INDOZONE.ID - Battlefield 6 kembali menjadi sorotan komunitas setelah sejumlah pemain mulai mencurigai adanya penggunaan kosmetik berbasis generative AI di dalam game, padahal sebelumnya pihak EA secara tegas menyatakan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi.
Baca juga: GIGABYTE Perkenalkan Monitor OLED MO27Q28G, Bisa Dapat Free Game Battlefield 6 Lho
Asal Mula Kecurigaan dari Windchill Bundle
Sumber utama kontroversi ini berasal dari sebuah player card sticker bernama Winter Warning yang termasuk dalam Battlefield 6 Windchill Bundle.
Sticker tersebut menampilkan gambar senapan serbu dengan latar belakang kepingan salju, namun detail senjatanya justru memicu tanda tanya besar di kalangan pemain.
Senapan Dua Laras yang Terlihat Janggal
Pada sticker Winter Warning, senapan yang digambarkan terlihat memiliki dua laras, sebuah desain yang terasa aneh dan tidak masuk akal untuk senjata seperti M4A1.
Detail ini pertama kali disorot oleh seorang pengguna Reddit bernama Willcario, yang mengunggah keluhannya dengan judul bernada keras dan penuh kekecewaan.
Reaksi Keras dari Komunitas
Dalam unggahannya, Willcario menyebut bahwa ia lebih memilih tidak mendapatkan sticker sama sekali dibandingkan menerima kosmetik yang dianggapnya sebagai hasil AI berkualitas rendah.
Ia bahkan membandingkan situasi ini dengan Call of Duty: Black Ops 7, yang menurutnya sudah lebih dulu dipenuhi reward hasil generative AI.
Penyelidikan Lanjutan oleh Pemain
Setelah unggahan tersebut viral, pemain Battlefield 6 lainnya mulai menelusuri kembali koleksi kosmetik lama untuk mencari kemungkinan penggunaan AI serupa.
Meski tidak ditemukan bukti mutlak, beberapa pemain menunjuk sticker lain bergambar beruang dengan jumlah cakar yang tidak konsisten sebagai indikasi tambahan.
Detail Kecil yang Menimbulkan Kecurigaan
Pada sticker beruang tersebut, satu kaki terlihat memiliki empat cakar sementara kaki lainnya memiliki lima, sebuah kesalahan yang dianggap terlalu ceroboh untuk karya manual.
Sebagian pemain menganggap ini hanya kesalahan perspektif, sementara yang lain berspekulasi adanya campur tangan teknologi generative AI.
Pernyataan Lama EA Kembali Dipertanyakan
Yang membuat situasi ini semakin panas adalah pernyataan lama dari petinggi EA yang secara eksplisit menolak penggunaan generative AI dalam aset Battlefield 6.
Dalam wawancara sebelumnya, Rebecka Coutaz dari EA DICE menyebut AI hanya akan digunakan secara internal untuk membantu proses kreatif, bukan untuk konten akhir.
Kontradiksi atau Salah Paham
Kini muncul pertanyaan besar di kalangan pemain, apakah ini berarti strategi EA telah berubah, atau hanya sekadar aset sementara yang lolos ke versi final.
Ada pula kemungkinan bahwa kesalahan ini murni berasal dari kelalaian seniman, tanpa keterlibatan AI sama sekali.
Belum Ada Klarifikasi Resmi
Hingga artikel ini ditulis, baik EA maupun Battlefield Studios belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan penggunaan kosmetik AI tersebut.
Ketidakjelasan ini membuat komunitas semakin vokal, terutama di tengah meningkatnya sentimen negatif terhadap penggunaan AI dalam industri game.
Kepercayaan Pemain Jadi Taruhan
Bagi kamu sebagai pemain, isu ini bukan sekadar soal satu sticker aneh, tetapi menyangkut transparansi dan kepercayaan terhadap janji pengembang.
Jika terbukti benar, kasus ini bisa menjadi preseden penting bagi masa depan penggunaan AI dalam game AAA.
Baca juga: Battlefield 6 Tancap Gas: Buka Trial Gratis, Black Ops 7 Tertinggal, Arc Raiders Justru Memimpin
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer