Infinix HOT 60 Pro. (Indozone)
INDOZONE.ID - Infinix dikenal dengan banyaknya pilihan HP gaming dengan harga entry level. Deretan tipe yang sejauh ini laris di pasar Indonesia cukup beragam.
Meski masuk golongan entry level, smartphone ini punya performa tinggi, teknologi AI adaptif, desain stylish, dan pengalaman gaming yang semakin powerful. Makanya sering jadi pilihan utama bagi generasi digital yang aktif dan kompetitif.
Head of Marketing Infinix Indonesia Sergio Ticoalu mengatakan, minat masyarakat untuk memiliki smartphone ini cukup besar, baik untuk penjualan di online dan offline store. Tipenya juga sangat beragam, tergantung kebutuhan masyarakat.
“Di offline dan online pangsa kita masih besar mulai dari HOT 60 Pro, NOTE 50 Pro, GT 30 Pro, hingga XPAD Series yang sangat dikenal,” kata Sergio ditemui di Jakarta.
Baca juga: Bersaing di Kelas Entry-Level, Infinix Hot 60i Tawarkan Layar Mulus dan Fitur Lengkap
Head of Marketing Infinix Indonesia Sergio Ticoalu. (Indozone)
Untuk memperluas pangsa pasar, penjualan Infinix di offline store pun ditambah. Bahkan ini jadi strategi yang dilakukan, terutama ketika ada satu smartphone launching.
“Kita pengin fokus gimana caranya dan strategi yang sangat cocok dan menambah apresiasi ketika satu smartphone launching itu bisa available di mana-mana dan make sure produk bagus, price oke dan after sales good,” tambah dia.
Baca juga: Infinix Hot 60i Bawa Layar 120Hz dan Fast Charging 45W di Harga 1 Jutaan
Head of Marketing Digiplus Dwita Satyanti dengan gembira menyambut kehadiran HP gaming ini. Ia juga yakin dapat menjangkau segmen pasar yang semakin luas.
“Khususnya generasi muda yang menginginkan performa maksimal tanpa harus menguras kantong. Serta menjadi one stop solution bagi yang membutuhkan smartphone,” kata dia.
Sementara itu, di toko ini, kehadiran Infinix melengkapi deretan brand smartphone lain. Ada Apple, Samsung, Oppo, Xiaomi, dan Huawei yang penjualannya cukup kuat in this economy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan