INDOZONE.ID - Samsung kembali bersiap menggebrak pasar ponsel lipat pada tahun 2025.
Namun, bocoran terbaru mengenai Samsung Galaxy Z Flip8 memicu perbincangan hangat di kalangan pecinta gadget, terutama terkait sektor fotografinya.
Meskipun perangkat ini dijanjikan membawa peningkatan di sisi performa dan estetika, sektor kamera Samsung Galaxy Z Flip8 tampaknya tidak mengalami perubahan revolusioner seperti yang diharapkan banyak orang.
Spesifikasi Kamera yang Terasa Familiar
Berdasarkan laporan terbaru dari GSMArena, bocoran spesifikasi kamera Samsung Z Flip8 menunjukkan bahwa Samsung masih mempertahankan formula yang sama dengan pendahulunya.
Baca juga: Adu Mekanik dan Keunggulan: Poco M8 Pro vs Samsung Galaxy A36
Perangkat ini dikabarkan tetap mengusung sensor utama 50 MP, didampingi oleh lensa ultrawide 12 MP. Untuk kebutuhan selfie dan video call, kamera depan beresolusi 10 MP masih menjadi andalan.
Keputusan Samsung untuk tidak meningkatkan resolusi sensor ini memicu spekulasi.
Meskipun resolusinya identik dengan Galaxy Z Flip7, para ahli memprediksi Samsung akan melakukan optimasi pada sensor gambar (ISP) melalui chipset terbaru mereka.
Namun, bagi pengguna yang mengharapkan lonjakan megapiksel yang besar, kabar ini mungkin terasa sedikit mengecewakan.
Chipset Exynos 2600 dan Performa Bodi Baru
Di balik layar, Samsung Galaxy Z Flip8 akan ditenagai oleh chipset Exynos 2600.
Penggunaan prosesor fabrikasi terbaru ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi daya dan pemrosesan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI).
Selain dapur pacu, peningkatan signifikan justru terlihat pada aspek fisik.
Perangkat ini dirumorkan akan memiliki bodi yang jauh lebih tipis dan ringan, serta mekanisme engsel yang semakin sempurna untuk meminimalisir lipatan pada layar.
Baca juga: Samsung Bocorkan Tiga Ponsel Lipat Terbaru Lewat Database IMEI, Model Ketiga Diduga Versi Baru
Mengapa Masih Tanpa Lensa Telefoto?
Satu hal yang konsisten dari tahun ke tahun adalah absennya lensa telefoto pada seri Flip. Dalam bocoran spesifikasi kamera Samsung Z Flip8, fitur zoom optik masih belum terlihat.
Samsung tampaknya lebih memilih mempertahankan desain clamshell yang ringkas dan modis daripada harus menambah ketebalan modul kamera demi lensa zoom.
Strategi ini menunjukkan bahwa Samsung ingin menjaga identitas seri Flip sebagai ponsel gaya hidup (lifestyle) yang portabel, bukan sebagai ponsel fotografi profesional.
Perbandingan Rumor dengan Galaxy Z Fold8
Menariknya, Samsung menerapkan strategi berbeda untuk saudara besarnya, Galaxy Z Fold8.
Berbeda dengan seri Flip yang stagnan di sisi kamera, Galaxy Z Fold8 dirumorkan akan mendapatkan peningkatan sensor ultrawide hingga 50 MP, serupa dengan lini Galaxy S Ultra.
Perbedaan perlakuan ini menegaskan segmentasi pasar Samsung: seri Fold untuk produktivitas dan fotografi tingkat tinggi, sementara seri Flip untuk kenyamanan penggunaan harian dan tren.
Estimasi Harga dan Jadwal Peluncuran
Baca juga: Samsung Uji Baterai 20.000 mAh Silikon-Karbon Dual-Cell, Gimana Hasilnya?
Bagi konsumen yang khawatir akan kenaikan harga, kabar mengenai minimnya perubahan kamera ini justru membawa sisi positif.
Galaxy Z Flip8 diprediksi akan dibanderol dengan harga yang serupa dengan pendahulunya, yakni mulai dari 1.199 Euro (sekitar Rp20 jutaan).
Dengan harga yang stabil, konsumen tidak perlu membayar lebih mahal untuk peningkatan yang bersifat inkremental.
Samsung diperkirakan akan memperkenalkan perangkat ini secara resmi pada acara Galaxy Unpacked yang biasanya digelar pada bulan Juli 2025.
Dengan waktu peluncuran yang semakin dekat, para penggemar setia Samsung kini tinggal menunggu apakah optimasi perangkat lunak berbasis AI mampu menutupi minimnya peningkatan perangkat keras pada kamera Samsung Galaxy Z Flip8.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gsmarena, Galaxyclub.nl