Minggu, 24 MEI 2026 • 10:20 WIB

Robot XPENG IRON Makin Mirip Manusia, Ini Detailnya

Author

IRON, robot humanoid buatan XPENG. (Indozone/Rachmat Fahzry)

INDOZONE.ID - Robot humanoid XPENG IRON mulai diperkenalkan sebagai salah satu proyek AI dan robotika paling ambisius dari China.

Robot ini dirancang dengan gerakan menyerupai manusia, kemampuan percakapan alami, hingga tangan biomimetik dengan puluhan titik gerak.

XPENG menargetkan produksi massal robot humanoid ini dimulai pada akhir 2026.

Apa Itu XPENG IRON?

XPENG IRON adalah robot humanoid buatan perusahaan otomotif dan teknologi asal China, XPENG.

Robot ini pertama kali diperkenalkan di acara XPENG AI Day pada 6 November 2024.

Data dari XPENG yang diterima Indozone, versi generasi pertamanya memiliki tinggi 178 cm dan berat 70 kg.

IRON dibekali 62 active degrees of freedom (DOF) di seluruh tubuh serta tangan biomimetik 22-DOF yang dirancang menyerupai gerakan tangan manusia.

Buat gambaran sederhananya, DOF adalah jumlah titik gerak yang memungkinkan robot bergerak lebih fleksibel dan natural.

Semakin tinggi angkanya, semakin mirip gerakannya dengan manusia.

XPENG juga menyematkan foundation model autonomous driving yang sebelumnya dipakai di mobil listrik mereka ke dalam robot ini. Jadi, teknologi kendaraan otonom dipindahkan ke tubuh humanoid.

Robot Humanoid yang Bisa Jalan dan Bicara Natural

XPENG menyebut IRON menggunakan prosesor AI Turing buatan mereka sendiri dan berjalan di sistem Tianji AIOS.

Robot ini mendukung navigasi otonom, percakapan natural, hingga logical reasoning berbasis large AI model dan reinforcement learning.

Dengan dukungan cloud-based world model, IRON juga bisa beradaptasi dengan lingkungan kompleks secara mandiri.

Di atas kertas, kemampuan ini membuat robot bukan cuma sekadar mesin berjalan. XPENG ingin IRON mampu memahami konteks sekitar dan berinteraksi secara lebih “manusiawi”.

XPENG Perkenalkan IRON Generasi Baru

Pada XPENG AI Day tanggal 5 November 2025, perusahaan memperkenalkan generasi terbaru IRON.

Versi baru ini lebih kecil dan ringan dengan tinggi 173 cm dan berat 65 kg. Tapi kemampuan geraknya meningkat drastis.

Robot tersebut kini memiliki 82 ultra-high DOF di seluruh tubuh serta tangan biomimetik baru dengan 22 DOF.

XPENG juga menambahkan struktur tulang belakang biomimetik di area pinggang untuk meningkatkan fleksibilitas gerak dan postur tubuh.

Salah satu detail yang cukup menarik ada di desain tubuhnya. Robot ini dapat menyesuaikan bentuk fisik, mulai dari tubuh atletis, ramping, hingga tampilan pria atau wanita melalui konsep “single skeleton, multiple forms”.

Bagian kepala juga dilengkapi layar lengkung 3D untuk menampilkan ekspresi emosi secara dinamis.

Fokus ke Sektor Layanan Komersial

Saat ini, XPENG masih menguji IRON di berbagai lingkungan nyata seperti lini produksi, area resepsionis perusahaan, dan retail.

Untuk tahap awal, penggunaan robot akan difokuskan ke sektor layanan komersial.

XPENG menyebut fungsi awal robot humanoid mereka akan digunakan untuk pemandu tur, asisten belanja, hingga panduan patroli.

Perusahaan juga menargetkan produksi massal robot humanoid canggih dimulai pada akhir 2026.

Meski harga resminya belum diumumkan, XPENG mengatakan mereka ingin menghadirkan teknologi humanoid dengan biaya yang tetap kompetitif.

XPENG Bangun Pusat Robotika Global

Di balik pengembangan IRON, XPENG punya Robotics Center yang berdiri sejak 2020.

Pusat riset ini memiliki fasilitas di Shenzhen, Guangzhou, Beijing, Shanghai, sampai Silicon Valley.

Fokus utamanya ada di pengembangan Artificial General Intelligence (AGI), embodied intelligence, dan sistem pengambilan keputusan otonom.

Lebih dari 60 persen anggota timnya disebut memiliki gelar Master atau PhD.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU