Rabu, 17 JULI 2024 • 10:05 WIB

15 Game Horor Nintendo Switch yang bisa Kalian Coba buat Uji Nyali

Author

INDOZONE.ID - Nintendo Switch, salah satu konsol handheld rilisan Nintendo yang pertama kali dirilis di tanggal 3 Maret 2017. Konsol ini masih menjadi salah satu konsol handheld favorit para gamer sampai sekarang, di tengah gempuran konsol handheld masa kini lainnya, seperti Steamdeck, ROG Ally, MSI Claw dan lainnya.

Sejak dirilis 7 tahun lalu, sampai sekarang sudah ada lebih dari 11.000 judul game yang dirilis di konsol ini, dengan berbagai macam judul dan genre, salah satunya adalah game horor.

Cuplikan video

Di hari Rabu (10/7) kemarin, industri game dikejutkan dengan adanya sebuah video teaser dari channel YouTube resmi Nintendo yang berjudul "Emio".

Pada video berdurasi 20 detik itu, ditunjukkan sebuah penampakan manusia menggunakan setelan jas dan mantel dengan kantong belanja berwarna coklat sebagai "masker". Kantong tersebut diberi gambar wajah orang sedang tersenyum.

Baca Juga: Team Falcons Juara EWC: Free Fire 2024, Bawa Pulang Hadiah 300 Ribu Dolar AS

Dari deskripsi sekilasnya sih terdengar seperti orang yang sedang menggunakan kostum di sebuah karnaval. Tapi, bagaimana kalau orang berkostum itu ditampilkan di sebuah video yang memiliki aura horor? Ya, itulah yang ditunjukkan dalam video "Emio" tersebut.

Tidak ada petunjuk jelas yang menggambarkan inti dari video tersebut. Bahkan di kolom deskripsi videonya, Nintendo hanya menuliskan #WhoIsEmio.

Para fans pun mulai berspekulasi, apakah ini adalah teaser untuk game horor baru, ataukah ini adalah teaser dari "konsol baru" Nintendo, mengingat bahwa media pengiklanan di Jepang selalu menampilkan sesuatu yang unik dan beda dalam mengiklankan suatu produk. Dan sampai sekarang, masih belum ada jawaban yang pasti dari video tersebut.

Baca Juga: Jelang MPL ID Season 14, RRQ Hoshi Umumkan Khezcute Jadi Pelatih Baru

Oh ya, ngomong-ngomong soal game horor, di pembahasan kali ini kita mau kasih rekomendasi game horor Nintendo Switch yang mesti kalian coba. Apa saja itu? Langsung saja kita ke pembahasannya.

Luigi's Mansion

Luigi's Mansion

Kita buka daftar rekomendasi ini dari game horor yang paling ringan dan santai terlebih dahulu. Luigi's Mansion adalah franchise game horor dimana kita sebagai pemain akan berperan sebagai Luigi, sahabat Mario dari seri Mario Bros.

Ceritanya sendiri cukup simpel, kita sebagai Luigi akan bertugas untuk menyelamatkan teman-teman kita yang diculik oleh King Boo. Selain ceritanya yang ringan, game ini juga bisa dimainkan sendiri maupun multiplayer, jadi game ini cocok buat kalian yang mau mabar (main bareng) di konsol Nintendo Switch.

Di Nintendo Switch, kalian bisa coba "Luigi's Mansion 2 HD" atau "Luigi's Mansion 3".

Ghostbusters

Ghostbusters

Game ini adalah adaptasi dari film berjudul serupa yang dirilis di tahun 1984. Sama seperti versi filmnya, di sini kita akan bermain sebagai tim pemburu hantu yang akan menangkap para arwah gentayangan menggunakan senjata khusus yang dinamakan Proton Pack.

Ada 2 game Ghostbusters yang bisa kalian coba di Nintendo Switch, yang pertama ada "Ghostbusters: The Video Game". Ini adalah game yang pertama dirilis di konsol PS2, PS3, PSP, Xbox 360, Nintendo Wii dan PC pada tahun 2009.

Sebagai perayaan 10 tahun dirilisnya game ini, versi remastered-nya dirilis di Nintendo Switch pada 4 Oktober 2019.

Baca Juga: Arab Saudi Jadi Tuan Rumah Pertama Olympic Esports Games 2025

Walaupun ini adalah game single player, tapi dari sisi gameplay ini sangat menarik. Dari segi cerita, game ini adalah cerita lanjutan dari film "Ghostbusters 2" yang dirilis di tahun 1989.

Yang kedua ada "Ghostbusters: Spirits Unleashed", game online multiplayer ini bisa kalian mainkan bareng sama keluarga atau teman. Meski begitu, game ini juga masih punya koneksi cerita dengan alur cerita filmnya, dimana game ini bercerita setelah film "Ghostbusters: Afterlife" yang rilis tahun 2021.

"Ghostbusters: Spirits Unleashed" dirilis di Nintendo Switch pada 19 Oktober 2023.

Baca Juga: 3 Formasi Terbaik Dalam Game Football Manager, Termasuk Taktik dan Keuntungannya

Limbo

Limbo

Selanjutnya ada "Limbo", game platform buatan Playdead ApS dirilis pertama kali untuk konsol PS3 dan Xbox 360 di bulan Juli 2010.

Game dengan nuansa hitam-putih ini, menceritakan tentang petualangan seorang bocah laki-laki yang mencari Kakak Perempuannya di dalam sebuah hutan. Kita sebagai pemain akan membantu bocah laki-laki itu dalam menelusuri hutan yang gelap dan penuh dengan monster di dalamnya.

Untuk versi Nintendo Switch, "Limbo" dirilis secara global pada tanggal 28 Juni 2018. Oh ya, buat kalian yang cuma bisa main game via smartphone, sebaiknya jangan khawatir. Karena "Limbo" juga tersedia di Google Play dengan harga Rp 66.000 saja.

Signalis

Signalis

"Signalis" adalah game survival horror buatan rose-engine yang dirilis pada 27 Oktober 2022. Selain Nintendo Switch, game ini juga dirilis di konsol PS4, Xbox One dan PC.

Terinspirasi dari game "Resident Evil", di game ini kita diminta untuk bertahan hidup di sebuah planet misterius sambil memecahkan teka-teki dan mencari tahu misteri dibalik planet yang kita telusuri.

Grafiknya yang unik dan alur ceritanya yang menarik jadi daya tarik dari game suvival horror yang satu ini.

Baca Juga: Nikmati Serunya Perang di Bawah Laut dengan Update Terbaru PUBG Mobile

Corpse Party

Corpse Party

Selanjutnya ada "Corpse Party", sebuah game horror adventure yang dirilis dalam format episodik dari tahun 2008 sampai 2011. Kemudian, versi lengkapnya dirilis untuk konsol PSP tepat setelah episode terakhir dari game ini dirilis pada tahun 2011.

Dari segi grafik, game ini terlihat seperti game bertema anime pada umumnya. Unsur RPG klasik dalam game ini seakan menambah kesan dari tema anime yang diusung olehnya.

Tapi, jangan pernah tertipu dengan unsur grafik dan gameplay dari game ini. Karena dari segi cerita, kita akan mencari teman-teman kita yang menghilang usai bermain ritual pemanggil setan di sebuah sekolah terbengkalai. Tidak hanya itu, ada unsur "dark" dari cerita game ini yang membuatnya disukai para pemainnya.

Baca Juga: Wow! Haaland Cetak Rekor Jadi Pemain Termahal FPL Sepanjang Sejarah

Versi Nintendo Switch dari game ini dirilis berbarengan dengan versi PS4 nya pada tahun 2021 kemarin. Di musim gugur 2024 ini, sekuel dari game ini yang berjudul "Corpse Party II: Darkness Distortion" akan dirilis untuk konsol Nintendo Switch, PS4 dan PC.

World of Horror

World of Horror

Butuh game horor yang "agak lain"? Game inilah jawabannya. "World of Horror" adalah game horror RPG yang menugaskan kita sebagai pemain untuk memecahkan sejumlah kasus misterius sebelum "kiamat" tiba.

Konteks "kiamat" di dalam game ini terdapat pada sebuah meteran yang dinamakan "Doom Meter". Konsepnya seperti sebuah bom waktu yang akan meledak jika waktunya habis. Jika "Doom Meter" ini mencapai nilai 100%, maka "kiamat" pun tiba.

Grafiknya juga tergolong unik, karena menggunakan gaya gambar pixelated art. Dari segi cerita, game ini terinspirasi dari karyanya H.P. Lovecraft, sang penulis novel dan cerpen horor legendaris dari AS.

Game yang berlatar tempat di Jepang pada era 1980-an ini, juga terinspirasi dari manga karya Junji Ito, komikus manga horor ternama dunia dari Negeri Sakura yang dikenal dengan ciri khas ceritanya yang unik dan desain makhluk yang absurd tapi mengerikan.

Little Nightmares

Trilogi

Game puzzle-platform horor yang satu ini bisa dibilang salah satu favorit para pemain di seluruh dunia. Grafik dan gameplay-nya yang unik, membuat game buatan Tarsier Studios ini jadi primadona para pemain Nintendo Switch.

Baca Juga: Jadwal MSC 2024, Siapa Susul Liquid Echo dan Selangor Red Giants ke Semifinal?

Di seri pertamanya, "Little Nightmares" menceritakan petualangan seorang anak kecil perempuan berumur 9 tahun bernama Six. Di sini, kita sebagai pemain akan membantu Six dalam berusaha untuk kabur dari Maw, sebuah wadah berbahan besi yang dipenuhi oleh monster.

Pada sekuelnya, "Little Nightmares II" mengisahkan seorang bocah laki-laki bertopeng kantong kertas bernama Mono. Selain Mono, Six sang tokoh utama dari game sebelumnya juga kembali untuk membantu Mono.

Sebagai pemain, kita diminta untuk membantu Mono dan Six dalam upaya mereka untuk kabur dari Pale City, sebuah kota misterius yang menyimpan rahasia gelap dibaliknya. Kita juga ditugaskan untuk mengungkap rahasia dari kota tersebut.

"Little Nightmares" pertama kali diperkenalkan di konsol PS4, Xbox One dan PC pada 28 April 2017. Selang setahun kemudian pada 18 Mei 2018, versi Nintendo Switch nya resmi dirilis.

Baca Juga: Babak Playoffs VCT Pacific Segera Dimulai, Akankah Paper Rex Berhasil Mempertahankan Gelarnya?

Untuk "Little Nightmares II", game ini dirilis serempak pada tanggal 11 Februari 2021 untuk konsol Nintendo Switch, PS4, Xbox One, PC dan Google Stadia. Di tanggal 25 Agustus 2011, versi konsol next-gen untuk game ini dirilis untuk konsol PS5 dan Xbox Series X/S.

Rencananya, game "Little Nightmares III" akan dirilis di tahun 2025 untuk konsol Nintendo Switch, PS4, PS5, Xbox One dan Xbox Series X/S serta PC.

Darkwood

Darkwood

Ini adalah game survival horror yang dirilis pertama kali untuk PC, macOS dan Linux pada 17 Agustus 2017. Barulah di bulan Mei 2019, versi Nintendo Switch, PS4 dan Xbox One nya resmi dirilis.

Baca Juga: Kreatif! Mahasiswa DKV Stikom Surabaya Bikin Card Game biar Anak Belajar Tajwid dengan Seru

Di game ini, kita akan disuruh untuk mencari tahu tentang wabah mematikan yang menyerang Polandia di era 1980-an. Ada 2 karakter yang akan kita mainkan sepanjang permainan, seorang Dokter dan seorang pria tanpa nama yang disebut sebagai "The Stranger".

Spirit Hunter: Death Mark

Trilogi

Buat kalian penyuka game visual novel dan game horor, trilogi "Spirit Hunter: Death Mark" bisa jadi jawabannya.

"Spirit Hunter: Death Mark" pada awalnya dirilis untuk konsol PS Vita di tanggal 1 Juni 2017. Kemudian sekuelnya, yang berjudul "Spirit Hunter: NG", dirilis selang setahun setelah game pertamanya dirilis.

Hal serupa pun dilakukan untuk versi Nintendo Switch nya, dimana game pertamanya dirilis pada tahun 2018 dan game keduanya dirilis di tahun 2019.

Sementara di game ketiganya yang berjudul "Spirit Hunter: Death Mark II", game ini pertama kali dirilis untuk konsol Nintendo Switch dan PS4 pada 1 Desember 2022. Sementara versi PS5 dan PC, baru dirilis pada 15 Februari 2024.

Baca Juga: Free Fire Esports World Cup di Riyadh: 18 Tim Terbaik Dunia Bertarung untuk Hadiah 1 Juta Dolar AS

Sebagai game visual novel yang memiliki mekanisme gameplay yang ringan dan santai, game ini mempunyai kekuatan dari segi cerita, dimana kita akan bertugas untuk memecahkan misteri di latar tempat yang jadi fokus utama dalam ceritanya.

Observer

Observer

Game satu ini adalah game yang dibuat oleh developer masa kini yang dikenal dengan beberapa judul game bergenre psychological horror-nya, yaitu Bloober Team.

Sebagai sebuah game psychological horror, Bloober Team menyajikan latar cerita yang unik, dimana kita akan berada di Krakow, Polandia pada era Cyberpunk.

Kita akan bermain sebagai Detektif Daniel Lazarski, seorang detektif kepolisian yang berusaha memecahkan misteri dibalik wabah digital yang menyerang Polandia di tahun 2084.

Baca Juga: Juara MICC Season 2: KAGENDRA Berhasil Dapatkan Slot Menuju MDL ID Season 10!

Ngomong-ngomong soal Bloober Team, di tanggal 8 Oktober 2024 nanti, mereka akan kembali dengan versi remake dari game "Silent Hill 2", game horor ikonik yang kerap disebut sebagai game psychological horror terbaik sepanjang masa.

Amnesia

Amnesia

Selanjutnya ada "Amnesia", sebuah game survival horror buatan Frictional Games yang dirilis pertama kali pada PC, OS X dan Linux pada 8 September 2010.

Pada game pertamanya, kita akan berperan sebagai Daniel, seorang pemuda yang berusaha keluar dari Kastil Brennenburg. Usaha Daniel tidaklah mudah, karena Dia akan dikejar-kejar oleh berbagai macam monster yang menghuni kastil tersebut.

Ada konten yang bisa kalian unduh pada game pertama "Amnesia" ini yang berjudul "Amnesia: Justine", yang menceritakan tentang seorang wanita tanpa nama yang tertangkap dan mendekam di sebuah sel tahanan di dalam kastil.

Wanita ini disuruh oleh seorang wanita lainnya yang bernama Justine, untuk menyelesaikan 3 buah puzzle supaya bisa meloloskan diri dari penjara.

Tentunya, bukan hal yang mudah untuk bisa memecahkan puzzle dan kabur dari penjara, ada monster mengerikan yang menunggu dan mengganggu kita sepanjang permainan.

Lalu, ada "Amnesia: A Machine for Pigs", menceritakan 60 tahun setelah kejadian game pertamanya. Kita akan berperan sebagai Oswald Mandus, seorang pengusaha dan tukang daging kaya yang berusaha menyelamatkan anak-anaknya.

Baca Juga: Kien, Game GBA yang Terlantar Selama 22 Tahun Akhirnya Segera Dirilis

Sekilas ceritanya cukup sederhana, tapi alurnya tidak semulus itu. Ada banyak sekali unsur "dark" dari cerita itu yang menambah bobot ceritanya hingga menjadi lebih baik.

Di versi Nintendo Switch, "Amnesia" dirilis ke dalam format koleksi yang dinamakan "Amnesia Collection". Game ini menggabungkan game "Amnesia: The Dark Descent", "Amnesia: Justine" dan "Amnesia: A Machine for Pigs" menjadi 1 game. Versi ini dirilis di tanggal 12 September 2019.

Detention

Detention

Game indie buatan studio Red Candle Games asal Taiwan ini, terinspirasi dari kejadian nyata di Taiwan pada era 1960-an. Kita sebagai pemain akan mencoba untuk mengungkap misteri dibalik serangkaian kejadian horor di dalam sekolah.

Baca Juga: Bocoran! EA Sports FC 25 Bakal Rilis Akhir September 2024, Harga, dan Detail Pembelian Terungkap

Soal kejadian di dunia nyatanya sendiri, "Detention" mengambil kejadian The White Terror, sebuah zaman dimana kebijakan pemerintah Taiwan saat itu melarang para siswa belajar dengan cara membaca buku. Sangat tidak masuk akal bukan?

Game "Detention" juga diadaptasi ke dalam bentuk film yang dirilis 20 September 2019, sekitar satu tahun sejak versi Nintendo Switch nya dirilis pada 1 Maret 2018.

Alien: Isolation

Alien: Isolation

Salah satu game terbaik sepanjang masa yang pertama dirilis untuk konsol PS3, PS4, Xbox 360, Xbox One dan PC pada 6 Oktober 2014. Selang 5 tahun berikutnya pada 5 Desember 2019, versi Nintendo Switch nya resmi dirilis.

Baca Juga: 11 Fitur yang Ada Dalam Game Little Nightmare 3 Dengan Petualangan yang DIhadapi Mono dan Six

"Alien: Isolation" adalah salah satu game yang merupakan adaptasi dari franchise film horor ternama dengan judul serupa, yang memperkenalkan sosok Alien bernama Xenomorph.

Game ini menceritakan perjuangan Amanda Ripley, putri dari Ellen Ripley, sang protagonis utama di franchise film "Aliens", dalam mencari sang Ibu yang menghilang.

Selain mencari keberadaan sang Ibu di sebuah stasiun antariksa, Amanda juga harus berjuang melawan si Alien Xenomorph yang terus memburu Amanda di sepanjang permainan.

Satu hal yang menjadi poin plus dari game ini adalah AI dari si Xenomorph. Creative Assembly selaku developer game memprogram Xenomorph untuk bisa membaca pergerakan kita sebagai pemain, dalam artian membaca strategi permainan kita setiap kali berhadapan dengan si Alien.

Kita tidak akan bisa mengakali si Alien dengan 1 strategi saja, karena jika demikian, Xenomorph akan dengan mudah mencari dan menangkap kita. Itu akan terus terjadi sampai kita merubah strategi permainan. Intinya, kita dituntut untuk beradu kepintaran dengan si Alien oleh developer-nya.

Baca Juga: 3 Fitur yang Ada Dalam Cyberpunk 2077 Trainer, Lengkap dengan Cara Menggunakan, Manfaat, dan Kekurangan

Resident Evil

Rasanya kurang afdol kalau kita nggak membahas game horor tanpa menyebut seri game yang satu ini, apalagi kalau bukan "Resident Evil".

Di konsol Nintendo Switch, kita sebagai pemain akan disuguhkan game "Resident Evil" dari game "Resident Evil 0" sampai "Resident Evil: Village", plus "Resident Evil: Revelations" yang pertama dan kedua. Tertarik untuk mencobanya?

Fatal Frame

Fatal Frame

Terakhir, ada salah satu game horor legendaris di era PS2, yaitu "Fatal Frame". Di konsol Nintendo Switch, kita bakal disajikan dengan game keempat dan kelimanya, yang judulnya "Fatal Frame: Mask of the Lunar Eclipse" dan "Fatal Frame: Maiden of Black Water".

Baca Juga: HOK Curi Perhatian, Jadi Game Terpopuler di Play Store dan App Store!

Salah satu hal ikonik dari franchise game ini adalah mekanik gameplay-nya, dimana kita akan melawan para hantu menggunakan kamera khusus yang dinamakan Obscura. Selain gameplay, alur ceritanya yang terinspirasi dari mitos khas Jepang, juga menjadi daya tarik lainnya dari game horor yang satu ini.

Ngomong-ngomong soal lawan hantu pakai kamera, game satu ini juga punya mekanik gameplay yang serupa.

BONUS: Dreadout 2

Dreadout 2

Game horor buatan studio asal Bandung ini juga terinspirasi dari game "Fatal Frame". Bedanya, di game ini kita akan menggunakan kamera smartphone dalam melawan berbagai macam hantu legendaris tanah air, seperti Kuntilanak, Pocong, Genderuwo, Wewe Gombel, sampai Babi Ngepet.

Di konsol Nintendo Switch, hanya game kedua dari franchise "Dreadout" saja yang tersedia. Game "Dreadout 2" sendiri melanjutkan kisah tentang Linda Meilinda, seorang siswi SMA yang terjebak di sebuah kota hantu di game pertamanya.

Setelah berhasil lolos, Linda dikerubungi oleh rasa bersalah atas kematian Guru dan teman-temannya saat kejadian di game pertama. Dan di game kedua ini, kita sebagai Linda akan menyelesaikan semua masalah yang kita alami sambil mengungkap masa lalu dari Linda.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Game Rant, Wikipedia, IGN, Screen Rant, Msn.com, Gematsu, Youtube @NintendoAmerica, TrueAchievements, Toucharcade, Ghoulsmagazine.com, Nintendolife, G2A, EBay

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU