Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 03 NOVEMBER 2021 • 09:28 WIB

Canalys: Pengapalan Tablet di Q3 Tahun 2021 Alami Penurunan Sebesar 15%!

Canalys: Pengapalan Tablet di Q3 Tahun 2021 Alami Penurunan Sebesar 15%!Ilustrasi seseorang menggunakan perangkat tablet (photo/Unsplash/Samuel Bryngelsson)

Kekurangan pasokan chip memang membuat industri tablet mengalami masalah. Hal tersebut terbukti dari laporan terbaru Canalys terkait jumlah pengapalan tablet di kuartal ketiga tahun 2021 ini.

Dalam laporan tersebut, diperlihatkan bahwa jumlah tablet yang dikapalkan di periode bulan Juli sampai September 2021 mengalami penurunan sebesar 15% dibandingkan dengan kuartal yang sama di tahun lalu.

Disebutkan juga bahwa ada sebanyak 37,7 juta tablet yang berhasil dikapalkan di Q3 2021, dimana di kuartal yang sama di tahun lalu terdapat 44,3 juta unit tablet yang berhasil dikapalkan.

Tabel jumlah pengapalan tablet di Q3 2020 dan Q3 2021 (photo/Canalys via GSMArena)

Masih sama seperti kuartal sebelumnya, Apple tetap mendominasi pasar tablet di kuartal ketiga tahun ini dengan pangsa pasar sebesar 40,4 persen, dimana Apple berhasil mengapalkan 15,2 juta unit tabletnya.

Sementara di posisi kedua ada Samsung dengan persentase pangsa pasar sebesar 19,1 persen, disusul oleh Lenovo, Amazon, dan juga Huawei.

Canalys juga menyebutkan bahwa untuk saat ini penjualan tablet terbesar masih berada di Amerika Utara, lalu disusul oleh Eropa, Asia Pasifik, dan di Amerika Latin. Terjadi peningkatan sebesar 23% di region Asia Pasifik yang tentu menjadi kabar bagus.

(photo/Canalys)

Kita lihat saja bagaiman perkembangan pasar tablet pada kuartal keempat di tahun 2021 ini. Apakah akan semakin meningkat atau justru menurun? Tulis pendapatmu di kolom komentar di bawah ya!

Artikel Menarik Lainnya:

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Canalys: Pengapalan Tablet di Q3 Tahun 2021 Alami Penurunan Sebesar 15%!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!