INDOZONE.ID - Game Spyro TheDragon pertama telah berusia hampir tiga dekade sejak debutnya di PlayStation.
Namun, meskipun telah melewati lebih dari seperempat abad dan masih terus berkembang, tak banyak game platformer 3D yang mengadopsi pendekatan desain unik seperti yang ditampilkan dalam SpyroYearOfTheDragon.
Saat kembali menikmati versi Nintendo Switch dari game ini, terasa jelas bahwa desain level dalam Spyro Year of theDragon masih memiliki daya tarik tersendiri yang sulit ditemukan dalam game modern.
Baca Juga: The Mound: Omen of Cthulhu – Petualangan Horor Kooperatif yang Menantang
Keunikan Desain Spyro The Dragon
Dalam dunia retro gaming, banyak game yang memiliki konsep serupa. Jika kamu melihat sekilas, Super Mario 64 dan Astro Bot tampaknya menawarkan konsep yang sama, yakni sebuah dunia hub yang berisi berbagai portal menuju level-level baru.
Dalam Mario 64, portal ini berbentuk lukisan-lukisan yang tergantung di dalam Kastil Peach. Sementara di Astro Bot, pemain memasuki level melalui portal berbentuk planet di dalam galaksi.
Namun, Spyro the Dragon memiliki pendekatan berbeda yang membuatnya istimewa. Salah satu perbedaannya terletak pada dunia hub yang bukan sekadar tempat transit, melainkan bagian dari tantangan itu sendiri.
Jika dalam Mario 64, hampir semua bintang tersembunyi di dalam level yang ada di balik lukisan, dunia hub di Spyro justru menyimpan berbagai koleksi dan tantangan platformer 3D, menjadikannya lebih dari sekadar tempat singgah.
Di Astro Bot, dunia hub lebih menyerupai peta planet yang berfungsi sebagai navigasi antar level, bukan sebagai bagian dari tantangan utama.
Meskipun bisa dijelajahi, eksplorasi di dalamnya dilakukan dari sudut pandang atas menggunakan pesawat luar angkasa, bukan melalui karakter utama yang berlari dan melompat seperti dalam level utama game.
Sebaliknya, dalam SpyroYearOfTheDragon, dunia hub dirancang dengan mekanisme platforming yang menantang, membuatnya terasa lebih hidup dan interaktif dibandingkan dengan Kastil Peach di Mario 64 atau galaksi di Astro Bot.
Baca Juga: Death Stranding 2: On the Beach Siap Diluncurkan 26 Juni 2025
Eksplorasi Tanpa Batas dalam Spyro
Keunikan lain dari Spyro The Dragon adalah bagaimana level-levelnya menyatu dengan sempurna.
Kamu tidak hanya menemukan portal menuju level utama dalam dunia hub, tetapi juga bisa menjumpai portal tambahan ke sub-level yang berada di dalam level utama.
Misalnya, saat menjelajahi suatu area dalam SpyroYearOfTheDragon, tiba-tiba kamu bisa menemukan portal menuju level berbeda, di mana kamu bisa bermain sebagai Sheila si Kanguru.
Hal ini membuat Spyro the Dragon terasa lebih dinamis dibandingkan dengan kebanyakan game platformer lain.
Masuk ke suatu level bukan berarti pengalamanmu terbatas di satu area saja—selalu ada kejutan yang membuatmu semakin dalam menjelajah dunia Spyro.
Selain itu, sistem penyelesaian level dalam game ini juga unik. Jika di game lain, kamu biasanya keluar dari level setelah mencapai garis finis, SpyroYearOfTheDragon memberikan pengalaman berbeda.
Kamu baru bisa keluar setelah menyelesaikan salah satu dari berbagai misi yang tersedia dalam level tersebut.
Bahkan ketika pertama kali masuk ke sebuah level, kamu tidak akan langsung tahu apa tujuannya atau di mana letak pintu keluarnya, membuat eksplorasi menjadi bagian penting dari pengalaman bermain.
Baca Juga: Kumpulan Game Android Seru untuk Temani Ngabuburit Ramadan
Spyro: Inspirasi yang Terlupakan dalam Platformer 3D
Salah satu alasan mengapa banyak gamer masih menikmati game retro gaming seperti Spyro The Dragon adalah karena desainnya yang unik dan berbeda dari standar platformer modern.
Saat ini, banyak platformer 3D yang terinspirasi dari Super Mario 64, seperti Astro Bot, tetapi sangat sedikit game yang mengadopsi keunikan desain Spyro.
Jika kesuksesan Astro Bot menjadi indikasi bahwa minat terhadap platformer 3D masih tinggi, semoga ke depannya semakin banyak pengembang yang menghidupkan kembali elemen-elemen desain dari game Spyro The Dragon.
Bukan hanya menjadikan Super Mario 64 sebagai satu-satunya referensi, tetapi juga melihat SpyroYearOfTheDragon sebagai contoh bagaimana menciptakan dunia yang lebih bebas, eksploratif, dan dinamis dalam genre game platformer.
Baca Juga: 30 Kode Redeem FF Free Fire Hari Ini 2025 Diamond & Skin Gratis!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Thegamer.com