INDOZONE.ID - Apakah Xiaomi 15T akan menjadi salah satu ponsel paling menarik di akhir 2025? Pertanyaan ini wajar muncul mengingat spesifikasi yang ditawarkan terlihat cukup ambisius, bahkan jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya.
Xiaomi kembali menghadirkan seri T dengan fokus pada performa tinggi, desain tipis, serta kamera hasil kolaborasi dengan Leica.
Layar Super Cerah 6,83 Inci: Lebih Besar, Lebih Hidup
Dilansir dari GSM Arena, Xiaomi 15T hadir dengan layar OLED berukuran 6,83 inci. Panel ini memiliki kecerahan puncak hingga 3.200 nits, mendukung HDR10+, Dolby Vision, serta refresh rate 120Hz.
Walaupun tidak lagi menawarkan 144Hz, Xiaomi menilai perbedaan tersebut tidak begitu signifikan, terutama karena sebagian besar gim belum mendukung refresh rate lebih tinggi.
Baca juga: Bosan dengan iPhone 17 Pro? Xiaomi 17 Pro Max Hadir dengan Inovasi Menarik
Desain bodinya dibuat lebih ramping dengan ketebalan 7,5 mm dan bobot 194 gram. Perangkat ini juga sudah dibekali perlindungan IP68 yang ditingkatkan hingga mampu bertahan pada kedalaman 3 meter.
Warna yang ditawarkan antara lain hitam, abu-abu, dan rose gold, sehingga tetap elegan sekaligus modern.
Performa Dimensity 8400-Ultra: Cepat dan Tetap Dingin
Xiaomi 15T melakukan peralihan prosesor ke Dimensity 8400-Ultra dari MediaTek. Chipset ini dipadukan dengan RAM 12GB LPDDR5X serta penyimpanan UFS 4.1 berkapasitas 256GB atau 512GB.
Sistem pendingin 3D IceLoop juga masih dipertahankan untuk menjaga suhu tetap stabil meski perangkat digunakan dalam aktivitas berat.
Menurut Smartprix, Xiaomi 15T menjalankan sistem operasi Android 16 dengan antarmuka HyperOS 2.
Dukungan konektivitasnya cukup lengkap, mulai dari Wi-Fi 7, Bluetooth 6.0, NFC, hingga fitur komunikasi offline antarpengguna dengan jangkauan hingga 1,3 km.
Tidak ketinggalan, ponsel ini juga membawa sensor sidik jari di bawah layar dan fitur face unlock.
Kolaborasi Leica: Kamera 50MP yang Siap Tantang Flagship
Xiaomi masih menggandeng Leica dalam sektor kamera. Xiaomi 15T menggunakan sensor utama Light Fusion 800 beresolusi 50MP dengan OIS, menggantikan sensor Sony yang ada pada pendahulunya.
Baca juga: Xiaomi 15T Series Resmi Meluncur, Tiba di Indonesia 30 September
Kamera ini ditemani oleh lensa telefoto 50MP dengan zoom optik 2x, lensa ultra-wide 12MP, serta kamera depan 32MP untuk kebutuhan swafoto.
Fitur rekam videonya mendukung HDR10+ pada 4K 30fps dan perekaman 10-bit Log di 4K 60fps.
Walaupun belum bisa merekam video 8K, kualitas video 4K yang ditawarkan sudah cukup memadai untuk kebutuhan profesional maupun konten kreator.
GSM Arena menekankan bahwa baik Xiaomi 15T maupun 15T Pro sama-sama dibekali lensa Leica Summilux dengan peningkatan pada Portrait Master Mode, yang membuat hasil foto potret lebih natural dan detail.
Baterai 5.500mAh: Tahan Lama, Isi Cepat
Baterai menjadi salah satu nilai jual utama seri ini. Xiaomi 15T memiliki kapasitas 5.500mAh, sama dengan varian Pro, namun kecepatan pengisian dayanya lebih rendah yaitu 67W melalui kabel.
Walau begitu, kapasitas besar ini cukup menjanjikan daya tahan lebih lama untuk aktivitas sehari-hari.
Dari sisi fitur tambahan, Xiaomi 15T mendukung reverse charging, sehingga bisa digunakan sebagai powerbank darurat untuk perangkat lain.
Harga Global Xiaomi 15T: Apakah Worth It di Kelasnya?
Xiaomi 15T akan segera tersedia di pasar global. Dilansir dari GSM Arena, harga untuk varian 12/256GB dibanderol sekitar €650 atau £600.
Baca juga: Xiaomi HyperOS 3 Mulai Diuji di 80 Perangkat, Intip Performanya!
Sementara itu, versi Pro dibuka dengan harga €800 atau £650 untuk konfigurasi memori yang sama.
Belum ada konfirmasi resmi mengenai harga di pasar Asia, termasuk Indonesia. Namun, biasanya Xiaomi akan menyesuaikan strategi harga agar tetap kompetitif di kelas flagship killer.
Dengan spesifikasi layar terang, chipset bertenaga, baterai besar, dan kamera Leica, Xiaomi 15T jelas ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan ponsel tangguh dengan harga lebih terjangkau dibandingkan seri Pro.
Jika tertarik mengikuti perkembangan terbaru dari Xiaomi 15T, jangan lupa pantau terus informasi resminya.
Apakah ponsel ini akan menjadi pilihan utama di segmen flagship affordable? Saatnya menunggu kehadirannya di pasar Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gsmarena, Smartprix