INDOZONE.ID - Saat membaca artikel ini, kemungkinan besar Anda sedang menggunakan setidaknya lima teknologi yang berkembang karena kebutuhan perang: internet, GPS, microwave, lakban, dan komputer.
Ironisnya, inovasi yang lahir dari salah satu periode paling kelam dalam sejarah manusia justru kini membantu miliaran orang menjalani kehidupan sehari-hari.
Lalu, benda apa saja yang ternyata memiliki akar sejarah dari dunia militer?
Baca juga: Kisah Keluhan Prajurit Soviet yang Melahirkan Senjata Legendaris AK-47
1. Internet, Berawal dari Kekhawatiran Perang Dingin
Sulit membayangkan kehidupan modern tanpa internet. Hampir semua aktivitas kini terhubung ke jaringan digital, mulai dari bekerja, belajar, berbelanja, hingga berkomunikasi.
Namun cikal bakal internet ternyata muncul pada era Perang Dingin, ketika Amerika Serikat khawatir sistem komunikasi nasional dapat lumpuh jika terjadi serangan terhadap pusat-pusat komando.
Untuk mengatasi masalah tersebut, para peneliti mengembangkan jaringan komunikasi yang tetap dan dapat berfungsi meskipun sebagian jalurnya rusak atau terputus.
Dari proyek penelitian inilah lahir ARPANET, jaringan komputer yang kemudian berkembang menjadi internet yang digunakan miliaran orang saat ini.
Baca juga: Siapa yang Menerima Transplantasi Jantung Buatan Pertama pada 1982? Ini Jawabannya
2. GPS yang Awalnya Diciptakan untuk Keperluan Militer
Saat membuka aplikasi peta di ponsel, banyak orang mungkin tidak menyadari bahwa teknologi penunjuk lokasi tersebut awalnya dirancang untuk kebutuhan militer.
Global Positioning System atau GPS dikembangkan agar militer dapat mengetahui posisi pasukan, kendaraan, kapal, dan pesawat dengan tingkat akurasi tinggi.
Seiring perkembangan teknologi, sistem tersebut dibuka untuk penggunaan sipil.
Tonggak pentingnya terjadi pada tahun 1983, ketika Presiden Reagan mengizinkan penggunaan GPS secara terbatas oleh publik setelah insiden penembakan pesawat sipil Korea Air Lines.
Kemudian pada tahun 2000, pemerintah Amerika Serikat menghapus pembatasan akurasi sehingga GPS bisa digunakan sepenuhnya oleh masyarakat umum.
Baca juga: Barney Clark dan Jantung Buatan Pertama di Dunia: Operasi Bersejarah Bagi Dunia Medis Modern
Kini GPS membantu masyarakat menemukan alamat, memesan transportasi online, melacak paket kiriman, hingga menentukan rute perjalanan.
3. Microwave, Penemuan yang Terjadi Secara Tidak Sengaja
Tidak semua teknologi perang lahir melalui perencanaan yang matang, sebagian justru ditemukan secara kebetulan.
Salah satu contohnya adalah oven microwave.
Pada masa Perang Dunia II, para insinyur mengembangkan teknologi radar untuk mendeteksi pesawat musuh.
Dalam proses penelitian tersebut, seorang insinyur bernama Percy Spencer menyadari bahwa cokelat di sakunya meleleh saat berada di dekat peralatan radar.
Baca juga: Asal-Usul Pohon Pisang di Dunia yang Perlu Kamu Ketahui
Penemuan tak sengaja itu kemudian mengarah pada pengembangan oven microwave yang kini menjadi salah satu peralatan dapur yang paling populer di dunia.
4. Lakban yang Diciptakan untuk Menyelamatkan Perlengkapan Tentara
Lakban atau duct tape mungkin terlihat sederhana. Namun benda ini memiliki sejarah yang cukup menarik.
Pada Perang Dunia II, militer membutuhkan perekat yang kuat, tahan air, dan mudah digunakan untuk menyegel kaleng amunisi agar kedap air, sekaligus untuk perbaikan cepat berbagai peralatan di medan tempur.
Dari kebutuhan tersebut lahirlah lakban yang kemudian berkembang menjadi alat serbaguna.
Saat ini lakban digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga, konstruksi, hingga perbaikan darurat.
Baca juga: Apa Saja Agama Asli Indonesia? Warisan Spiritual Nusantara dari Sunda Wiwitan hingga Kejawen
5. Komputer Modern, Berkembang Pesat karena Kebutuhan Perang
Perkembangan komputer modern juga tidak bisa dilepaskan dari kebutuhan militer.
Selama Perang Dunia II, berbagai negara membutuhkan mesin yang mampu menghitung data dalam jumlah besar dengan cepat.
Kebutuhan itu mencakup perhitungan balistik, pemecahan kode rahasia, hingga analisis strategi perang.
Di Inggris, matematikawan Alan Turing memimpin pengembangan mesin pemecah kode Enigma yang menjadi salah satu tonggak awal komputasi modern.
Di Amerika Serikat, komputer ENIAC yang rampung pada 1945 dirancang khusus untuk menghitung lintasan peluru artileri.
Baca juga: Mengenal Sejarah Perkembangan Sosiologi Beserta Tokoh-Tokohnya
Dorongan tersebut mempercepat perkembangan teknologi komputasi yang pada akhirnya menjadi fondasi bagi komputer pribadi, laptop, dan smartphone yang digunakan saat ini.
Dari Medan Tempur ke Kehidupan Sehari-hari
Sejarah menunjukkan bahwa perang memang membawa penderitaan dan kehancuran. Namun di sisi lain, tekanan besar yang muncul selama konflik sering kali mendorong lahirnya inovasi teknologi yang kemudian dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas.
Internet yang digunakan untuk bekerja; GPS yang membantu mencari jalan; microwave yang menghangatkan makanan; lakban yang menjadi andalan perbaikan rumah; hingga komputer yang menunjang aktivitas sehari-hari merupakan contoh bagaimana teknologi yang awalnya dikembangkan untuk kebutuhan militer akhirnya mengubah kehidupan umat manusia.
Baca juga: Sejarah Provinsi di Indonesia: Dari Delapan hingga Mekar Menjadi 38 Provinsi
Dengan kata lain, beberapa benda yang kini terasa biasa ternyata menyimpan kisah panjang yang berawal dari salah satu bab paling kelam dalam sejarah umat manusia: perang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber