INDOZONE.ID - Samsung kembali menggoda pasar kelas menengah lewat Galaxy A56 5G, yang langsung disebut-sebut sebagai seri A paling matang di 2025.
Tapi, apakah hype-nya sebanding sama yang kita rasakan saat dipakai harian?
Berikut pemakaian Galaxy A56 5G saat diuji melansir Digital Trends.
Performa: Nggak Perlu Nunggu Flagship Lagi?
Galaxy A56 5G hadir dengan chipset Exynos 1580, yang merupakan upgrade langsung dari Exynos 1480.
GPU-nya juga menarik—Xclipse 540, hasil kerja bareng Samsung dengan AMD.
Baca Juga: Samsung Galaxy A Series Dapat Peningkatan AI ‘Awesome Intelligence’, Handphone Kamu Bisa?
Saat dites di Antutu, skornya nyaris tembus 914 ribuan. Itu angka yang cukup mengesankan untuk ponsel kelas menengah. Kesan di pemakaian sehari-hari? Responsif, multitasking lancar, dan buka-tutup aplikasi terasa enteng.
Dipakai main PUBG di setting grafis tinggi, hasilnya mulus di 60fps. Untuk Genshin Impact yang notabene game berat, rata-rata di angka 37-53 fps. Nggak sempurna, tapi nyaman untuk main santai.
Pilihan RAM dan penyimpanannya juga cukup fleksibel:
Baca Juga: Samsung Galaxy Tab S10 FE Series Dirilis, Apa yang Baru?
Kapasitas baterai 5.000 mAh masih jadi andalan. Untuk nonton video offline, bisa tahan sekitar 25 sampai 26 jam, cukup untuk nemenin perjalanan jauh atau binge-watch serial.
Fitur fast charging-nya sudah mendukung 45W. Dari 0% ke 50% cuma butuh sekitar 21 menit ini tergolong cepat. Tapi setelah itu, pengisian terasa melambat.
Dari kosong ke penuh, totalnya makan waktu 1 jam 15 menit. Jadi, setengahnya cepat, sisanya agak sabar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digital Trends