INDOZONE.ID - Setelah menempuh perjalanan jauh, rasanya nyaman sekali bisa bersantai di kamar hotel sambil menikmati koneksi WiFi gratis. Streaming film, update media sosial, atau sekadar browsing jadi lebih mudah tanpa harus memakai kuota sendiri.
Namun, tahukah kamu? Di balik kenyamanan itu, tersembunyi bahaya WiFi hotel yang sering luput dari perhatian traveler. Berikut enam risiko serius yang sering mengintai saat menggunakan WiFi hotel.
6 Risiko WiFi Gratis Hotel
1. Jaringan WiFi Tidak Aman
Salah satu bahaya paling umum dari WiFi hotel adalah koneksinya yang lemah dalam hal keamanan. Banyak jaringan hotel yang masih menggunakan sistem terbuka atau perlindungan seadanya yang mudah ditembus. Kondisi ini membuat WiFi hotel tidak aman untuk aktivitas online yang bersifat pribadi.
Menurut Adrianus Warmenhoven, pakar keamanan siber dari NordVPN, jaringan semacam ini sangat rentan terhadap serangan malware yang bisa menyebar dari satu perangkat ke perangkat lain. Bahkan, malware bisa menyusup ke router hotel dan memantau setiap aktivitas penggunanya.
Tanpa perlindungan tambahan seperti VPN atau firewall, berbagai informasi penting seperti password, data pribadi, hingga akun email bisa disadap dengan mudah.
Tips Aman: Aktifkan VPN dan firewall sebelum tersambung ke WiFi hotel. VPN akan mengamankan koneksi dan melindungi datamu dari risiko pencurian.
Baca juga: Cara Terhubung dengan Jaringan Wifi Kantor yang Telah Ganti Password
2. Jaringan Palsu atau "Evil Twin" Mengintai
Seringkali, traveler tergoda untuk langsung terhubung ke jaringan WiFi dengan nama yang mirip dengan jaringan resmi hotel, misalnya "Free Hotel WiFi" atau "Guest WiFi". Sayangnya, jaringan ini bisa saja palsu.
Dalam dunia keamanan WiFi publik, praktik semacam ini dikenal dengan istilah "evil twin hotspot". Peretas sengaja menciptakan jaringan palsu untuk menjebak para tamu hotel. Begitu kamu terhubung, mereka bisa mengintip segala aktivitas onlinemu, termasuk mencuri data penting.
Tips Aman: Selalu pastikan nama jaringan resmi dengan bertanya langsung kepada resepsionis hotel sebelum menyambungkan perangkatmu.
Baca juga: 5 Cara Aman Pakai WiFi Hotel: Liburan pun Nyaman, Gak Takut Kena Hack!
3. Serangan Spoofing Mengincar Data Pribadi
Salah satu modus yang cukup marak di WiFi hotel adalah serangan spoofing. Dalam modus ini, peretas membuat halaman login palsu yang tampilannya sangat mirip dengan halaman resmi hotel.
Biasanya, kamu akan diminta mengisi informasi seperti email, nomor telepon, bahkan data kartu kredit. Padahal semua data tersebut langsung dikirim ke pelaku kejahatan siber. Ini adalah salah satu risiko WiFi gratis hotel yang paling merugikan.
Tips Aman: Jangan pernah mengisi data sensitif di halaman login WiFi hotel. Jika ada permintaan pembayaran, pastikan untuk memverifikasi langsung ke staf hotel.
4. Kebocoran Data dari Sistem Internal Hotel
Tak hanya dari luar, ancaman juga bisa datang dari dalam sistem hotel sendiri. Lewat email phishing atau halaman login palsu, peretas bisa mencuri akun pegawai hotel dan masuk ke dalam jaringan internal.
Dari sana, peretas bisa mendapatkan data tamu seperti nama, alamat, hingga nomor kartu kredit. Beberapa kasus bahaya WiFi hotel sempat menjadi sorotan, seperti yang terjadi pada Marriott di tahun 2020 dan 2022.
Tips Aman: Hindari membuka akun penting seperti internet banking atau email kantor saat menggunakan WiFi hotel. Jika perlu, gunakan koneksi pribadi seperti tethering.
5. Smart TV Bisa Jadi Celah Penyadapan
Di era modern, banyak hotel menyediakan smart TV di setiap kamar. Sayangnya, perangkat ini juga bisa menjadi jalan masuk bagi hacker.
Dalam skema keamanan WiFi publik, perangkat yang terhubung ke jaringan umum, termasuk smart TV, rentan diretas. Jika smart TV tersebut dilengkapi kamera atau mikrofon, risikonya semakin besar.
Tips Aman: Cabut smart TV dari listrik jika tidak digunakan, hindari login ke akun pribadi, dan tutup kamera TV jika perlu.
6. Koneksi Otomatis yang Mengundang Masalah
Fitur auto-connect memang praktis, tapi ini juga bisa menjadi bumerang. Tanpa disadari, perangkatmu bisa otomatis tersambung ke jaringan WiFi hotel yang pernah digunakan sebelumnya.
Jika jaringan tersebut sudah diretas atau diganti dengan jaringan palsu, maka datamu langsung terpapar. Ini termasuk risiko WiFi gratis hotel yang kerap diremehkan.
Tips Aman: Nonaktifkan fitur auto-connect di perangkatmu. Gunakan aplikasi keamanan tambahan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan.
Liburan seharusnya jadi momen menyenangkan, bukan malah dipenuhi kekhawatiran soal pencurian data. Meski tampak praktis, bahaya WiFi hotel tidak boleh dianggap sepele.
Gunakan VPN, pastikan nama jaringan WiFi yang benar, dan hindari memasukkan informasi pribadi di jaringan hotel. Dengan cara ini, kamu tetap bisa menikmati liburan tanpa harus cemas akan ancaman siber.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Businessinsider.com