Sabtu, 12 JULI 2025 • 19:05 WIB

Apakah HP Lipat Cepat Rusak? Ini Fakta yang Perlu Kamu Tahu

Author

Samsung Galaxy Z Flip 7. (Samsung Indonesia)

INDOZONE.ID - Desainnya yang futuristik dan menarik membuat HP lipat semakin populer di kalangan pecinta teknologi.

Tapi di balik tampilannya yang keren, muncul banyak pertanyaan penting seperti apakah HP lipat cepat rusak? Untuk kamu yang sedang mempertimbangkan membeli HP lipat, berikut penjelasan tentang daya tahan HP lipat.

Teknologi Canggih di Balik HP Lipat

Samsung Galaxy Z Fold 7. (wired.com)

HP lipat merupakan inovasi teknologi yang tidak bisa dianggap remeh. Dengan layar fleksibel dan sistem engsel yang rumit, perangkat ini terlihat sangat modern dan praktis.

Namun, ketahanan HP lipat juga banyak dipertanyakan, karena desainnya jauh lebih kompleks dibandingkan HP konvensional.

Baca juga: Mau Beli HP Lipat? Ini 5 Kekurangannya untuk Gaming

Engsel Jadi Bagian Paling Rentan dari HP Lipat

Salah satu titik paling rawan pada HP lipat adalah engsel. Walaupun produsen seperti Samsung mengklaim bahwa engsel mereka bisa bertahan hingga ratusan ribu kali lipatan, risiko kerusakan HP lipat tetap ada dalam penggunaan sehari-hari. Beberapa masalah yang sering terjadi meliputi:

- Engsel menjadi longgar atau goyah
- Timbul suara saat membuka tutup
- Terasa kaku, bahkan bisa rusak jika jatuh

Masalah HP lipat seperti ini bisa terjadi lebih cepat jika ponsel sering dilipat atau tidak digunakan dengan hati-hati.

Baca juga: Sering Diabaikan, Ini 5 Tanda Adaptor Charger HP yang Harus Segera Diganti!

Layar Fleksibel yang Indah Tapi Rawan Kerusakan

Layar fleksibel pada HP lipat memang tampak memukau, tetapi juga lebih rapuh dibandingkan layar kaca biasa. Seiring waktu, pengguna bisa mulai melihat:

- Lipatan yang makin terlihat
- Goresan halus pada layar
- Pelindung layar yang mengelupas

Ini adalah tanda-tanda daya tahan HP lipat yang mulai menurun. Walau tidak langsung mengganggu kinerja, gejala ini bisa memburuk jika dibiarkan.

Kapasitas Baterai Lebih Kecil dan Sulit Diganti

Karena desainnya yang ramping dan bisa dilipat, baterai yang digunakan pada HP lipat biasanya berukuran lebih kecil. Akibatnya:

- Baterai lebih cepat habis saat digunakan
- Umurnya lebih pendek dibanding HP biasa
- Proses penggantiannya lebih sulit dan mahal

Bagi pengguna yang ingin ponsel bertahan lama, ini bisa menjadi masalah HP lipat yang cukup mengganggu.

Umur Pakai HP Lipat

Pengguna HP lipat rata-rata mulai mengalami tanda-tanda keusangan dalam 2–3 tahun. Keluhan yang sering muncul termasuk:

- Engsel bermasalah
- Warna layar memudar
- Baterai melemah secara signifikan

Jika dibandingkan dengan HP biasa yang bisa awet hingga 4–6 tahun, ketahanan HP lipat memang masih tertinggal. Ini jadi pertimbangan penting sebelum memutuskan membeli.

Update Software Belum Tentu Menjamin Awet

Beberapa produsen memang menjanjikan pembaruan software hingga lima tahun, bahkan untuk HP lipat. Sayangnya, daya tahan HP lipat sering kalah oleh kekurangan fisik seperti engsel longgar, layar rusak, atau baterai drop duluan. Akhirnya, walaupun software masih bisa digunakan, perangkatnya tidak lagi nyaman dipakai.

Siapa yang Cocok Punya HP Lipat?

Jika kamu termasuk orang yang suka tampil beda, mengikuti tren teknologi, dan sering ganti HP setiap 1-2 tahun, maka HP lipat cocok untukmu.

Tapi bagi pengguna yang mengutamakan ketahanan HP lipat dan ingin memakai ponsel dalam jangka panjang, HP biasa bisa menjadi pilihan yang lebih bijak dan tahan lama.

Secara keseluruhan, HP lipat memang menawarkan desain unik dan fitur futuristik. Tapi dari sisi daya tahan HP lipat, masih banyak tantangan yang harus dihadapi.

Engsel yang rentan, layar yang mudah rusak, hingga baterai berkapasitas kecil menjadikan HP lipat kurang ideal untuk pemakaian jangka panjang. 

Jadi, jika kamu bertanya-tanya apakah HP lipat cepat rusak, jawabannya: bisa iya, tergantung dari cara penggunaan dan ekspektasimu terhadap keawetan perangkat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wired.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU