pertanda adanya gangguan pada komponen internal, baik pada prosesor, baterai, maupun sistem pendinginnya.
Jika suhu perangkat terus meningkat, performa HP biasanya ikut menurun. Bahkan dalam beberapa kasus, aplikasi dapat menutup sendiri atau fitur tertentu tidak lagi bekerja secara optimal.
Untuk memastikan kondisinya, gunakan HP selama beberapa menit sebelum membeli. Jalankan beberapa aplikasi atau kamera, lalu rasakan apakah suhu perangkat meningkat secara berlebihan.
4. Sudah Tidak Mendapat Pembaruan Sistem Operasi
Perangkat yang tidak lagi memperoleh pembaruan sistem operasi umumnya telah memasuki usia yang cukup tua atau memang sudah dihentikan dukungannya oleh produsen.
Kondisi ini membuat HP lebih rentan terhadap celah keamanan, kompatibilitas aplikasi menjadi terbatas, dan pengalaman penggunaan tidak lagi optimal.
Seiring waktu, beberapa aplikasi bahkan mungkin tidak bisa dipasang atau dijalankan.
Oleh karena itu, sebaiknya pilih HP bekas yang masih mendapatkan dukungan pembaruan software agar tetap aman dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.
5. Banyak Komponen Sudah Diganti dengan Part Tidak Original
Tidak sedikit HP bekas yang pernah menjalani perbaikan dengan menggunakan komponen pengganti.
Sayangnya, tidak semua suku cadang yang dipasang memiliki kualitas setara dengan komponen asli pabrikan.
Beberapa ciri komponen non-original antara lain performa yang kurang stabil, kualitas suara speaker menurun, tombol terasa kurang responsif, hingga layar dengan kualitas warna yang berbeda dari standar.
Jika memungkinkan, lakukan pengecekan menyeluruh, termasuk memastikan keaslian baterai maupun komponen internal lainnya.
Memilih HP dengan suku cadang asli, akan memberikan performa yang lebih baik sekaligus memperpanjang usia pakai perangkat.
Membeli HP bekas memang dapat menjadi solusi hemat, tetapi keputusan tersebut harus disertai pemeriksaan yang teliti. Jangan mudah tergoda harga murah tanpa memastikan kondisi perangkat secara menyeluruh.
Mulai dari layar, baterai, suhu perangkat, dukungan sistem operasi, hingga keaslian komponennya, semuanya perlu diperhatikan agar anda mendapatkan smartphone bekas yang masih layak digunakan.
Dengan menjadi pembeli yang cermat, risiko memperoleh HP bermasalah pun dapat diminimalkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com