INDOZONE.ID - Google akhirnya merilis Pixel 10 pada Agustus 2025 dengan harga mulai $799.
Smartphone ini melanjutkan tren positif dari Pixel 9, menghadirkan kombinasi kinerja tangguh, fitur AI generatif Gemini, serta kamera berkelas flagship.
Meski tidak membawa lompatan besar, Pixel 10 tetap jadi pilihan menarik buat kamu yang ingin merasakan Android versi paling murni dengan sentuhan kecerdasan buatan.
Baca juga: Google Pixel 10 Pro Fold vs Samsung Galaxy Z Fold 7: Pertarungan Ponsel Lipat Premium
Desain Google Pixel 10
Pixel 10 tampil premium dengan bodi kokoh berbahan 32 persen material daur ulang, menjadikannya perangkat paling berkelanjutan dari Google sejauh ini.
Namun, ada beberapa catatan:
- Bilah kamera di bagian belakang kini lebih lebar dan menonjol karena penambahan lensa ketiga.
- Desainnya mirip dengan iPhone, menggunakan frame logam datar dan kaca halus di kedua sisi.
- Varian AS hanya mendukung eSIM, tanpa slot SIM fisik, yang mungkin sedikit menyulitkan jika operator kamu belum sepenuhnya mendukung eSIM.
Secara keseluruhan, Pixel 10 terasa seimbang di tangan meski bobotnya 204 gram, dan casing resmi Google bisa membuatnya lebih nyaman digenggam.
Layar Pixel 10
Google membekali ponsel ini dengan layar OLED 6,3 inci beresolusi 1080 x 2424 piksel, refresh rate 120Hz, dan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits.
Hasilnya:
- Tampilan cerah dan jelas meski di bawah sinar matahari.
- Warna tajam untuk nonton film, main game, atau sekadar scroll media sosial.
- Sudut layar agak terlalu membulat, kadang memotong elemen aplikasi (misalnya tombol iklan di game).
Skor layar: 9/10.
Performa & AI
Pixel 10 ditenagai chipset Google Tensor G5 dengan RAM 12GB dan Android 16.
Kinerja sehari-hari terasa mulus untuk multitasking, gaming, hingga produktivitas.
Yang menarik, Google fokus pada fitur AI:
- Magic Cue :asisten kontekstual yang bisa menarik info dari Gmail, Kalender, Pesan, dan Kontak untuk memberi saran otomatis.
- Gemini Live :AI generatif dengan kemampuan berbagi layar real-time.
- Terjemahan suara & transkrip panggilan :membantu komunikasi lintas bahasa.
Meski potensinya besar, Magic Cue masih terbatas pada aplikasi Google dan belum selalu akurat.
Skor performa: 8/10.
Kamera Pixel 10
Salah satu daya tarik utama Pixel 10 adalah tiga kamera belakang:
- 48MP utama
- 13MP ultrawide (120° FOV)
- 10,8MP telefoto 5x
Hasil fotonya konsisten tajam berkat pemrosesan gambar khas Google.
Zoom optik 5x bekerja sangat baik, ditambah dukungan Super Res Zoom hingga 20x.
Selain itu, Google memperkenalkan Camera Coach, fitur berbasis AI yang membimbing kamu mengambil foto lebih baik dengan arahan framing, sudut, dan pencahayaan.
Skor kamera: 9/10.
Baterai & Pengisian
Pixel 10 mengusung baterai 4.970mAh dengan daya tahan seharian penuh.
Untuk pengisian, tersedia:
- 30W fast charging (55 perse dalam 30 menit).
- Qi2 wireless charging + PixelSnap → sistem magnetik mirip MagSafe iPhone, mendukung aksesori pihak ketiga.
Meski daya tahannya solid, peningkatannya tidak jauh dari Pixel 9.
Skor baterai: 8/10.
Harga & Varian
- 128GB: $799
- 256GB: $899
(Tidak tersedia opsi 512GB atau 1TB, kecuali di seri Pro).
Pilihan warna: Indigo, Frost, Serai, Obsidian.
Haruskah Kamu Beli Pixel 10?
Pixel 10 bukan ponsel dengan faktor “wow” besar, tapi jelas sebuah flagship yang solid.
Jika kamu masih pakai Pixel 8 atau ponsel 2023 ke bawah, Pixel 10 menawarkan peningkatan nyata di kamera, AI, dan daya tahan.
Namun, jika kamu sudah punya Pixel 9, peningkatannya belum cukup signifikan untuk wajib upgrade.
Alternatif selain Pixel 10:
- Samsung Galaxy S25 : lebih ringan, desain ringkas, performa premium.
- Google Pixel 10 Pro : RAM lebih besar, kamera lebih canggih, penyimpanan hingga 1TB.
- Nothing Phone 3 : opsi unik dengan desain berbeda dan harga lebih ramah.
Pixel 10 cocok buat kamu yang ingin Android murni, kamera unggulan, dan fitur AI terbaru dengan harga yang masih masuk akal.
Baca juga: Google Pixel 10 Resmi Hilangkan Fitur Battery Share, Kenapa Bisa Begitu?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com