Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 17 DESEMBER 2022 • 23:00 WIB

Gara-gara Masalah Ini, Karyawan TikTok di Rusia akan Kena PHK

Gara-gara Masalah Ini, Karyawan TikTok di Rusia akan Kena PHKIlustrasi TikTok. (REUTERS/Dado Ruvic)

Media sosial dan platform video musik asal Tiongkok yang dluncurkan pada September 2016 oleh Zhang Yiming, yakni TikTok membuat pernyataan yang cukup mengejutkan, terutama bagi para warga Rusia.

Pasalnya, TikTok berencana untuk melakukan PHK kepada pekerja di Rusia, setelah perusahaan menghentikan layanan utama untuk pengguna Rusia awal tahun ini.

Baca Juga: Direktur FBI Khawatir China Manfaatkan TikTok Untuk Memantau Amerika Serikat

Melansir dari Reuters, Sabtu (17/12/2022), platform tersebut diketahui telah menangguhkan layannya di Rusia, setelah Moskow memperkenalkan sensor media baru yang ketat.

Kebijakan ini dibuat usai invasi ke Ukraina pada Februari 2022 dilakukan.

"Kami harus membuat sejumlah keputusan tahun ini tentang layanan kami di Rusia, yang sayangnya sekarang termasuk mengurangi tenaga kerja kami yang berbasis di Rusia," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

"Kami akan terus mengevaluasi keadaan yang berkembang di Rusia untuk menentukan kapan kami dapat sepenuhnya melanjutkan layanan kami dengan keselamatan sebagai prioritas utama kami," sambungnya.

Head Office TikTok di Culver City, California, US. (REUTERS/Mike Blake)

Namun, TikTok tetap berkomitmen untuk menambah sekitar 3.000 insinyur sebagai wujud dari perencanaan tiga tahun untuk membangun tenaga kerjanya secara global - termasuk di AS. Tentu saja, hal ini tidak menyertakan Rusia, karena negara tersebut telah masuk ke dalam 'daftar hitam' TikTok.

Meski terus membuka lowongan pekerjaan, namun Kepala Eksekutif TikTok Shou Zi Chew mengatakan jika pihaknya tetap berhati-hati dalam hal perekrutan.

"Kami selalu lebih berhati-hati dalam hal perekrutan. Kami masih merekrut, meskipun dengan kecepatan yang menurut kami harus sesuai dengan tantangan global yang kami hadapi." kata Chew, dilaporkan oleh Wall Street Journal.

Baca Juga: Khawatir Pencurian Data, Gubernur Maryland Larang Aplikasi TikTok di HP Dinas

Perusahaan tersebut juga berencana untuk meningkatkan ukuran pusat tekniknya di Mountain View, California, dimana saat ini TikTok telah memiliki lebih dari 1.000 insinyur.

Bukan cuma itu saja guys! TikTok bahkan memiliki planning untuk membuka lowongan di kantor cabangnya yang terletak di Singapura.

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Gara-gara Masalah Ini, Karyawan TikTok di Rusia akan Kena PHK

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!