Ilustrasi hp samsung bekas. (freepik)
INDOZONE.ID - Membeli HP bekas bisa jadi solusi buat kamu yang ingin punya smartphone berkualitas tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Salah satu merek yang sering jadi incaran adalah Samsung.
HP Samsung bekas juga banyak pilihan modelnya dan harganya lebih ramah di kantong, dibanding versi barunya.
Namun ada beberapa hal yang harus dicek sebelum beli HP Samsung bekas agar kamu tidak salah pilih dan menyesal di kemudian hari.
Berikut tips membeli HP Samsung bekas supaya kamu bisa dapat HP second yang masih oke dan tahan lama.
Ilustrasi hp samsung. (freepik)
Karena HP bekas tidak dijual di toko resmi, kamu harus jeli dalam memilih penjual. Kalau kamu belanja lewat marketplace online, pastikan penjual punya rating bagus dan ulasan positif dari pembeli sebelumnya.
Jangan mudah tergiur harga yang terlalu murah karena bisa saja HP-nya bermasalah, ilegal, atau bahkan palsu.
Salah satu cara aman beli HP Samsung bekas adalah dengan melakukan riset soal harga pasar dan membaca testimoni dari pembeli lain. Ini juga bagian penting dari panduan cek HP second Samsung.
Baca juga: 5 Cara Aman Beli iPhone Bekas di Online Shop, Dijamin Gak Bakal Tertipu!
Kalau sebuah HP sudah pernah diservis, itu artinya HP tersebut pernah mengalami kerusakan. Meski sudah diperbaiki, kerusakan serupa bisa muncul lagi, apalagi jika komponen penggantinya bukan yang asli. HP dengan layar atau baterai yang sudah diganti sering kali tidak sekuat aslinya.
Jadi, sebisa mungkin pilih HP yang belum pernah diservis. Tapi kalau memang harus beli yang sudah pernah diperbaiki, pastikan komponen yang digunakan adalah original, bukan KW. Ini penting dalam memeriksa HP Samsung bekas agar kamu tidak membeli unit yang mudah rusak.
Baca juga: 5 Kelebihan dan Kekurangan HP dengan Refresh Rate Tinggi, Gak Cuma Soal Layar Mulus!
Layar adalah salah satu bagian paling penting dari sebuah HP, karena kita menggunakannya setiap saat. Layar yang bermasalah bisa bikin pengalaman pakai jadi gak nyaman.
Cek apakah ada garis hijau (green line), bayangan (shadow), atau layar yang tidak responsif. Terutama pada HP Samsung dengan layar AMOLED, masalah seperti ini cukup sering ditemukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wired.com