Senin, 30 MARET 2026 • 15:20 WIB

5 Komponen Laptop yang Paling Sering Bermasalah, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Author

kompenen laptop (freepik)

INDOZONE.ID - Laptop jadi salah satu perangkat yang hampir dipakai setiap hari, mulai dari kerja, kuliah, sampai hiburan. 

Tapi semakin sering dipakai, semakin besar juga risiko munculnya masalah. Kadang sepele, tapi kalau dibiarkan bisa bikin performa turun drastis.

Menariknya, ada beberapa “penyakit” yang ternyata sering terjadi di banyak laptop, bahkan di merek yang berbeda.

Supaya nggak panik saat mengalaminya, yuk kenali komponen laptop yang paling sering bermasalah beserta cara mengatasinya berikut ini 

1. Baterai Cepat Drop

Salah satu masalah paling umum adalah baterai yang cepat habis atau tidak bisa menyimpan daya dengan baik.

Biasanya ini terjadi karena usia baterai, kebiasaan charging yang tidak tepat, atau penggunaan laptop saat terus terhubung ke listrik.

Nah, untuk mengatasinya, kamu bisa mulai dengan menghindari overcharging, menurunkan brightness layar, dan mengaktifkan mode hemat daya.

Kalau kondisi sudah terlalu parah dan daya tahan makin menurun, sebaiknya ganti baterai agar performa tetap optimal.

2. Keyboard Macet atau Tidak Responsif

Keyboard yang tiba-tiba tidak berfungsi bisa sangat mengganggu, apalagi saat sedang bekerja.

Penyebabnya sering kali sederhana, seperti debu yang menumpuk, cairan yang tidak sengaja tumpah, atau usia pemakaian.

Baca juga: Takut Laptop Kena Malware? Cegah dengan Cara Ini dari Sekarang

Coba bersihkan keyboard secara rutin menggunakan blower atau kuas kecil. Jika ada tombol yang benar-benar tidak berfungsi, kemungkinan perlu penggantian komponen.

Hindari juga makan atau minum terlalu dekat dengan laptop untuk mencegah kerusakan.

3. Media Penyimpanan Bermasalah (HDD/SSD)

Masalah pada penyimpanan biasanya ditandai dengan laptop yang melambat, sering hang, atau file yang tiba-tiba hilang.

Ini bisa disebabkan oleh kerusakan fisik (terutama pada HDD) atau error sistem. Untuk mencegahnya, biasakan melakukan backup data secara rutin dan hindari mematikan laptop secara paksa.

Jika gejala sudah sering muncul, sebaiknya segera cek ke teknisi atau pertimbangkan upgrade ke SSD yang lebih stabil.

4. Kipas Laptop Berisik dan Overheat

Laptop yang cepat panas biasanya diikuti suara kipas yang berisik. Ini terjadi karena debu menumpuk di dalam sistem pendingin atau sirkulasi udara yang terhambat.

Solusinya, bersihkan ventilasi secara berkala dan gunakan laptop di permukaan yang datar agar aliran udara lancar.

Kamu juga bisa menggunakan cooling pad untuk membantu menurunkan suhu. Kalau panas berlebih terus terjadi, ada baiknya dibersihkan oleh teknisi profesional.

5. Engsel Laptop Longgar atau Patah

Engsel sering dianggap sepele, padahal punya peran penting dalam menjaga layar tetap stabil.

Baca juga: Laptop Cepat Panas saat Digunakan? Ini Cara Mudah Mencegahnya

Kerusakan biasanya terjadi karena terlalu sering membuka laptop dengan satu sisi atau penggunaan yang kasar. Untuk mencegahnya, biasakan membuka dan menutup laptop dengan kedua tangan secara perlahan.

Jika sudah terasa longgar, segera periksa sebelum kerusakan bertambah parah. Engsel yang rusak biasanya perlu ditangani langsung oleh teknisi.

Kapan Harus Dibawa ke Teknisi?

Kalau masalah masih ringan, kamu bisa mencoba perawatan mandiri terlebih dahulu di rumah. Tapi jika laptop mulai sering error, overheat berlebihan, atau komponen sudah tidak berfungsi, sebaiknya segera bawa ke teknisi.

Menunda perbaikan justru bisa membuat kerusakan semakin besar dan biaya jadi lebih mahal. Laptop yang awet bukan hanya soal merek, tapi juga soal cara kamu merawatnya. Jadi lebih perhatikan laptopmu ya! 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Erieit.edu

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU