INDOZONE.ID - Password WiFi bukan sekadar kunci untuk menghubungkan perangkat ke internet. Kombinasi kata sandi yang digunakan, juga menjadi lapisan pertama yang melindungi jaringan rumah dari akses orang lain.
Sayangnya, masih banyak pengguna yang memilih password sederhana, karena mudah diingat atau bahkan tetap memakai password bawaan router.
Padahal, kebiasaan tersebut bisa membuat jaringan WiFi lebih mudah ditembus. Password seperti 12345678, admin, hingga admin123 termasuk kombinasi yang paling sering digunakan oleh pengguna internet.
Akibatnya, kata sandi seperti ini juga menjadi pilihan pertama yang dicoba ketika seseorang berusaha menebak akses ke sebuah jaringan.
Kalau password WiFi di rumah masih menggunakan kombinasi yang umum, atau belum pernah diganti sejak router dipasang, sebaiknya segera lakukan perubahan.
Semakin sulit password ditebak, semakin kecil pula peluang orang lain mengakses jaringan internet tanpa izin.
Daftar Password yang Paling Sering Digunakan
Laporan dari Comparitech yang menganalisis sekitar 2 miliar data password menunjukkan, masih banyak pengguna internet mengandalkan kombinasi yang sangat sederhana.
Bahkan, password dengan pola angka berurutan masih mendominasi daftar kata sandi yang paling banyak dipakai di seluruh dunia.
Berikut, 20 password yang paling sering digunakan beserta jumlah kemunculannya.
Baca juga: Lupa Password WiFi? Begini Cara Melihatnya di Laptop Windows dan Mac
| Password | Digunakan sebanyak |
| 123456 | 7.618.192 kali |
| 12345678 | 3.676.487 kali |
| 123456789 | 2.866.100 kali |
| admin | 1.987.808 kali |
| 1234 | 1.771.335 kali |
| Aa123456 | 1.411.847 kali |
| 12345 | 1.301.052 kali |
| password | 1.082.010 kali |
| 123 | 959.741 kali |
| 1234567890 | 674.200 kali |
| 12345678910 | 562.833 kali |
| 1234567 | 523.380 kali |
| Aa@123456 | 501.446 kali |
| Pass@123 | 485.846 kali |
| Password | 470.313 kali |
| 123123 | 385.949 kali |
| P@ssw0rd | 347.249 kali |
| 111111 | 326.154 kali |
| admin123 | 306.343 kali |
| 1111 | 269.204 kali |
Dari daftar tersebut terlihat, sebagian besar password menggunakan pola angka yang berurutan atau kata-kata yang sangat umum.
Kombinasi seperti 123456, 12345678, dan admin menjadi contoh yang paling banyak digunakan, sekaligus paling mudah ditebak.
Jika password WiFi masih menggunakan salah satu kombinasi tersebut, sebaiknya segera diganti. Meski praktis untuk diingat, password semacam ini justru meningkatkan risiko jaringan digunakan oleh orang lain tanpa izin.
Mengapa Password Sederhana Berbahaya untuk WiFi?
Saat seseorang mencoba masuk ke jaringan WiFi yang bukan miliknya, salah satu cara yang sering dilakukan adalah menebak password menggunakan kombinasi yang paling umum.
Karena banyak pengguna memilih kata sandi sederhana, peluang keberhasilan percobaan tersebut menjadi lebih besar. Kondisi ini juga berlaku pada router yang masih menggunakan password bawaan pabrik.
Tidak sedikit pengguna yang lupa atau sengaja tidak mengganti password sejak perangkat pertama kali dipasang. Akibatnya, jaringan menjadi lebih rentan terhadap akses yang tidak diinginkan.
Bagi pengguna rumahan, risiko ini bisa berarti koneksi internet menjadi lebih lambat karena dipakai orang lain. Selain itu, keamanan jaringan pribadi juga ikut terancam ketika password terlalu mudah ditebak.
Kebiasaan Pengguna yang Membuat Password Mudah Ditebak
Baca juga: Cara Scan Barcode WiFi di HP Android & iPhone, Cepat Tanpa Password!
Temuan Comparitech menunjukkan, banyak orang masih malas membuat password yang benar-benar aman.
Faktor utamanya adalah keinginan menggunakan kata sandi yang mudah diingat sehingga tidak perlu mencatat atau menyimpannya di tempat lain.
Dari 1.000 password paling umum yang dianalisis, sekitar 25 persen hanya terdiri dari angka.
Ini menunjukka, masih banyak pengguna yang mengandalkan pola paling sederhana, untuk melindungi akun maupun jaringan internet mereka.
Selain itu, sekitar 38,6 persen password populer mengandung rangkaian angka 123, sedangkan sekitar 2 persen menggunakan pola menurun seperti 321.
Ada pula sekitar 3,1 persen password yang memakai urutan huruf abc, sementara sebagian lainnya hanya mengulang karakter yang sama, misalnya 111111.
Pola-pola seperti ini memang mudah diingat. Namun, karena juga dikenal luas, kombinasi tersebut menjadi sasaran pertama ketika seseorang mencoba menebak sebuah password.
Password Pendek Juga Kurang Aman
Selain pola yang sederhana, panjang password juga menjadi perhatian. Berdasarkan hasil studi yang sama, sekitar 65,8 persen password memiliki panjang kurang dari 12 karakter.
Jumlah tersebut masih berada di bawah rekomendasi standar keamanan siber yang menyarankan penggunaan password minimal 12 karakter.
Password yang lebih panjang umumnya memiliki lebih banyak kemungkinan kombinasi sehingga lebih sulit ditebak dibandingkan password yang pendek.
Karena alasan itu, banyak pengguna mulai memanfaatkan pengelola password bawaan browser maupun aplikasi khusus.
Fitur tersebut membantu membuat kombinasi password yang lebih panjang, acak, dan lebih kuat dibandingkan password yang dibuat secara manual.
Jangan Gunakan Password WiFi Default
Router yang baru dipasang biasanya sudah memiliki username dan password bawaan. Meskipun terlihat praktis, password default sebaiknya tidak dipertahankan dalam jangka panjang.
Banyak password bawaan menggunakan pola sederhana atau mudah dikenali.
Bahkan, beberapa di antaranya memiliki karakteristik yang mirip dengan daftar password paling populer, seperti penggunaan kata admin atau kombinasi angka yang mudah diingat.
Mengganti password bawaan menjadi kombinasi yang lebih unik merupakan langkah sederhana yang dapat membantu meningkatkan keamanan jaringan WiFi di rumah.
Tambahkan Perlindungan dengan Fitur 2FA
Selain membuat password yang lebih kuat, keamanan akun digital juga bisa ditingkatkan melalui fitur autentikasi dua faktor atau 2FA.
Baca juga: Cara Ganti Password Gmail di HP dan Laptop (Update 2026)
Fitur ini menambahkan proses verifikasi kedua ketika seseorang mencoba masuk ke sebuah akun.
Jadi, meskipun password berhasil diketahui oleh pihak lain, akses tetap tidak bisa dilakukan sebelum proses verifikasi tambahan diselesaikan, misalnya melalui kode yang dikirim ke smartphone atau aplikasi autentikator.
Walaupun 2FA umumnya digunakan pada akun digital, prinsip perlindungannya menunjukkan, mengandalkan password saja sering kali belum cukup untuk menjaga keamanan.
Segera Ganti Password WiFi agar Jaringan Lebih Aman
Password WiFi yang mudah ditebak memang memudahkan pengguna mengingatnya. Namun, kemudahan tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh orang lain untuk mencoba mengakses jaringan internet tanpa izin.
Apabila password WiFi masih menggunakan kombinasi seperti 123456, 12345678, admin, admin123, password, atau pola angka berurutan lainnya, sebaiknya segera lakukan penggantian.
Hindari memakai password yang termasuk dalam daftar paling populer karena kombinasi tersebut menjadi sasaran utama ketika seseorang mencoba menebak kata sandi.
Menggunakan password yang lebih panjang, tidak memakai pola umum, serta tidak mempertahankan password bawaan router dapat membantu meningkatkan keamanan jaringan internet di rumah.
Langkah sederhana ini bisa mengurangi risiko pembobolan, sekaligus menjaga agar koneksi WiFi tetap digunakan oleh orang-orang yang memang memiliki izin akses.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eraspace.com