Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 12:16 WIB

Gagal Total! Verifikasi Usia AI Roblox Salah Sangka, Bocil Dianggap Dewasa

Author

Ilustrasi Roblox. (Eliani Kusnedi)

INDOZONE.ID - Roblox baru luncurkan sistem verifikasi usia bertenaga AI yang katanya bikin platform lebih aman. Tapi baru beberapa hari, sistem ini malah chaos total. 

Banyak pemain kesal karena nggak bisa chat, dan yang lebih parah, AI-nya sering salah sangka: anak kecil dianggap dewasa, orang dewasa malah dikasih label bocah.

Cara kerjanya: pemain diminta selfie video yang diproses perusahaan Persona buat memperkirakan usia. 

Tapi akurasinya amburadul. Ada yang umur 23 tahun dideteksi sebagai remaja 16-17 tahun. Bahkan cowok berjenggot lebat tetap dikategorikan 13-16 tahun. 

Baca juga: 5 Assassin Paling Ganas Buat Open War di Mobile Legends, Auto Bikin Musuh Panik!

Di sisi lain, banyak bocah yang salah dikategorikan sebagai dewasa. 

Yang lebih kocak, banyak video nunjukin cara menipu sistem—pake foto Kurt Cobain atau bocah yang gambar kerutan dan jenggot palsu pakai spidol—dan sistemnya percaya, memberinya label 21+!

Yang lebih merinding, WIRED nemuin banyak akun Roblox terverifikasi, termasuk untuk anak usia 9 tahun, dijual bebas di eBay cuma $4 (Rp 65 ribu). 

Ini nunjukin sistem gagal fungsi utamanya: mencegah interaksi berbahaya antara dewasa dan anak-anak.

Akibatnya, banyak pemilih milih untuk berhenti chatting. Seorang developer nunjukin pengguna fitur chat di gamenya anjlok dari 85 persen jadi cuma 36 persen. 

Baca juga: ONIC Juara Free Fire Battle Rush Series 2026 Usai Kunci Booyah di Ronde Keenam

Pemain lain bilang pengalaman main jadi "lifeless" dan "total ghost town". Forum pengembang resmi Roblox kebanjiran ribuan komentar negatif, mayoritas minta update ini ditarik balik.

Roblox beralasan perubahan sebesar ini di platform dengan 150 juta pengguna harian butuh waktu. 

Mereka juga akui ada kasus orang tua yang verifikasi buat anaknya malah bikin si anak terdeteksi 21+. 

Tapi bagi pemain, penjelasan ini kurang cukup. Mereka nuntut Roblox prioritaskan pengalaman sosial, bukan sistem keamanan yang malah bikin game hancur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wired.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU