INDOZONE.ID - Rumor lama soal lift di Cyberpunk 2077 yang disebut-sebut hanya berfungsi sebagai kamuflase loading akhirnya ditepis langsung oleh salah satu petinggi CD Projekt Red, yang dengan tegas menyatakan bahwa anggapan tersebut sama sekali tidak benar.
Baca juga: Cyberpunk 2077 Tembus 35 Juta Kopi, Lebih Cepat dari The Witcher 3
Klarifikasi Langsung dari Direktur Cyberpunk 2
Igor Sarzynski, creative director Cyberpunk 2 sekaligus cinematic director Cyberpunk 2077, membahas rumor tersebut secara terbuka melalui Bluesky.
Ia mempertanyakan logika di balik asumsi tersebut dengan nada cukup tajam.
Menurutnya, jika pemain bisa menjelajahi seluruh Night City dan masuk ke interior kompleks besar tanpa layar loading, maka tidak masuk akal lift masih digunakan untuk tujuan tersebut.
Lift Ada Karena Masuk Akal Secara Desain
Sarzynski menegaskan bahwa keberadaan lift murni keputusan desain dunia.
Lift digunakan karena sesuai dengan logika bangunan vertikal di Night City.
Ia bahkan menyebut bahwa tim bisa saja membuat lift transparan jika memang ingin, karena tidak ada keterbatasan teknis yang memaksa mereka menyembunyikan loading.
Red Engine Disebut Sebagai “Keajaiban”
Dalam pernyataannya, Sarzynski secara terang-terangan memuji Red Engine.
Ia menyebut engine tersebut sebagai sebuah keajaiban teknologi.
Dengan nada bercanda namun serius, ia menolak segala bentuk “fitnah” terhadap kemampuan engine buatan CD Projekt Red tersebut.
Cyberpunk 2077 Minim Transisi Loading
Jika kamu perhatikan, Cyberpunk 2077 memang memungkinkan perpindahan area yang sangat mulus.
Dari jalanan penuh neon hingga interior gedung besar, semuanya bisa diakses hampir tanpa jeda, Hal ini menjadi salah satu kekuatan teknis utama game tersebut.
Kebiasaan Pemain yang Membentuk Persepsi
Anggapan lift sebagai alat loading sebenarnya lahir dari kebiasaan industri.
Banyak game besar seperti Mass Effect atau God of War menggunakan ruang transisi untuk memberi waktu engine memuat area berikutnya.
Tidak heran jika pemain otomatis mengira hal yang sama terjadi di Cyberpunk 2077.
Red Engine Melawan Stereotip Desain Lama
Pernyataan ini menunjukkan bahwa CD Projekt Red berusaha melawan pola desain klasik tersebut.
Mereka membuktikan bahwa dunia open-world besar bisa berjalan tanpa trik tersembunyi, Lift di Cyberpunk 2077 hanyalah bagian dari imersi, bukan alat teknis darurat.
Membuat Night City Terasa Lebih Nyata
Dengan pendekatan ini, Night City terasa lebih hidup dan konsisten.
Kamu tidak dipaksa keluar dari pengalaman hanya karena engine butuh waktu bernapas, Semua terasa mengalir secara alami.
Pandangan Baru Saat Bermain Ulang
Setelah mengetahui fakta ini, pengalaman bermain Cyberpunk 2077 bisa terasa berbeda.
Hal-hal kecil seperti naik lift kini terasa sebagai detail dunia, bukan kompromi teknis, Ini membuat pencapaian teknis CD Projekt Red semakin layak diapresiasi.
Baca juga: Lebih dari 75% Penjualan Cyberpunk 2077 di Nintendo Switch 2 Didominasi Versi Fisik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gamesradar