iPhone Lipat(Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID - Apple diperkirakan akan memasuki pasar ponsel lipat tahun depan. Meski datang belakangan dibanding pesaing seperti Samsung, Google, dan Honor, antusiasme terhadap iPhone lipat ini tetap sangat tinggi.
Bocoran terbaru menunjukkan, perangkat ini bisa menjadi salah satu ponsel lipat tertipis di kelasnya, namun beberapa pilihan justru terkesan kontroversial.
Baca juga: iPhone Lipat Dirumorkan Bakal Pakai Kamera Tersembunyi di Bawah Layar
Berdasarkan laporan dari berbagai sumber, iPhone lipat hanya akan dibekali empat kamera: satu di bagian depan, satu di sisi dalam, dan dua kamera di belakang.
Konfigurasi ini setara dengan iPhone 16 standar, yang juga hanya mengusung kamera ganda. Jika dibandingkan dengan kompetitor, kamera iPhone lipat tampak kurang agresif.
Misalnya, Samsung Galaxy Z Fold 7 hadir dengan tiga kamera belakang, termasuk sensor utama 200MP.
Honor Magic V5 bahkan menawarkan kamera telefoto periskop 64MP, sementara Google Pixel 10 Pro Fold juga sudah dibekali sistem tiga lensa.
Dengan pilihan ini, Apple tampaknya lebih fokus pada desain tipis dan pengalaman pengguna ketimbang mengejar tren kamera bermegapiksel besar.
Hal lain yang bisa menimbulkan perdebatan adalah keputusan Apple untuk menghapus slot kartu SIM fisik. iPhone lipat kabarnya hanya mendukung eSIM.
Langkah ini mirip dengan strategi Apple pada beberapa model iPhone di pasar tertentu, namun bisa menimbulkan ketidaknyamanan.
Sebab, banyak ponsel lipat pesaing seperti Pixel 10 Pro Fold masih menawarkan opsi dual-SIM (nano SIM + eSIM) yang lebih fleksibel.
Salah satu kejutan terbesar adalah kemungkinan kembalinya Touch ID. Alih-alih mengandalkan Face ID, Apple disebut akan menanamkan sensor sidik jari di tombol daya pada sisi perangkat.
Keputusan ini dinilai lebih praktis untuk ponsel lipat, karena modul Face ID harus dipasang ganda di layar utama dan layar bagian dalam.
Dengan sensor sidik jari di tombol samping, autentikasi bisa dilakukan lebih cepat, baik saat memakai layar luar maupun layar fleksibel bagian dalam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com