Sabtu, 19 OKTOBER 2024 • 16:30 WIB

Cegah Pemerasan Seksual atau Sextortion Remaja, Meta Tambah Fitur Keamanan di Instagram

Author

Meta menambahkan fitur keamanan di Instagram demi mencegah kasus pemerasan seksual yang menargetkan remaja

INDOZONE.ID - Meta menambahkan fitur-fitur keamanan baru di Instagram, yang khusus untuk melindungi remaja dari pemerasan seksual atau sextortion.

Langkah ini diambil karena Meta terus menerima banyak kritik soal privasi dan keamanan pengguna muda di aplikasinya.

Kali ini, fokus utamanya adalah memperketat perlindungan dari ancaman pemerasan seksual yang sering menargetkan remaja.

Dengan pembaruan ini, Meta mengklaim akan membuat lebih sulit bagi akun yang berpotensi melakukan penipuan untuk menargetkan remaja.

Baca Juga: 5 Syarat Mendapatkan Verifikasi Centang Biru Instagram Secara Gratis

Langsung Blokir

Misalnya, jika ada akun yang mencurigakan mencoba mem-follow atau mengikuti remaja, permintaan mereka akan masuk ke folder spam atau bahkan langsung diblokir.

Selain itu, Instagram mulai menguji fitur peringatan yang memberi tahu remaja jika mereka menerima pesan dari akun yang mencurigakan, apalagi kalau akun itu berasal dari negara lain.

Meta juga akan membatasi interaksi antara remaja dengan akun-akun yang berpotensi membahayakan.

Meta menambahkan fitur keamanan di Instagram untuk mencegah pemerasan seksual yang menargetkan remaja.

Baca Juga: Tren 0 Postingan di Instagram Disukai Gen Z: Privasi atau Pilihan Estetika?

Jika penipu sudah mem-follow seorang remaja, mereka tidak akan bisa melihat daftar pengikut atau akun lain yang menandai remaja tersebut di foto.

Fitur lain yang ditingkatkan adalah pencegahan penyebaran gambar vulgar. Instagram akan mencegah pengguna mengambil tangkapan layar atau merekam layar gambar yang dibagikan lewat DM dalam mode pesan sementara.

Selain itu, gambar-gambar ini juga tidak bisa dibuka dari versi web Instagram. Fitur perlindungan ketelanjangan yang mendeteksi dan mengaburkan gambar berbau pornografi kini juga diperluas untuk semua remaja.

Remaja Rentan Sextortioin

Penambahan fitur keamanan di Instagram sangat penting karena sextortion sering terjadi di platform seperti Instagram.

Banyak akun penipu yang memaksa remaja untuk mengirim gambar intim, yang kemudian digunakan untuk mengancam mereka.

Laporan dari Thorn dan National Center for Missing & Exploited Children (NCMEC) menemukan bahwa Instagram dan Snapchat adalah platform paling sering digunakan oleh penipu untuk memulai komunikasi.

Meta juga mengumumkan bahwa mereka telah menghapus 800 grup di Facebook dan 820 akun yang terkait dengan kelompok bernama Yahoo Boys. Kelompok ini dikenal merekrut dan melatih penipu sextortion baru.

Langkah-langkah ini muncul di tengah tekanan yang semakin besar untuk memperkuat keamanan bagi pengguna muda. Meta bahkan saat ini sedang menghadapi gugatan hukum dari lebih dari 30 negara bagian terkait masalah ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Engadget.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU