Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 11:50 WIB

Review PXN Sim Racing Gear, Pendatang Baru yang Siap Guncang Pasar Direct Drive

Author

 PXN Sim Racing Gear(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Dunia sim racing sedang memasuki era keemasan, terutama di segmen direct drive wheel.

Teknologi ini memungkinkan kamu merasakan feedback balapan secara langsung tanpa perantara belt atau gear, menghadirkan sensasi mengemudi yang jauh lebih realistis.

Brand besar seperti Logitech, Fanatec (sekarang Corsair), Thrustmaster, hingga Turtle Beach sudah lebih dulu masuk ke pasar ini.

Namun beberapa tahun terakhir, merek spesialis seperti Moza berhasil menarik perhatian lewat harga kompetitif dan ekosistem yang matang.

Baca juga: Review Samsung A03 Core Indonesia, Murah tapi Bertenaga!

Kini hadir pesaing baru dari Shenzhen, yaitu PXN, yang berusaha melakukan gebrakan serupa.

Dengan merilis jajaran produk PC-only berupa wheel base, setir, pedal, hingga paket bundling dengan harga agresif, PXN mencoba masuk langsung ke arena yang dikuasai produsen besar.

Dalam review ini, dua produk mereka, VD10 10Nm wheel base, serta setir W CS R2 dan W DS R2 menjadi fokus utama untuk melihat apakah PXN benar-benar siap bersaing.

Desain dan Hardware PXN VD10, W CS R2, dan W DS R2

PXN VD10 hadir sebagai wheel base kelas menengah dengan tenaga 10Nm, posisi yang sangat menarik bagi kamu yang menginginkan sensasi direct drive tanpa harus membayar premium seperti Fanatec atau Logitech high-end.

Unit ini terasa kokoh, ringkas, dan memiliki kualitas manufaktur yang lebih baik dari yang biasanya diharapkan dari pendatang baru.

Setir W CS R2 dan W DS R2 menunjukkan dua karakter berbeda: satu lebih sport-oriented, yang lain lebih rally/GT style.

Keduanya dilengkapi tombol yang terasa responsif, finishing yang rapi, serta koneksi cepat ke base. Secara fisik, PXN sukses memberikan kesan produk matang, bukan sekadar brand baru dari Tiongkok.

Performa Software: Masih Muda, Tapi Menjanjikan

Keunggulan Moza selama ini adalah software yang stabil dan fitur yang lengkap.

PXN terlihat mencoba mengikuti jejak tersebut.

Aplikasinya mudah dipakai, pengaturan force feedback cukup fleksibel, dan update firmware berjalan lancar.

Meski begitu, masih ada ruang peningkatan dalam hal kalibrasi lanjutan dan opsi detail untuk pengguna pro.

Namun untuk pengguna pemula atau menengah, software PXN sudah lebih dari cukup.

Performa Gaming: Kuat, Responsif, dan Serius

Dalam permainan seperti Assetto Corsa, F1, hingga Dirt Rally, PXN VD10 memberikan karakter force feedback yang natural.

Tenaganya stabil, efek getaran terasa bersih, dan tidak ada delay yang mengganggu.

Sensasi permukaan aspal, grip ban, hingga understeer dapat tersampaikan dengan baik.

W CS R2 terasa ideal untuk balap sirkuit, sementara W DS R2 lebih cocok untuk rally dan drifting.

Kombinasi ini memberikan fleksibilitas sesuai gaya balap kamu.

Baca juga: Keeper Review (2025): Petualangan Ajaib Penuh Keindahan Visual dari Double Fine

Pesaing Serius di Segmen Budget-Midrange

PXN jelas bukan sekadar pemain baru.

Dengan harga agresif, build quality yang solid, dan performa yang kompetitif, VD10 dan setir-setirnya menawarkan alternatif menarik untuk kamu yang ingin masuk dunia direct drive tanpa menguras kantong. 

Meski ekosistemnya masih berkembang, potensinya besar, bahkan bisa menjadi ancaman nyata bagi Moza di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU