Sabtu, 11 APRIL 2026 • 10:50 WIB

4 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A57 yang Wajib Diketahui sebelum Beli

Author

Samsung Galaxy A57 5G (samsung.com)

INDOZONE.ID - Posisi mid-range ponsel kembali membara menjelang perilisan ponsel Galaxy A series samsung, yaitu Samsung Galaxy A57.

Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan ambisi besar untuk menjembatani celah antara ponsel kelas menengah dan fitur flagship.

Namun, calon konsumen sangat perlu mengerti apa saja kelebihan dan kekurangan produk yang nantinya akan dibeli.

Memahami secara detail keunggulan dan kekurangan Samsung Galaxy A57 akan membantu Anda menentukan apakah peningkatan yang ditawarkan sebanding dengan harganya yang kian merangkak naik.

Keunggulan Samsung Galaxy A57 5G yang Menawan

1. Layar Super AMOLED Plus 1900 Nits yang Super Terang

Layar yang digunakan Samsung Galaxy A57 5G sudah menngunakan panel Super AMOLED Plus yang sudah biasa ditanamkan di ponsel kelas flagship.

Bagian yang terlihat sangat mencolok pada Galaxy A57 5G ada pada bezelnya yang akhirnya semakin menipis. Hal itu membuat layar terlihat lebih luas dan lebih memanjakan mata.

Baca juga: Samsung Galaxy S26 Kini Bisa AirDrop ke iPhone

Resolusi Full HD+ yang dihasilkan memberikan detail yang sangat tajam, namun bintang utamanya adalah tingkat kecerahan yang melonjak hingga 1900 nits.

Angka ini memastikan layar tetap terlihat jelas meski Anda menggunakannya langsung di bawah terik matahari.

Ditambah dengan refresh rate 120 Hz yang adaptif, pengalaman scrolling media sosial maupun transisi antar aplikasi terasa sangat mulus.

Meski bagian dagu layar masih sedikit terlihat, secara keseluruhan pengalaman visual yang ditawarkan sudah mendekati standar seri S.

2. Performa Exynos 1680: Stabil dan Minim Overheat

Banyak pengguna sempat skeptis dengan penggunaan chipset in-house Samsung. Namun, chipset Exynos 1680 pada perangkat ini membuktikan efisiensi yang luar biasa.

Melalui fabrikasi yang lebih mutakhir, prosesor ini mampu menangani tugas multitasking harian tanpa kendala berarti. Samsung juga melakukan improvisasi besar pada sektor manajemen suhu.

Kamera Samsung Galaxy A57 5G (samsung.com)

Dengan adanya sistem pendingin vapor chamber yang ukurannya jauh lebih besar dibanding generasi pendahulunya, suhu Galaxy A57 5G akan tetap terjaga.

Aktifitas seperti bermain game berat, editing foto dan video, sampai marathon video streaming dengan waktu yang lama tidak perlu lagi mengkhawatirkan suhu.

3. Jaminan Update Software Hingga 6 Tahun

Jika Anda adalah tipe pengguna yang jarang berganti ponsel, Samsung Galaxy A57 5G adalah pilihan investasi yang cerdas. Samsung memberikan janji pembaruan sistem operasi (OS) hingga enam generasi.

Ini adalah standar baru di kelas menengah yang bahkan jarang diberikan oleh kompetitor.

Dukungan jangka panjang ini memastikan ponsel Anda tetap relevan dengan fitur keamanan terbaru dan antarmuka One UI yang terus diperbarui.

4. Build Quality Premium dengan Sertifikasi IP68

Baca juga: Samsung Galaxy A57 5G Resmi Dirilis: Cek Fitur Flagshipnya

Ketangguhan fisik menjadi aspek yang tidak dianaktirikan. Berbeda dengan ponsel menengah lain yang masih menggunakan frame plastik, Galaxy A57 sudah menggunakan material aluminium yang kokoh.

Proteksi layar juga dipercayakan pada Gorilla Glass Victus Plus. Tak lupa, sertifikasi IP68 hadir memberikan ketenangan bagi pengguna jika perangkat tidak sengaja jatuh ke air atau terkena debu saat beraktivitas di luar ruangan.

Kekurangan Samsung Galaxy A57 5G yang Perlu Dipertimbangkan

1. Kenaikan Harga yang Cukup Signifikan

Salah satu poin yang paling banyak dikritik adalah label harganya. Terjadi lonjakan harga yang cukup terasa dibandingkan saat Galaxy A55 pertama kali diluncurkan.

Dengan harga mulai Rp8.299.000 pada opsi RAM 8GB dan Rp8.999.000 pada opsi RAM 12GB.

Hal ini menempatkan Galaxy A57 di posisi yang agak sulit, karena harganya mulai mendekati seri flagship lama atau varian FE (Fan Edition) yang memiliki performa lebih gahar.

Desain Samsung Galaxy A57 5G (samsung.com)

Bagi konsumen yang sangat sensitif terhadap harga, faktor ini sering kali menjadi alasan utama untuk melirik alternatif lain.

2. Absennya Slot MicroSD untuk Ekspansi Memori

Mengikuti jejak saudaranya di kelas atas, Samsung akhirnya resmi menghilangkan slot microSD pada Galaxy A57. Ini berarti pengguna harus puas dengan kapasitas penyimpanan internal yang dipilih di awal pembelian.

Bagi kreator konten yang sering merekam video beresolusi 4K atau menyimpan banyak data aplikasi, keterbatasan ini memaksa mereka untuk lebih bergantung pada layanan cloud storage atau memilih varian memori tertinggi yang tentunya lebih mahal.

3. Inovasi Kamera yang Terasa Stagnan

Meskipun hasil foto Samsung Galaxy A57 tetap masuk dalam kategori memuaskan untuk kelas menengah, tidak bisa dimungkiri bahwa inovasi di sektor hardware kamera terasa berjalan di tempat.

Baca juga: Samsung Galaxy S26 Sekencang Apa Sih Dibanding S23?

Sensor yang digunakan masih identik dengan generasi sebelumnya.

Peningkatan yang dirasakan lebih banyak berasal dari optimalisasi perangkat lunak (AI) dalam mengolah gambar.

Akibatnya, pada kondisi low light atau minim cahaya, kualitas foto masih menunjukkan adanya noise dan penurunan detail yang cukup terlihat jika dibandingkan dengan ponsel spesialis kamera di rentang harga yang sama.

4. Sensor Sidik Jari Optik yang Belum Sempurna

Meskipun sudah menggunakan pemindai sidik jari di bawah layar, tipe yang digunakan masih optik, bukan ultrasonik seperti pada seri Galaxy S.

Dampaknya, kecepatan respons pembukaan kunci layar terkadang terasa sedikit tertinggal, terutama jika kondisi jari sedang basah atau kotor.

Meski bukan masalah besar, bagi pengguna yang mengharapkan kecepatan instan, hal ini menjadi catatan kecil dalam pengalaman penggunaan harian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Youtube @TechRight

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU