INDOZONE.ID - Microsoft kini mendorong era baru komputasi berbasis AI lewat Copilot+ PC, laptop yang dibekali chip khusus kecerdasan buatan (AI) dengan performa minimal 40 TOPS.
Perangkat ini dirancang untuk memproses tugas-tugas AI secara lokal tanpa bergantung penuh pada cloud.
Namun, meski menawarkan keunggulan menarik, bukan berarti Copilot+ PC cocok untuk semua pengguna.
Berikut ulasan lengkap tentang tiga alasan kenapa kamu harus membeli Copilot+ PC, dan tiga alasan kenapa mungkin sebaiknya menunggu dulu sebelum memutuskan membelinya.
Baca juga: Windows 11 Dapat Pembaruan Besar: Dari Edit Foto di File Explorer hingga Gaming Copilot di Game Bar
3 Alasan Kenapa Kamu Harus Membeli Copilot+ PC
1. Performa Super Cepat dan Efisien
Copilot+ PC hadir dengan prosesor terbaru seperti Snapdragon X2 Elite, AMD Ryzen AI Max, dan Intel Panther Lake, yang semuanya memenuhi standar performa AI Microsoft.
Hasil pengujian menunjukkan performa luar biasa bahkan mampu menyaingi MacBook Air M3 dalam uji multi-core CineBench 2024.
Dengan kemampuan CPU yang 75% lebih cepat dan efisiensi daya dua kali lipat, laptop ini sanggup menjalankan banyak aplikasi berat tanpa lag.
Jadi, kamu bisa menikmati pengalaman kerja atau hiburan yang lebih lancar dari sebelumnya.
2. Baterai Tahan Lama
Salah satu keunggulan utama Copilot+ PC adalah daya tahan baterainya.
Prosesor Snapdragon terbaru mampu menghemat daya hingga 43% lebih rendah dibanding generasi sebelumnya.
Beberapa model seperti Asus ZenBook A14 bahkan diklaim sanggup bertahan hingga dua hari pemakaian ringan, mendekati standar efisiensi MacBook Air dengan Apple Silicon.
3. Fitur AI Lokal yang Canggih
Copilot+ PC membawa banyak fitur berbasis AI tanpa perlu koneksi internet.
Misalnya, Cocreator untuk membuat gambar dari teks atau sketsa, Super Resolution untuk memperjelas foto, hingga Recall, fitur yang memungkinkan kamu “menelusuri kembali” aktivitas di PC layaknya riwayat galeri.
Selain itu, sistem juga menghadirkan pencarian semantik, di mana kamu bisa mencari file cukup dengan deskripsi alami, bukan nama file spesifik.
3 Alasan Kenapa Kamu Mungkin Perlu Menunda Membeli Copilot+ PC
1. Risiko Keamanan Data
Meski sebagian besar proses AI dilakukan secara lokal, beberapa fitur seperti Recall masih memerlukan akses sistem yang dalam.
Ini menimbulkan potensi celah keamanan, terutama bagi kamu yang bekerja dengan data sensitif seperti riset atau keuangan.
2. Biaya Langganan Tambahan
Untuk menikmati semua fitur AI di ekosistem Microsoft 365, kamu harus berlangganan Microsoft 365 Premium seharga USD20 atau Rp333 ribu per bulan.
Tanpa langganan, akses fitur AI terbatas hanya pada 60 kredit per bulan, membuat pengalaman Copilot terasa kurang maksimal.
3. Tidak Ideal untuk Pekerjaan Berat
Bagi pengguna profesional seperti kreator konten atau pengembang AI, Copilot+ PC belum mampu menggantikan laptop dengan GPU diskret dan RAM besar (128GB ke atas).
Prosesor NPU-nya belum cukup kuat untuk tugas berat seperti training model AI atau render video intensif.
Copilot+ PC memang menghadirkan masa depan laptop berbasis AI yang menjanjikan.
Performa cepat, baterai tahan lama, dan fitur cerdasnya membuatnya ideal untuk pengguna umum dan pekerja kreatif ringan.
Namun, untuk kamu yang menuntut keamanan tinggi atau kinerja ekstrem, ada baiknya menunggu generasi berikutnya.
Singkatnya, Copilot+ PC cocok bagi kamu yang ingin mencicipi masa depan komputasi AI, tapi belum tentu menjadi pilihan terbaik untuk semua kalangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com