Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 18:40 WIB

Google Kini Izinkan Pengguna Pilih Cara Pembayaran Aplikasi Sendiri di Play Store: Bisa Bikin Langganan Lebih Murah!

Author

Google Kini Izinkan Pengguna Pilih Cara Pembayaran Aplikasi Sendiri di Play Store(Sumber:digitaltrends.com)

INDOZONE.ID - Google baru saja melakukan perubahan besar pada kebijakan Play Store, dan kabar ini bisa jadi berita baik buat kamu yang sering berlangganan aplikasi Android.

Dengan aturan baru ini, pengembang kini diperbolehkan menawarkan sistem pembayaran alternatif, bahkan bisa menautkan pengguna langsung ke halaman pembayaran eksternal di dalam aplikasi.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari kepatuhan Google terhadap keputusan pengadilan Amerika Serikat, terutama setelah gugatan antitrust dari Epic Games, yang menekan Google agar membuka ekosistem pembayaran di Android.

Baca juga: Google Tambah Fitur Shortcut Nano Banana di Gemini Overlay, Edit Gambar Jadi Lebih Cepat di Android

Perubahan Utama di Play Store

Berdasarkan dokumentasi terbaru di laman dukungan Google, kini ada dua perubahan besar yang langsung berlaku:

- Pengembang bisa menggunakan sistem pembayaran sendiri, bukan hanya Google Play Billing.

- Aplikasi boleh menampilkan tautan langsung ke halaman checkout eksternal, misalnya ke situs resmi mereka.

Namun, perlu dicatat bahwa opsi ini baru berlaku di wilayah Amerika Serikat. Google menyebut kebijakan ini akan berlaku hingga 1 November 2027, sesuai dengan perintah pengadilan Distrik AS.

Setelah tanggal itu, regulasi bisa saja berubah tergantung hasil evaluasi lebih lanjut. Selain itu, Google juga sebelumnya memperbarui aturannya dengan mewajibkan verifikasi usia untuk aplikasi tertentu sebelum bisa diunduh, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan pengguna.

Mengapa Ini Penting?

Selama ini, Google melarang pengembang mengarahkan pengguna ke sistem pembayaran lain di luar Play Store.

Artinya, semua transaksi dan langganan dilakukan melalui sistem Google Play Billing — di mana Google memotong sebagian pendapatan dari setiap transaksi.

Dengan adanya perubahan ini, pengembang punya kebebasan lebih luas dalam mengelola penawaran harga dan metode pembayaran.

Mereka kini dapat:

- Menyampaikan informasi harga lebih murah kepada pengguna.

- Menyertakan tautan langsung ke situs resmi untuk pembayaran.

- Menggunakan metode pembayaran pihak ketiga, seperti kartu kredit langsung, PayPal, atau platform lain tanpa perantara Google.

- Kebijakan ini juga diharapkan mengurangi ketergantungan pengembang terhadap biaya komisi Google, yang selama ini menjadi salah satu sumber kontroversi utama.

Apa Keuntungannya untuk Kamu?

Buat kamu yang sering berlangganan aplikasi atau membeli konten premium di Android, perubahan ini bisa berdampak langsung pada dompetmu.

Karena pengembang tak lagi wajib membayar komisi ke Google, mereka punya ruang lebih besar untuk memberikan harga langganan lebih murah.

Contohnya, kamu mungkin akan mulai melihat penawaran seperti:

“Bayar langsung di situs kami dan hemat hingga 20%!”

Dengan begitu, kamu bisa berlangganan dengan harga yang lebih bersahabat tanpa harus melalui sistem pembayaran Play Store yang biasanya memotong margin keuntungan pengembang.

Selain itu, sistem baru ini memberi kamu lebih banyak pilihan pembayaran. Tidak hanya lewat Google Play Balance atau kartu debit, tapi juga bisa menggunakan sistem eksternal sesuai preferensi kamu.

Arah ke Depan

Untuk sekarang, perubahan kebijakan ini baru diterapkan di AS, namun langkah ini bisa menjadi sinyal bahwa Google siap memperluas kebijakan serupa ke negara lain.

Jika sukses, bukan tidak mungkin sistem pembayaran terbuka ini akan hadir di pasar global — termasuk Indonesia.

Google juga menegaskan bahwa semua sistem pembayaran alternatif harus tetap mematuhi standar keamanan dan privasi pengguna, sehingga kamu tetap bisa bertransaksi dengan aman meski tidak lewat Google Play Billing.

Baca juga: Pixel Bakal Lebih Irit Daya! Google Uji Fitur Baru untuk Hemat Baterai di Always-on Display

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Digitaltrends.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU