Sabtu, 20 JUNI 2026 • 15:49 WIB

12 Tim E-Sport Parepare Bersaing Rebut Tiket ke Kapolda Cup, Langkah Menuju Panggung Nasional

Author

Turnamen E-Sport Kapolres Parepare Cup 2026. (Muhammad Dzulkifli Idham) 

INDOZONE.ID - Semangat bertanding dan antusiasme anak muda terasa begitu kental dalam Turnamen E-Sport Kapolres Parepare Cup 2026. Acara ini berlangsung di Cafe Alya, Jalan Mattirotasi, Kota Parepare, pada Sabtu (20/6/2026). 

Sebanyak 12 tim, yang diisi pemain berusia 16 sampai 24 tahun, bertanding memperebutkan tempat melaju ke ajang Kapolda Sulsel Cup 2026.

Turnamen ini masuk dalam rangkaian perjalanan menuju E-Sport Kapolri Cup 2026, sekaligus bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-80. 

Di sisi lain, kegiatan ini juga jadi wadah yang tepat untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga elektronik yang semakin diminati dan berkembang pesat di Indonesia.

Baca juga: Build Alpha Tersakit 2026: Rahasia EXP Lane Sakit dan Susah Mati!

Pembukaan turnamen dilakukan oleh Kasat Intelkam Polres Parepare, Iptu Burhanuddin, mewakili Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda, mulai pukul 11.00 Wita. 

Tak lama setelah acara pembukaan selesai, pertandingan langsung dimulai pukul 11.30 Wita dengan mempertemukan tim-tim terbaik yang sudah mendaftar.

Menurut Iptu Burhanuddin, ajang ini bukan sekadar ajang main game biasa, tapi jadi pintu gerbang bagi para atlet muda Parepare untuk naik ke tingkat persaingan yang lebih tinggi.

“Ada 12 tim yang bertanding, masing-masing beranggotakan lima orang. Jadi berarti ada 60 atlet muda yang hari ini menunjukkan kemampuan terbaiknya demi bisa berlaga di tingkat Polda Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Baca juga: Sistem Poin Turnamen Free Fire: Begini Cara Perhitungan dan Aturannya

Ia menambahkan, Polri melihat perkembangan E-Sport sebagai hal yang positif bagi anak muda. Lewat jalur ini, mereka bisa menyalurkan hobi, kreativitas, dan semangat bersaing secara sehat dan terarah. 

Oleh karena itu, turnamen ini diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet andal yang nantinya bisa membanggakan daerah asalnya.

Jalannya kompetisi pun disusun secara bertahap. Tim yang menjadi juara di tingkat Polres akan melaju ke Kapolda Sulsel Cup 2026. 

Nantinya, pemenang di tingkat Polda berhak melangkah ke babak puncak, yaitu Grand Final E-Sport Kapolri Cup 2026 yang digelar di Jakarta.

Baca juga: Teaser Pre-Order GTA VI Dinilai Kurang Oke, Kualitas Grafis Alami Penurunan?

“Jadi urutannya dari Kapolres Cup, lalu ke Kapolda Cup, dan yang terbaik akan maju ke ajang tingkat nasional di Jakarta. Di sana nanti berkumpul pemain-pemain terbaik dari seluruh Indonesia untuk memperebutkan gelar juara,” jelas Burhanuddin.

Secara keseluruhan, turnamen ini direncanakan berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi babak penyisihan, sedangkan hari kedua jadi momen penentuan bagi tim-tim yang masuk ke babak akhir.

“Sabtu ini untuk penyisihan, dan Minggu nanti kita lanjutkan dengan babak final,” tambahnya.

Mengusung semangat “Dream to Become, Berprestasi untuk Indonesia”, turnamen ini menunjukkan bahwa peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya lewat upacara saja, tapi juga lewat tindakan nyata mendukung potensi anak muda, sesuai dengan semangat pengabdian Polri. 

Baca juga: Rekomendasi Game Teka-Teki untuk Tingkatkan Kemampuan Berpikir, Dijamin Asah Otak!

Dari arena pertandingan di Parepare ini, harapan dan cita-cita para atlet muda mulai diwujudkan, dengan tujuan suatu saat bisa tampil di kancah nasional dan membawa nama baik daerah serta bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU