Ilustrasi Sistem AI Baru. (Handout)
INDOZONE.ID - Platform trading kripto yang mematuhi regulasi, EORMC, baru-baru ini mengumumkan roadmap pengembangan teknologi AI untuk tiga tahun ke depan dan menyatakan akan menginvestasikan sumber daya inti untuk memajukan pembangunan empat sistem AI utama.
Ini menandai dimulainya transformasi strategis platform dari penyedia layanan trading menjadi entitas finansial kripto cerdas.
Baca juga: LEGO dan F1 Academy Perkuat Representasi Perempuan di Dunia Balap Lewat Kolaborasi Global
Menurut roadmap yang direncanakan, EORMC akan melaksanakan pembangunan sistem AI dalam empat bidang utama, yaitu pencocokan cerdas, manajemen risiko global, layanan cerdas, dan tata kelola transparan dalam beberapa tahap selama tiga tahun ke depan.
Penataan sistemik ini akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan layanan keuangan kripto, mendorong industri memasuki tahap baru yang lebih cerdas.
Saat ini, EORMC telah mencapai terobosan signifikan di bidang manajemen risiko berbasis AI. Sistem manajemen risiko terbaru yang diterapkan oleh platform ini dapat menganalisis perilaku transaksi on-chain dalam milidetik, secara otomatis mencegah risiko potensial sebelum terjadi.
Selain itu, mekanisme bukti cadangan AI inovatif yang diverifikasi secara real-time memungkinkan setiap pengguna untuk memantau status aset platform kapan saja, membangun sistem kepercayaan yang berbasis teknologi dan transparansi.
Dalam hal pengalaman pengguna, sistem visualisasi data EORMC kini mampu secara otomatis mengenali tren pasar dan menghasilkan wawasan yang jelas, mengurangi hambatan pemahaman bagi pengguna.
Asisten pelanggan AI multibahasa sekarang dapat melakukan percakapan lancar, efektif mengatasi hambatan bahasa global.
Baca juga: Indonesia Mulai Garap Chip Kerahkan 15 Ribu Talenta
Peningkatan pengalaman trading juga menjadi fokus utama dalam roadmap ini. Mesin pencocokan AI 5.0 yang baru diluncurkan oleh EORMC menunjukkan performa luar biasa selama volatilitas pasar yang tinggi, mencapai tingkat kecocokan pesanan 100% dan mengurangi slippage sebesar 40%, memberikan lingkungan trading yang lebih stabil dan adil bagi pengguna.
Granger, Kepala Bisnis EORMC, mengatakan, “Penerbitan peta jalan ini adalah komitmen serius EORMC untuk masa depan. Kami tidak hanya ingin membangun platform trading yang lebih cerdas, tetapi juga menjadi mitra keuangan kripto yang benar-benar memahami pengguna.”
EORMC adalah platform keuangan kripto yang mematuhi regulasi yang diawasi oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) serta Departemen Keuangan AS melalui FinCEN, yang berfokus pada menciptakan pengalaman trading dan pengelolaan aset kripto yang aman, transparan, dan cerdas.
Baca juga: Mau Pakai Gemini Intelligence? Ini Chipset dan RAM yang Dibutuhkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release