Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 12 OKTOBER 2022 • 14:20 WIB

TikTok Dituduh Ambil Sumbangan untuk Pengungsi Suriah

TikTok Dituduh Ambil Sumbangan untuk Pengungsi SuriahIlustrasi TikTok. (REUTERS/Dado Ruvic)

TikTok dilaporkan mengambil sebanyak 69 persen sumbangan yang diterima oleh pengungsi di Suriah, saat sedang melakukan live di platformnya.

Dilansir dari BBC, salah satu pengungsi Suriah yaitu Mona Ali Al-Karim bersama dengan enam anaknya kerap muncul di halaman utama TikTok dan 'mengemis' hadiah virtual dari para penontonnya.

Baca Juga: Ngenes! Beli Xiaomi Redmi Note 10S Rp2 Juta di Online Shop, Tapi yang Datang cuma Kertas

Saat sedang melakukan live, mereka mengatakan, "Please like, please share, please gift."

FYI, suami Mona sendiri telah tewas dalam sebuah serangan udara dan putrinya yang bernama Sharifa mengalami kebutaan. Mona pun meminta belas kasihan dari para pengguna TikTok untuk menyisihkan sedikit hartanya kepada keluarganya.

Hadiah yang diterima oleh Mona sendiri adalah hadiah virtual, namun bisa dicairkan dalam bentuk uang. Siapapun yang bersimpati dengan keluarga Mona dapat memberikan hadiah virtual berupa bunga mawar yang bernilai sekitar Rp200 hingga singa yang bernilai Rp7 juta.

Keluarga Mona saat meminta sumbangan lewat TikTok Live. (BBC)

Keith Mason adalah salah satu orang yang pernah memberikan gift kepada sebuah keluarga yang nilainya ditaksir mencapai 300 Poundsterling atau sekitar Rp5 juta.

"Anak-anaknya terlihat sangat senang, dan meskipun pria dalam keluarga itu kaki dan tangannya putus akibat ledakan, dia adalah pria paling positif yang saya temui dan ajak bicara," kata Keith.

Namun, wartawan Suriah yang bernama Mohammed Abdullah melaporkan bahwa pihak media sosial garapan ByteDance itutelah mengambil sebagian besar hadiah virtual yang diterima oleh keluarga di sebuah kamp di Suriah.

"Singa adalah hadiah terbesar. Nilainya mencapai USD500. Tetapi saat mencapai kota Al-Dana, nilainya hanya USD155." ujarnya.

Lebih lanjut, tim dari BBC mengatakan ada lebih dari 300 akun yang melakukan siaran langsung dari sejumlah kamp di Suriah. Dalam laporannya, banyak akun TikTok yang menghasilkan lebih dari USD1.000 (Rp15,3 juta) per jam dalam bentuk gift, namun mereka hanya menerima sebagian kecil dari sumbangan tersebut.

Contohnya adalah Dowkan Hamdan Al-Khodr, ia meminta sumbangan virtual di TikTok agar putrinya bisa melakukan operasi jantung. Setelah delapan hari meminta sumbangan di TikTok Live, ia hanya menerima USD14 (Rp215.000).

BBC pun membuat sebuah uji coba dengan melakukan siaran langsung dari akun TikTok yang dibuat di Suriah. Mereka mengirim gift yang nilainya US$106 (Rp1,6 juta) dari akun lain di London.

Hasilnya? Setelah siaran langsung berakhir, saldo akun yang berada di Suriah hanya mencapai US$33 (Rp506.000) saja. Dengan kata lain, TikTok telah mengambil sebanyak 69 persen dari nilai hadiah yang diterima oleh pemilik akun.

Baca Juga: Paksa Karyawan Nyalakan Kamera saat Kerja Jarak Jauh Langgar Hak Asasi Manusia

Mendengar kejadian itu, pihak TikTok pun akhirnya buka suara. Dalam laporannya, perusahaan mengatakan,

"Kami sangat prihatin dengan informasi dan tuduhan yang disampaikan kepada kami oleh BBC, dan telah mengambil tindakan cepat dan tegas. Jenis konten ini tidak diizinkan di platform kami, dan kami semakin memperkuat kebijakan global kami seputar mengemis yang dieksploitasi"

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

TikTok Dituduh Ambil Sumbangan untuk Pengungsi Suriah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!