Sebuah perusahaan investasi, Morgan Stanley memprediksi bahwa Elon Musk bisa menjadi orang terkaya yang menjadi triliuner pertama di dunia. Elon Musk diketahui telah membuat sebagian besar kekayaannya dari perusahaan mobil listrik Tesla. Namun, kemungkinan akan menjadi startup ruang angkasa SpaceX yang akan mendorongnya ke status triliuner.
Dilansir dari The Guardian, Kamis (21/10/2021), Perusahaan eksplorasi ruang angkasa swasta itu dikabarkan telah menentang segala prasangka tentang apa yang mungkin dan kerangka waktu yang mungkin, dalam hal roket, kendaraan peluncuran dan infrastruktur pendukung.
Berdasarkan data yang dikeluarkan Bloomberg Billionaires Index, tertulis bahwa SpaceX saat ini menghasilkan kurang dari 17 persen dari kekayaan bersih Musk senilai 241 miliar dollar (Rp3,4 kuadriliun).
Baca juga: Ini Tampang dan Identitas 5 Pelaku Pelaku Pengeroyokan Personel TNI AU di Medan
Tesla menjadi pembuat mobil Amerika paling berharga pada tahun 2020, melampaui veteran seperti Ford dan General Motors, sementara SpaceX masih diperdagangkan secara pribadi.
Kekayaan pribadi sang maestro bisnis baru-baru ini menggelembung menjadi $242 miliar (Rp3,4 kuadriliun), membangun keunggulannya sebagai orang terkaya di dunia. SpaceX didirikan pada tahun 2002 dengan ambisi tinggi untuk mengirim manusia ke Mars sambil menurunkan biaya perjalanan ruang angkasa.
Perusahaan telah berhasil melakukan penerbangan ketinggian tinggi dan pendaratan prototipe Starship dan memiliki rencana untuk mengirim versi ke orbit dalam waktu dekat. SpaceX bertujuan untuk akhirnya menggunakan sistem untuk membawa kru dan kargo ke orbit Bumi, Bulan dan Mars.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: