INDOZONE.ID - Persaingan smartphone kelas flagship killer kembali memanas di 2025. Xiaomi, lewat sub-brand Poco, menghadirkan dua pilihan menarik: Poco F7 dan Poco F7 Pro.
Kedua perangkat ini sama-sama membawa spesifikasi tinggi dengan harga lebih terjangkau dibanding flagship premium lain di pasaran.
Namun, dengan perbedaan harga dan fitur, muncul pertanyaan penting: apakah Poco F7 Pro layak ditebus dengan selisih harga yang cukup jauh? Atau justru Poco F7 cukup untuk segala kebutuhan harian?
Baca juga: POCO F7 Resmi Rilis di Indonesia, Spek Gahar dengan Harga Rp5 Jutaan!
Baik Poco F7 maupun Poco F7 Pro sudah mendukung jaringan 5G, bersama dengan GSM, HSPA, dan LTE. Ini memastikan keduanya siap untuk kecepatan internet generasi terbaru.
Tidak ada perbedaan signifikan dalam hal konektivitas, menjadikan keduanya setara untuk aktivitas yang menuntut stabilitas jaringan tinggi, seperti gaming online, video call, atau streaming beresolusi tinggi.
Baca juga: Poco F7 Siap Rilis 25 Juni, Harganya Bocor Duluan! Beneran Flagship Killer?
Poco F7 resmi diperkenalkan pada 24 Juni 2025 dan langsung tersedia di pasar global. Sementara itu, Poco F7 Pro dirilis lebih awal, yaitu 27 Maret 2025.
Meski lebih dulu hadir, F7 Pro tetap relevan dengan fitur-fitur unggulan. Di sisi lain, Poco F7 membawa penyegaran dengan chipset baru, menjadikannya pesaing kuat walau datang lebih belakangan.
POCO F7 Siap Dirilis 25 Juni 2025
Soal dimensi, Poco F7 memiliki bodi berukuran 163.1 x 77.9 x 8.2 mm dengan bobot 215.7 gram. Material bodinya terdiri dari kaca depan Gorilla Glass 7i, bingkai aluminium, dan kaca di bagian belakang.
Poco F7 Pro hadir dengan desain lebih ramping dan ringan, berdimensi 160.3 x 75 x 8.1 mm dan berat 206 gram.
Keduanya sudah mengantongi sertifikasi IP68, namun F7 Pro mampu bertahan di air lebih dalam, hingga 2.5 meter selama 30 menit.
Baca juga: POCO F7 Siap Rilis 25 Juni, Bawa Performa Ngebut dan Desain Kece Abis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gsmarena.com