INDOZONE.ID - Membeli HP bekas bisa jadi solusi buat kamu yang ingin punya smartphone berkualitas tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Salah satu merek yang sering jadi incaran adalah Samsung.
HP Samsung bekas juga banyak pilihan modelnya dan harganya lebih ramah di kantong, dibanding versi barunya.
Namun ada beberapa hal yang harus dicek sebelum beli HP Samsung bekas agar kamu tidak salah pilih dan menyesal di kemudian hari.
Berikut tips membeli HP Samsung bekas supaya kamu bisa dapat HP second yang masih oke dan tahan lama.
5 Tips Membeli HP Samsung Bekas
1. Pilih Penjual yang Terpercaya
Karena HP bekas tidak dijual di toko resmi, kamu harus jeli dalam memilih penjual. Kalau kamu belanja lewat marketplace online, pastikan penjual punya rating bagus dan ulasan positif dari pembeli sebelumnya.
Jangan mudah tergiur harga yang terlalu murah karena bisa saja HP-nya bermasalah, ilegal, atau bahkan palsu.
Salah satu cara aman beli HP Samsung bekas adalah dengan melakukan riset soal harga pasar dan membaca testimoni dari pembeli lain. Ini juga bagian penting dari panduan cek HP second Samsung.
Baca juga: 5 Cara Aman Beli iPhone Bekas di Online Shop, Dijamin Gak Bakal Tertipu!
2. Hindari HP yang Pernah Diservis
Kalau sebuah HP sudah pernah diservis, itu artinya HP tersebut pernah mengalami kerusakan. Meski sudah diperbaiki, kerusakan serupa bisa muncul lagi, apalagi jika komponen penggantinya bukan yang asli. HP dengan layar atau baterai yang sudah diganti sering kali tidak sekuat aslinya.
Jadi, sebisa mungkin pilih HP yang belum pernah diservis. Tapi kalau memang harus beli yang sudah pernah diperbaiki, pastikan komponen yang digunakan adalah original, bukan KW. Ini penting dalam memeriksa HP Samsung bekas agar kamu tidak membeli unit yang mudah rusak.
Baca juga: 5 Kelebihan dan Kekurangan HP dengan Refresh Rate Tinggi, Gak Cuma Soal Layar Mulus!
3. Cek Kondisi Layar Secara Menyeluruh
Layar adalah salah satu bagian paling penting dari sebuah HP, karena kita menggunakannya setiap saat. Layar yang bermasalah bisa bikin pengalaman pakai jadi gak nyaman.
Cek apakah ada garis hijau (green line), bayangan (shadow), atau layar yang tidak responsif. Terutama pada HP Samsung dengan layar AMOLED, masalah seperti ini cukup sering ditemukan.
Pastikan layarnya masih cerah, responsif, dan tidak ada kerusakan fisik yang mencurigakan. Ini merupakan bagian penting dalam panduan cek HP second Samsung, khususnya untuk memastikan kualitas layar tetap baik.
4. Hindari Membeli HP Tidak Resmi
HP tidak resmi biasanya masuk ke Indonesia secara ilegal dan tidak terdaftar IMEI-nya. Akibatnya, HP ini bisa kehilangan sinyal sewaktu-waktu atau bahkan tidak bisa dipakai sama sekali.
Meskipun harganya lebih murah, HP seperti ini sangat tidak disarankan karena berisiko besar dan tidak bisa dipakai secara optimal. Kalau kamu ingin cara aman beli HP Samsung bekas, pastikan IMEI-nya terdaftar resmi dan perangkat tersebut legal digunakan di Indonesia.
5. Pastikan HP Masih Mendapat Update Software
Update software penting banget supaya HP kamu tetap aman, stabil, dan bisa menikmati fitur-fitur terbaru. HP yang sudah tidak dapat pembaruan rentan terhadap bug dan masalah keamanan. Sebaiknya, pilih HP Samsung bekas yang masih mendapat update software setidaknya untuk dua tahun ke depan.
Untungnya, Samsung cukup rajin memberikan pembaruan sistem untuk berbagai lini produknya. Ini juga jadi bagian penting saat memeriksa HP Samsung bekas agar kamu mendapatkan unit yang masih relevan untuk digunakan.
Beli HP Samsung bekas memang bisa jadi pilihan tepat buat kamu yang ingin hemat, tapi harus tetap hati-hati. Dengan mengikuti panduan cek HP second Samsung ini, kamu bisa mendapatkan HP bekas berkualitas yang awet dan nyaman dipakai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wired.com