INDOZONE.ID - Panggung babak Group Stage Grup B MLBB Mid Season Cup (MSC) x Esports World Cup (EWC) 2026 berguncang keras pada Kamis, 23 Juli 2026.
Raksasa asal Malaysia sekaligus juara MSC 2024, Selangor Red Giants (SRG), secara mengejutkan dipaksa bertekuk lutut oleh tim debutan asal Kamboja, PRO Esports, lewat pertarungan sengit tiga game dengan skor 2-1.
Kemenangan dramatis ini mencatatkan upset terbesar di hari kedua MSC 2026, melempar tim raksasa Malaysia sekaligus juara MSC 2024 ke Lower Bracket dan membuka jalan bagi kuda hitam Kamboja melangkah mantap di panggung internasional.
Game 1: Dominasi Sang Juara, SRG Amankan Poin Perdana
Sejak menit pertama, Selangor Red Giants (SRG) sudah tampil dengan sangat agresif, Yums (Badang) sudah mulai menggangu area jungle lawan dibantu dengan kawan kawannya hingga memperoleh first blood untuk Kramm, namun pertukaran menjadi tidak seimbang ketika jungler Pro Esports memperoleh point kill atas jungler SRG.
Baca juga: Mau Beli Game Murah? Rahasia dan Cara Pakai Steam Key yang Wajib Kamu Tahu!
Komposisi PRO Esports: SryimFelix (Sora), Koyly (Ling), Saa (Eudora), PPPPP (Belerick), Kouzen (Harith).
Komposisi Selangor Red Giant: Krammt (Uranus), Sekysss (Hirara), Stormie (Valentina), Yums (Badang), Innocent (Moskov).
Meskipun SRG sempat mendapat tekanan dari Pro Esports di menit-menit awal, namun dengan mengandalkan rotasi bersih Sekyss di area jungle dan kedisiplinan Stormie di Mid Lane, SRG berhasil mendapatkan kembali dominasi permainan.
SRG menutup game pertama dengan kemenangan mulus di menit ke-18 untuk memimpin 1-0.
Game 2: Respon Cepat & Kebangkitan Kuda Hitam Kamboja
Memasuki gim kedua, PRO Esports tampil jauh lebih berani dan lepas dari tekanan.
Baca juga: MSC x EWC 2026: Tampil Perkasa, Team Spirit Cukur IGNITE Gaming 2-0 Tanpa Balas!
Meskipun sempat mendapatkan high-preassure sejak early game dari SRG, namun Pro Esports mulai membalikan keadaan saat kontestasi lord yang pertama dan setelah Koyl dan SryimFelix berulang kali melancarkan aksi pick-off penting terhadap damege dealer SRG.
Komposisi PRO Esports: SryimFelix (Ruby), Koyly (Ling), Saa (Vexana), PPPPP (Belerick), Kouzen (Harith).
Komposisi Selangor Red Giant: Krammt (Freya), Sekysss (Hirara), Stormie (Pharsa), Yums (Chou), Innocent (Caude).
SRG yang berupaya bermain sabar kewalahan menahan akselerasi snowballing cepat dari PRO Esports. Kouzen di lini belakang mengeksekusi pertarungan dengan sangat cermat saat kontestasi objektif Lord.
Baca juga: Penjualan Game Fisik PlayStation Terus Menurun, Hanya 7 Judul Tembus 100 Ribu Kopi di AS
PRO Esports sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit ke-14 usai mengurung SRG di area pertahanan mereka sendiri dengan kill count 16-9.
Game 3: Klimaks Menit 23 dan Runtuhnya Sang Raksasa Malaysia
Game penentuan berjalan sangat mendebarkan dengan tensi tinggi. Kedua tim saling berbalas kill dan perebutan objektif mikro hingga memasuki fase late game.
Baik SRG maupun PRO Esports tampil sangat disiplin dalam menjaga tempo permainan masing-masing.
Komposisi PRO Esports: SryimFelix (Freya), Koyly (Hirara), Saa (Eudora), PPPPP (Belerick), Kouzen (Harith).
Komposisi Selangor Red Giant: Krammt (Yu Zhong), Sekysss (Ling), Stormie (Valentina), Yums (Badang), Innocent (Clint).
Baca juga: The Duskbloods Buka Playtest Agustus 2026, Tapi Kesempatan Ikut Sangat Terbatas
Momen krusial terjadi pada menit ke-22 di area Highground milik SRG, setelah Koyly memenangkan pertarungan retribution dalam kontestasi lord.
SryimFelix dan Kouzen berhasil melancarkan outplay mematikan terhadap eksekutor utama SRG. Hilangnya fondasi damage SRG dimaksimalkan oleh PRO Esports untuk menyapu bersih sisa pemain lawan (wipeout).
Tepat di menit ke-23, Nexus pertahanan Selangor Red Giants akhirnya runtuh, menyegel kemenangan sejarah 2-1 bagi PRO Esports.
Kekalahan mengejutkan ini memaksa Selangor Red Giants turun ke jalur Lower Bracket untuk melakoni pertarungan eliminasi yang sangat krusial.
Baca juga: Panduan Blue Zone PUBG Mobile: Cara Kerja Zona, Damage, dan Strategi Bertahan Sampai Chicken Dinner
Sementara itu, PRO Esports membuktikan kapasitasnya sebagai kuda hitam paling berbahaya di Grup B dan melangkah mantap menuju Upper Bracket Semifinals.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: MLBB ESports