Sabtu, 25 JULI 2026 • 13:50 WIB

Geekbench 7 Dirilis! Bawa Benchmark GPU Berbasis AI dan Fitur Baru

Author

Geekbench 7 (gsmarena.com)

INDOZONE.ID - Geekbench 7 resmi dirilis sebagai pembaruan terbaru dari benchmark lintas platform besutan Primate Labs.

Versi ini membawa alur kerja baru, sistem pengujian multi-core yang didesain ulang, serta benchmark GPU yang lebih berfokus pada kecerdasan buatan (AI) dan pembuatan konten sehingga hasil pengujiannya lebih mendekati penggunaan perangkat dalam aktivitas nyata.

Geekbench 7 Hadir dengan Workload yang Lebih Modern

Dibanding generasi sebelumnya, Geekbench 7 menghadirkan sejumlah workload baru untuk mengukur kemampuan CPU dalam menangani pemrosesan audio dan video. Pengujian tersebut dirancang berdasarkan aktivitas yang kini umum dilakukan pengguna, mulai dari konferensi video hingga konsumsi konten digital.

Salah satu workload terbaru menguji proses encoding video screen sharing menggunakan codec AV1. Pengujian ini meniru cara aplikasi konferensi video mengirimkan tampilan layar saat pengguna melakukan presentasi atau berbagi dokumen.

Geekbench 7 juga menambahkan workload kompresi audio menggunakan codec Opus. Skenario ini merepresentasikan aplikasi perekam suara maupun podcast yang membutuhkan proses kompresi audio secara efisien.

Selain itu, benchmark terbaru mampu mengukur proses decoding audio dan video yang dipadukan dengan model pengenal suara Whisper untuk menghasilkan subtitle secara langsung.

Workload tersebut mencerminkan fitur live caption yang kini semakin banyak digunakan pada layanan pemutar video maupun aplikasi konferensi daring.

Pembaruan tidak berhenti pada media workload. Geekbench 7 turut menghadirkan Game Physics berbasis Jolt Physics Engine yang digunakan dalam berbagai gim populer.

Di sisi lain, workload Photo Editor diperluas dengan skenario penyuntingan gambar yang lebih beragam, sementara Photo Library kini mendukung proses impor dan pengolahan format gambar modern seperti JPEG XL dan DNG.

Baca juga: Xiaomi 17 Pro Muncul di Geekbench, Ponsel Flagship dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Pengujian Multi-Core Kini Dibuat Lebih Realistis

Salah satu perubahan terbesar pada Geekbench 7 terdapat pada sistem benchmark multi-core. Selama ini, banyak aplikasi benchmark memaksimalkan seluruh inti prosesor untuk setiap pengujian, meskipun aplikasi sebenarnya tidak bekerja seperti itu.

Primate Labs mengubah pendekatan tersebut agar hasil benchmark lebih mencerminkan perilaku aplikasi nyata. Dalam Geekbench 7, sebuah workload hanya dijalankan menggunakan banyak thread apabila aplikasi yang disimulasikan memang memanfaatkan multi-threading.

Sebaliknya, jika suatu aplikasi umumnya berjalan menggunakan satu atau sedikit thread, maka benchmark akan mempertahankan karakteristik tersebut.

Contohnya adalah pengujian HTML5 Browser yang tidak lagi dimasukkan ke dalam rangkaian benchmark multi-core karena browser modern pada dasarnya lebih banyak menggunakan satu thread atau hanya sedikit thread untuk tugas tertentu.

Pendekatan ini membuat skor multi-core tidak lagi sekadar menunjukkan kemampuan maksimal seluruh inti prosesor. Hasil yang diperoleh diharapkan lebih akurat dalam menggambarkan performa perangkat ketika menjalankan pekerjaan yang benar-benar dilakukan pengguna setiap hari.

Benchmark GPU Kini Berfokus pada AI dan Pembuatan Konten

Geekbench 7 juga membawa perubahan besar pada benchmark GPU. Jika sebelumnya lebih menitikberatkan pada kemampuan grafis umum, kini pengujian diarahkan untuk mengukur performa GPU dalam menjalankan aplikasi berbasis machine learning dan content creation.

Baca juga: Infinix GT 30 Tampil di Geekbench, Smartphone Gaming Terjangkau dengan Dimensity 7400

Untuk kebutuhan AI, benchmark GPU mencakup pengujian pelacakan wajah yang dipadukan dengan penerapan filter video secara real-time. Workload ini merepresentasikan fitur filter wajah yang banyak ditemukan pada aplikasi media sosial.

Pengujian lainnya mengukur kemampuan GPU dalam meningkatkan resolusi gambar menggunakan machine learning. Skenario tersebut menggambarkan fitur super resolution yang semakin umum digunakan pada aplikasi pengolah gambar.

Geekbench 7 juga menguji proses pengaburan latar belakang pada panggilan video. Workload ini dibuat untuk mensimulasikan fitur virtual background yang kini menjadi standar di berbagai platform konferensi daring.

Selain AI, benchmark GPU menghadirkan workload baru untuk proses kreatif, termasuk pemrosesan gambar RAW, video color grading berbasis LUT, path tracing, hingga simulasi fluida.

Pembaruan lain yang cukup menarik adalah dukungan API CUDA. Kini Geekbench 7 mendukung CUDA bersama OpenCL, Vulkan, dan Metal sehingga pengguna kartu grafis NVIDIA dapat melakukan benchmark menggunakan API yang banyak digunakan oleh aplikasi profesional dengan beban kerja tinggi.

Dataset Lebih Besar untuk Mengikuti Kompleksitas Aplikasi Modern

Primate Labs juga memperbarui dataset yang digunakan selama proses benchmark. Menurut perusahaan, sejak Geekbench 6 dirilis, ukuran file dan beban kerja aplikasi modern terus meningkat sehingga pengujian membutuhkan data yang lebih besar agar hasilnya tetap relevan.

Baca juga: Geekbench Honor Magic V5 Bocor, Flagship Lipat dari Ini Pakai Snapdragon 8 Elite Leading Version!

Workload File Compression kini menggunakan lebih banyak jenis arsip yang mencakup source code, object code, hingga dokumen teks. Sementara itu, PDF Viewer memperoleh koleksi dokumen yang lebih beragam, mulai dari peta taman, dokumen teknis, hingga makalah akademik.

Tidak hanya itu, berbagai workload pengembang serta pemrosesan gambar juga memperoleh aset tambahan dan dukungan format gambar yang lebih modern sehingga mampu memberikan gambaran performa perangkat yang lebih mendekati penggunaan sesungguhnya.

Tetap Gratis untuk Pengguna Personal

Geekbench 7 sudah tersedia untuk Android, iOS, Windows, macOS, dan Linux. Primate Labs memastikan benchmark ini tetap dapat digunakan secara gratis untuk kebutuhan personal.

Bagi pengguna yang membutuhkan fitur tambahan, Geekbench 7 Pro juga telah tersedia. Dalam rangka peluncuran, Primate Labs memberikan potongan harga sebesar 20 persen untuk Geekbench 7 Pro melalui Primate Labs Store hingga 6 Agustus.

Dengan kombinasi workload baru, benchmark multi-core yang lebih realistis, fokus GPU pada AI dan pembuatan konten, serta dataset yang lebih besar, Geekbench 7 menawarkan metode pengujian yang lebih relevan terhadap cara perangkat modern digunakan.

Hasil benchmark yang diperoleh pun diharapkan mampu memberikan gambaran performa CPU dan GPU secara lebih akurat untuk berbagai kebutuhan komputasi masa kini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Geekbench.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU