Kamis, 03 JULI 2025 • 14:15 WIB

10 Tips Jitu Merawat Baterai iPhone agar Tidak Cepat Rusak, Terbukti Ampuh!

Author

iPhone 11 (photo/DigitalTrends/Julian Chokkattu)

INDOZONE.ID - Banyak pengguna iPhone tidak menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari yang tampak sepele justru bisa mempercepat kerusakan baterai. 

Padahal, dengan perawatan yang tepat, kamu bisa memperpanjang usia baterai iPhone dan menjaga performanya tetap optimal dalam jangka panjang. 

Baterai lithium-ion yang digunakan pada iPhone memang dirancang efisien, namun seiring waktu dan pemakaian, performanya akan menurun secara alami. 

Penurunan ini adalah proses alami, tetapi bukan berarti tidak bisa diperlambat. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan baterai agar tetap awet dan tidak cepat rusak. 

Yuk, kita bahas berbagai tips praktis untuk merawat baterai iPhone agar tetap awet, efisien, dan tahan lama, tanpa perlu peralatan khusus atau biaya tambahan.

Baca juga: Yoga Tab Plus: Tablet Flagship Baru dari Lenovo dengan Layar 3K dan Fitur AI On-Device

1. Hindari Menghabiskan Siklus Pengisian Baterai secara Maksimal

Apple menyebutkan bahwa baterai iPhone biasanya mulai menurun setelah sekitar 500 siklus pengisian, di mana kapasitasnya hanya tersisa sekitar 80% dari kondisi awal. 

Satu siklus dihitung saat penggunaan total mencapai 100%, walau dicicil dalam beberapa hari.

Agar baterai lebih awet, hindari mengosongkan daya hingga 0% atau mengisi hingga 100% terus-menerus. Idealnya, jaga level baterai di antara 40% hingga 80%.

Kamu bisa memeriksa jumlah siklus baterai langsung di pengaturan iPhone tanpa perlu aplikasi tambahan. 

Dengan mengetahui jumlah siklus, kamu bisa lebih sadar kapan waktunya menjaga pola penggunaan agar kesehatan baterai tetap terjaga.

2. Matikan Fitur yang Tidak Diperlukan

Untuk menghemat baterai dan mengurangi jumlah siklus pengisian, kamu disarankan menonaktifkan fitur-fitur yang tidak terlalu penting. 

Salah satu yang cukup menguras daya adalah Background App Refresh, yang memungkinkan aplikasi terus memperbarui konten di latar belakang.

Cara mematikannya :

Pengaturan > Umum > Background App Refresh > Lalu pilih “Off”.

Selain itu, matikan fitur Always-On Display (jika tersedia) dan aktifkan kecerahan otomatis agar layar menyesuaikan cahaya sekitar tanpa boros daya.

Untuk mengaktifkan Auto-Brightness :

Pengaturan > Aksesibilitas > Tampilan & Ukuran Teks > Aktifkan “Kecerahan Otomatis”.

Baca juga: Poco F7 vs Galaxy A56: Duel Smartphone Mid-Range Premium, Siapa yang Lebih Worth It?

3. Jangan Biarkan iPhone Kosong Daya Baterai Terlalu Lama

Salah satu hal yang bisa merusak baterai adalah membiarkan iPhone mati total terlalu lama. 

Jika baterai benar-benar habis dan dibiarkan, sel baterai bisa masuk ke kondisi “deep discharge”, yang berisiko membuatnya tidak bisa diisi ulang lagi.

Kamu tetap disarankan untuk segera mengisi ulang jika iPhone sudah kehabisan daya. Untuk mencegah hal ini, aktifkan “Low Power Mode” saat baterai turun ke 20% atau lebih rendah.

Fitur ini bisa membantu memperpanjang sisa daya hingga kamu menemukan colokan listrik terdekat.

4. Hindari Mengisi Daya Baterai iPhone Sepanjang Malam

Mengisi daya iPhone semalaman memang praktis, tapi bisa mempercepat penurunan kualitas baterai. 

Saat baterai tetap terhubung ke charger meski sudah penuh, sel baterai terus menerima arus, yang dalam jangka panjang dapat merusak struktur internalnya. 

Terutama jika dibiarkan berada di 100% terlalu lama, baterai akan berada dalam tegangan tinggi yang berpotensi memperpendek umur pakainya.

Untungnya, iPhone memiliki fitur Optimized Battery Charging, yang secara cerdas menunda pengisian hingga 100% berdasarkan pola penggunaanmu. 

Misalnya, jika kamu biasa mencabut charger pukul 7 pagi, iPhone akan menyelesaikan pengisian penuh mendekati waktu tersebut.

Cara mengaktifkannya :

Pengaturan > Baterai > Kesehatan & Pengisian Baterai > Aktifkan “Pengisian Baterai yang Dioptimalkan”

Dengan fitur ini, kamu tetap bisa mengisi daya semalaman dengan lebih aman dan menjaga kesehatan baterai tetap prima.

Baca juga: Lenovo Rilis 5 Laptop Copilot+ PC Bertenaga AI Ryzen di Indonesia, Ini Fitur Unggulan dan Harganya

5. Hindari Mengisi Daya Baterai Sambil Menggunakan iPhone secara Intens

Sesekali membalas pesan atau membuka media sosial saat iPhone di-charge memang tidak masalah. Namun, hindari penggunaan berat seperti bermain game, terutama game online, saat pengisian daya berlangsung. 

Aktivitas ini bisa meningkatkan suhu perangkat secara drastis, dan jika sering dilakukan, dapat merusak kesehatan baterai dalam jangka panjang.

6. Gunakan Charger Resmi dan Bersertifikasi Apple

Banyaknya charger murah baik di toko online atau di pasaran memang sangat menggoda, tetapi banyak yang tidak resmi atau palsu dan tidak memenuhi standar keamanan Apple. 

Penggunaan charger seperti ini bisa membahayakan baterai iPhone dan bahkan merusak komponen internalnya. 

Untuk keamanan, pastikan hanya menggunakan aksesori bersertifikat MFi (Made for iPhone). Charger dan kabel MFi telah diuji untuk mencegah arus berlebih, korsleting, dan risiko kerusakan lainnya.

Meski sedikit lebih mahal, charger resmi adalah investasi penting untuk menjaga kesehatan baterai serta keamanan perangkat.

Baca juga: 7 Keunikan Laptop Gaming Lenovo Legion Pro 7i Gen 10, Kombinasi AI hingga Desain Ergonomis

7. Hindari Perubahan Suhu Ekstrem

Suhu terlalu dingin bisa membuat baterai cepat habis dan menurunkan kemampuannya menyimpan daya. Dalam cuaca sangat dingin, baterai bahkan bisa berhenti berfungsi sementara.

Di sisi lain, panas berlebih jauh lebih berisiko. Suhu tinggi dapat merusak komponen internal, menyebabkan fitur tertentu gagal berfungsi, atau bahkan memicu kerusakan fisik seperti retak, yang berdampak langsung pada performa baterai.

Untuk menjaga suhu ideal iPhone :

  • Jangan tinggalkan perangkat di dalam mobil yang tertutup saat cuaca panas.
  • Hindari penggunaan berat (seperti bermain game atau video call) di bawah sinar matahari langsung.
  • Jangan isi daya iPhone sambil dibungkus atau diletakkan di permukaan yang menahan panas, seperti kasur atau bantal.
    Dengan menjaga suhu tetap stabil dan ideal, kamu bisa memperpanjang umur baterai iPhone dan menjaga performanya tetap optimal sepanjang waktu.

8. Gunakan Casing Pelindung untuk Melindungi iPhone Kamu

Meski iPhone modern sudah dilengkapi Ceramic Shield, penggunaan casing pelindung tetap penting untuk mengurangi risiko kerusakan, termasuk kerusakan internal yang bisa berdampak pada baterai.

Benturan berulang, serta paparan debu dan kotoran, bisa mengganggu kinerja konektor dan memperpendek usia baterai. 

Casing yang baik tak hanya melindungi dari benturan dan goresan, tapi juga membantu menahan masuknya partikel halus yang bisa merusak komponen.

Namun, pastikan casing tidak terlalu tebal hingga membuat iPhone panas, terutama saat charging. Jika perlu, lepas casing saat mengisi daya untuk mencegah overheat yang bisa mempercepat penurunan kualitas baterai. 

Baca juga: Lebih Langka dari Konsolnya Sendiri! Penggemar Switch 2 Sulit Cari Aksesori Wajib Ini

9. Perbarui iOS ke Versi Terbaru secara Berkala

Memperbarui iOS bukan hanya soal fitur baru, tapi juga penting untuk menjaga kesehatan baterai iPhone. 

Setiap update dari Apple biasanya membawa peningkatan efisiensi, perbaikan bug, dan optimalisasi daya yang membuat perangkat bekerja lebih ringan dan hemat energi.

Beberapa pembaruan juga menghadirkan fitur penghemat daya, seperti Screen Time, yang membantu kamu memantau durasi penggunaan layar. 

Untuk memeriksa ketersediaan pembaruan :

Buka Pengaturan > Umum > Pembaruan Perangkat Lunak (Software Update).

Selalu pastikan iPhone-mu menjalankan iOS versi terkini agar kamu bisa menikmati performa maksimal dan daya tahan baterai yang lebih baik.

10. Isi Daya Baterai hingga 50% Sebelum Menyimpan iPhone dalam Waktu Lama

Jika kamu berencana menyimpan iPhone lama sebagai cadangan setelah membeli perangkat baru, pastikan tidak langsung membuangnya. 

Sebelum menyimpan iPhone lama, isi daya hingga sekitar 50% lalu matikan perangkat. Ini mencegah baterai terkuras habis selama penyimpanan. 

Jika tidak digunakan dalam jangka panjang, isi ulang hingga 50% setiap enam bulan sekali untuk menjaga kondisinya.

Baca juga: Tablet 11 Inci Redmi Pad 2 Rilis 4 Juli di Indonesia, Cek Speknya Yuk!

Meski degradasi baterai tidak bisa dihindari sepenuhnya, langkah pencegahan sederhana ini dapat memperpanjang umur perangkat secara signifikan. 

Merawat baterai bukan hanya menjaga iPhone tetap awet, tapi juga mencegah masalah seperti lag, crash, atau panas berlebih.

Jika baterai sudah bermasalah, pertimbangkan untuk menggantinya saja ketimbang membeli perangkat baru. Lebih hemat, dan tentu saja lebih ramah lingkungan.

Menjaga kesehatan baterai iPhone bukanlah hal yang rumit, tapi membutuhkan konsistensi dalam kebiasaan sehari-hari. Dengan menerapkan tips-tips sederhana namun efektif di atas, kamu bisa memastikan iPhone tetap bekerja optimal selama bertahun-tahun. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Makeuseof.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU