INDOZONE.ID - Salah satu sekolah di AS, tepatnya di Southern Alamance Middle School, di Graham, North Carolina, mencopot cermin kamar mandi untuk mencegah para siswanya membuat video TikTok.
Pihak sekolah menyebut, hal itu dilakukan untuk membatasi gangguan terhadap para siswa mereka.
“Kami berusaha untuk membatasi gangguan pada siswa,” kata juru bicara sekolah Les Atkins kepada fox8live, seperti dilansir Senin (29/1/2024).
Sekolah menengah itu dilaporkan memilih untuk menghapus cermin kamar mandi, karena banyaknya jumlah siswa yang menggunakan waktu kelas untuk membuat video TikTok di toilet.
“Para siswa pergi ke kamar mandi dalam waktu lama dan membuat TikTok,” sambungnya.
Baca Juga: Anak Kembar yang Terpisah dan Dijual saat Bayi, Bersatu Lagi Berkat TikTok
Pihak lembaga pendidikan menyatakan, rata-rata siswa mengunjungi toilet tiga hingga empat kali sehari.
Namun, terjadi peningkatan yang konsisten, di mana siswa kini mengunjungi toilet sebanyak tujuh hingga sembilan kali sehari.
Sejak cermin tersebut dilepas, Atkins menjelaskan bahwa sekolah melihat tidak banyak kunjungan ke kamar mandi, dan para siswa tidak terlalu lama berada di kamar mandi.
Atkins menjelaskan, sistem sekolah sedang mencoba mendidik siswa tentang kewarganegaraan digital.
“Kita harus belajar menggunakannya. Kita harus belajar kapan harus meletakkan ponsel,” katanya kepada WFMY.
Pimpinan sekolah juga menerapkan Smart Pass, sistem tiket masuk digital yang menurut pejabat memungkinkan siswa untuk check-in dan keluar kelas.
Baca Juga: TikTok Resmi Jadi Pemegang Saham Utama Tokopedia usai Akuisisi Saham 75 Persen
Hal ini dimaksudkan untuk memungkinkan staf melacak keberadaan siswa dengan lebih baik setiap saat, demi alasan keamanan dan akuntabilitas.
“Kami berusaha membatasi gangguan sehingga siswa dapat fokus belajar,” kata Southern Alamance Middle School dalam suratnya kepada orang tua, menurut WTVD.
“Meskipun ini merupakan penyesuaian, kami yakin perubahan ini akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dengan meminimalkan gangguan,” sambung pernyataan dari Southern Alamance Middle School.
Pihak administrasi sekolah menyebutkan bahwa sistem tiket masuk digital tidak dikenakan biaya tambahan, karena sudah diintegrasikan ke dalam perangkat lunak yang sudah tersedia untuk sekolah dan distrik.
Writer: Putri Octavia Saragih
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Fox8live