INDOZONE.ID - Charger Type-C laptop umumnya bisa digunakan untuk mengisi daya HP, selama keduanya menggunakan port USB Type-C, dan mendukung standar pengisian daya yang sama.
Charger tidak akan memaksa mengalirkan seluruh daya maksimalnya ke smartphone, karena perangkat akan mengambil daya sesuai kebutuhannya.
Masih banyak yang khawatir charger laptop berdaya 65 watt atau 90 watt bisa merusak baterai HP.
Padahal, pada perangkat modern, mekanisme pengisian daya sudah dirancang agar charger dan perangkat saling menyesuaikan sebelum proses pengisian dimulai.
Mengapa Charger Type-C Laptop Bisa Dipakai untuk HP?
Pada dasarnya, fungsi charger adalah mengubah listrik dari stopkontak menjadi daya yang sesuai dengan kebutuhan perangkat elektronik.
Selama konektor dan standar pengisian dayanya kompatibel, satu charger dapat digunakan pada berbagai perangkat.
Inilah alasan charger USB Type-C semakin praktis. Satu adaptor kini dapat digunakan untuk mengisi daya laptop, smartphone, hingga tablet tanpa harus membawa banyak kepala charger.
Baca juga: Benarkah Kabel Charger yang Lebih Panjang Bikin HP Lebih Lama Terisi? Ini Penjelasannya
Hal tersebut memungkinkan, karena perangkat akan berkomunikasi dengan charger untuk menentukan berapa besar daya yang aman digunakan.
Peran USB Power Delivery dalam Mengatur Daya
Teknologi yang membuat proses ini berjalan aman adalah, USB Power Delivery (USB PD). Standar ini memungkinkan charger dan perangkat melakukan negosiasi daya sebelum listrik dialirkan.
Misalnya, charger laptop memiliki kemampuan mengeluarkan daya hingga 65 watt.
Ketika dihubungkan ke smartphone yang hanya membutuhkan sekitar 25 watt, charger tidak akan terus mengirimkan 65 watt. Sebaliknya, output akan otomatis disesuaikan mengikuti kebutuhan HP.
Dengan mekanisme tersebut, angka watt yang tertera pada charger hanyalah kapasitas maksimal yang dapat disediakan, bukan daya yang selalu diberikan kepada perangkat.
Apakah Charger Laptop Berdaya Besar Aman untuk HP?
Selama menggunakan charger USB Type-C yang kompatibel, jawabannya adalah aman.
Banyak orang mengira charger berdaya tinggi akan membuat baterai HP cepat rusak. Faktanya, perangkat modern dirancang untuk mengambil daya sesuai batas yang mampu diterima.
Artinya, charger 90 watt tidak otomatis mengisi smartphone dengan daya sebesar itu.
Karena itulah penggunaan charger laptop Type-C pada HP umumnya tidak menjadi masalah, asalkan perangkat mendukung standar pengisian daya yang sama.
Sebaliknya, Bagaimana Jika Charger Dayanya Lebih Kecil?
Pada laptop, kondisi ini justru lebih perlu diperhatikan. Charger dengan daya lebih rendah dari kebutuhan laptop sering kali tidak mampu memasok energi yang cukup saat perangkat digunakan.
Akibatnya, beberapa laptop akan menampilkan peringatan bahwa daya charger tidak mencukupi. Dalam kondisi tertentu, laptop mungkin tetap bisa diisi saat mati, tetapi prosesnya jauh lebih lama.
Jika dipaksa digunakan sambil mengisi daya dengan charger berdaya rendah, performa laptop dapat menurun karena sistem membatasi kinerja agar konsumsi daya tetap terkendali.
Satu Charger untuk Banyak Perangkat
Baca juga: Arti Warna Port USB Charger: Ternyata Ini Alasan Warnanya Beda!
Semakin banyak laptop modern yang menggunakan port USB Type-C sebagai jalur pengisian daya. Kondisi ini membuat pengguna tidak lagi harus membawa charger laptop yang umumnya berukuran besar.
Apabila memiliki charger USB-C berdaya tinggi yang kompatibel, satu adaptor sudah cukup untuk mengisi daya laptop sekaligus smartphone.
Solusi ini jauh lebih praktis, terutama saat bepergian atau ketika lupa membawa charger bawaan laptop.
Jadi, Apakah Charger Type-C Laptop Bisa untuk HP?
Jawabannya adalah bisa. Charger Type-C laptop aman digunakan untuk mengisi daya HP selama keduanya kompatibel dan mendukung standar USB Power Delivery.
Meskipun charger memiliki daya maksimal yang besar, smartphone hanya akan menerima daya sesuai kebutuhannya, karena sistem pengisian modern mengatur output secara otomatis.
Dengan begitu, kamu tidak perlu khawatir charger laptop akan merusak baterai HP hanya karena memiliki angka watt yang lebih tinggi.
Justru kehadiran USB Type-C dan USB Power Delivery membuat satu charger, kini dapat digunakan secara lebih fleksibel untuk berbagai perangkat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Themangcoy.com