INDOZONE.ID - Saat mencari HP murah untuk gaming atau pemakaian harian, nama MediaTek Helio G85 hampir selalu muncul.
Chipset ini sudah dipakai di banyak ponsel entry-level, dan masih cukup populer sampai sekarang. Alasannya sederhana, yakni performanya dianggap pas untuk harga yang ditawarkan.
Tapi banyak orang masih bingung, Helio G85 sebenarnya setara dengan chipset apa? Apakah masih kuat buat main game? Dan kalau dibanding Snapdragon, lebih bagus yang mana?
Jawabannya tidak sesederhana lebih cepat' atau 'lebih lambat'. Sebab di kelas harga murah, yang paling penting justru keseimbangan antara performa, suhu, efisiensi, dan pengalaman penggunaan sehari-hari.
Helio G85 dan Snapdragon 665, Rival yang Sering Dibandingkan
Kalau membahas chipset yang paling dekat dengan Helio G85, Snapdragon 665 hampir selalu masuk perbandingan utama.
Keduanya sama-sama populer di HP entry-level, dan sama-sama ditujukan untuk pengguna yang ingin performa cukup tanpa harus membeli HP mahal.
Dari sisi usia, Snapdragon 665 sebenarnya lebih tua. Chipset Qualcomm ini pertama kali hadir sekitar tujuh tahun lalu, sedangkan Helio G85 muncul enam tahun lalu.
Baca juga: Rumit! Begini Proses Pembuatan Chipset yang Jadi Otak Ponsel!
Meski selisihnya tidak jauh, generasi yang lebih baru membuat Helio G85 punya beberapa peningkatan di sektor grafis.
Perbedaan paling mencolok langsung terlihat di GPU. Helio G85 memakai Mali-G52 MC2 dengan clock speed sampai 1000 MHz.
Sedangkan Snapdragon 665, menggunakan Adreno 610 dengan kecepatan 650 MHz.
Bahkan, mode turbo GPU Helio G85 bisa mencapai 1000 MHz, sementara Snapdragon 665 berada di 600 MHz. Di atas kertas, ini membuat Helio G85 terlihat lebih agresif untuk urusan gaming.
Kenapa Helio G85 Terasa Lebih Enak Buat Main Game?
MediaTek memang mendesain seri Helio G untuk kebutuhan gaming murah. Jadi meski chipset ini bukan kelas menengah, performa grafisnya dibuat lebih kompetitif dibanding chipset entry biasa.
Hal itu juga terlihat dari pengalaman pengguna. Banyak yang merasa Helio G85 lebih nyaman dipakai bermain Mobile Legends, Free Fire, sampai PUBG Mobile dibanding Snapdragon 665.
Beberapa pengguna bahkan menyebut chipset ini punya loading aplikasi yang cepat dan mampu menjalankan hampir semua game populer dengan setting grafis cukup bagus.
Di sisi lain, ada juga yang mengeluhkan suhu perangkat yang mudah panas ketika dipakai gaming terlalu lama.
Ini memang salah satu karakter Helio G85. Performanya cukup kencang di kelas harga murah, tapi konsekuensinya ada di suhu yang kadang lebih tinggi dibanding Snapdragon.
Jadi kalau kamu tipe pengguna yang sering push rank berjam-jam, HP dengan pendinginan bagus akan jauh lebih nyaman dipakai.
Snapdragon 665 Punya Kelebihan di Efisiensi
Meski Helio G85 unggul di grafis, Snapdragon 665 bukan berarti kalah total.
Chipset Qualcomm ini dibuat dengan fabrikasi 11nm, sedikit lebih kecil dibanding Helio G85 yang masih memakai 12nm.
Dalam dunia chipset, ukuran semikonduktor yang lebih kecil biasanya membantu efisiensi daya dan suhu perangkat.
Snapdragon 665 juga unggul dalam bandwidth memori. Angkanya mencapai 14.9 GB/s, sementara Helio G85 berada di 13.41 GB/s.
Kecepatan RAM yang didukung juga sedikit lebih tinggi, yaitu 1866 MHz dibanding 1800 MHz pada Helio G85.
Dalam pemakaian nyata, keunggulan ini membuat Snapdragon 665 cenderung lebih stabil dan hemat baterai untuk penggunaan jangka panjang.
Baca juga: Bukan Cuma RAM Besar, Kenali Macam-macam Chipset HP agar Performa Ponsel Maksimal!
Selain itu, Qualcomm juga punya kelebihan di sisi konektivitas. Snapdragon 665 mendukung kecepatan download hingga 600 Mbps dan upload sampai 150 Mbps.
Sementara Helio G85 berada di angka 300 Mbps untuk download dan 100 Mbps untuk upload.
Kalau dipakai sehari-hari memang tidak selalu terasa besar, tetapi untuk jaringan tertentu Snapdragon 665 punya potensi transfer data yang lebih cepat.
Soal Performa Harian, Mana yang Lebih Kencang?
Di penggunaan normal seperti chatting, scrolling media sosial, YouTube, TikTok, atau multitasking ringan, keduanya sebenarnya masih cukup nyaman.
Namun Helio G85 punya konfigurasi CPU yang sedikit berbeda. Chipset ini menggunakan dua core 2 GHz dan enam core 1.8 GHz. Snapdragon 665 memakai empat core 2 GHz dan empat core 1.8 GHz.
Meski sama-sama memakai delapan thread dan teknologi big.LITTLE, karakter performanya terasa berbeda.
Helio G85 lebih agresif saat menjalankan aplikasi berat atau gaming. Sedangkan Snapdragon 665, lebih stabil untuk pemakaian harian yang konsisten.
Dari benchmark Geekbench 6, Helio G85 juga mencatat skor single-core 424 dan multi-core 1322. Ini menunjukkan performanya masih cukup kompetitif untuk ukuran chipset entry-level.
Artinya, untuk pengguna biasa yang ingin HP murah tapi tetap responsif, Helio G85 masih sangat masuk akal.
Masalah Panas Jadi Hal yang Harus Dipahami
Salah satu komentar yang paling sering muncul soal Helio G85 adalah, suhu perangkat yang cepat naik ketika dipakai gaming.
Ini sebenarnya tidak aneh. Clock GPU yang tinggi memang membantu performa, tetapi juga membuat konsumsi daya meningkat.
Apalagi kebanyakan HP yang memakai Helio G85 ada di kelas murah. Sehingga, sistem pendinginnya tidak selalu optimal.
Karena itu, pengalaman penggunaan bisa berbeda tergantung merek HP-nya. Ada perangkat yang masih adem meski dipakai gaming cukup lama, ada juga yang cepat throttling ketika suhu mulai tinggi.
Di sisi lain, Snapdragon 665 sering dianggap lebih adem dan stabil. Jadi buat pengguna yang lebih suka kenyamanan jangka panjang dibanding performa mentah, chipset Qualcomm ini masih punya daya tarik sendiri.
Masih Layak Dipakai di 2026?
Jawabannya: masih layak, asal ekspektasinya realistis. Helio G85 memang bukan chipset baru, tapi performanya belum terasa ketinggalan jauh untuk kebutuhan umum.
Buat media sosial, streaming, belajar online, editing ringan, dan gaming populer, chipset ini masih cukup aman. Yang penting, jangan berharap performa kelas menengah modern.
Baca juga: Mau Pakai Gemini Intelligence? Ini Chipset dan RAM yang Dibutuhkan
Untuk game berat dengan grafis tinggi, Helio G85 mulai kewalahan. Namun kalau hanya dipakai main Mobile Legends, Free Fire, eFootball, atau PUBG Mobile setting menengah, performanya masih nyaman.
Hal yang sama juga berlaku untuk Snapdragon 665. Chipset ini masih usable, tetapi mulai terasa terbatas untuk multitasking berat dan game generasi baru.
Jadi, Helio G85 Setara dengan Apa?
Kalau disimpulkan, posisi Helio G85 memang paling dekat dengan Snapdragon 665. Bahkan dalam beberapa aspek gaming, Helio G85 bisa terlihat lebih unggul karena GPU-nya lebih kencang.
Namun Snapdragon 665 tetap punya kelebihan di efisiensi daya, kestabilan suhu, dan konektivitas.
Jadi pilihan terbaik tergantung kebutuhan:
- Kalau lebih fokus gaming murah dan performa grafis, Helio G85 lebih menarik.
- Kalau ingin HP yang lebih adem dan stabil untuk pemakaian jangka panjang, Snapdragon 665 masih layak dipertimbangkan.
Di kelas HP entry-level, Helio G85 masih termasuk chipset yang “aman”. Bukan yang paling kencang, tapi juga belum terasa usang. Dan untuk banyak pengguna, itu sudah lebih dari cukup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Versus.com