INDOZONE.ID - Sejak Hollow Knight: Silksong rilis pada September lalu, satu hal yang terus jadi bahan perdebatan adalah tingkat kesulitannya.
Banyak pemain suka tantangan yang mean-spirited tapi memuaskan ala Team Cherry, tapi sebagian lain merasa game ini kadang bisa terlalu kejam.
Di tengah diskusi itu, muncul berbagai mod yang mempermudah gameplay dan rupanya, Team Cherry tidak masalah dengan itu.
Modding? Santai Saja
Dalam wawancara baru dengan Bloomberg, William Pellen dari Team Cherry menyebut bahwa modding Silksong adalah hal yang sepenuhnya boleh.
“Fakta bahwa orang memod game ini, itu totally fine,” ujarnya.
Menurut Pellen, filosofi mereka adalah menciptakan dunia yang terasa hidup dan tidak memberi opsi langsung untuk menurunkan difficulty, sehingga pemain dipaksa untuk menemukan jalan lain, baik lewat eksplorasi, peningkatan gear, atau strategi yang berbeda.
Tantangan yang Harus Disiasati, Bukan Diturunkan
Ari Gibson menambahkan bahwa bertahun-tahun pengembangan Silksong justru diisi dengan membuat opsi-opsi alternatif bagi pemain ketika menemui tembok kesulitan.
Jika satu rute terasa mustahil, selalu ada kemungkinan rute kedua, celah kecil yang bisa disusup, atau cara memanfaatkan eksplorasi lebih daripada pertarungan.
Pendekatan ini bukan hanya untuk pemain tapi juga untuk Team Cherry sendiri.
Karena tidak ada difficulty slider, mereka pun harus pintar merancang tantangan yang adil.
Fokus ke Dunia, Bukan Menu Opsi
Pellen juga menjelaskan bahwa tidak adanya slider difficulty membuat pola pikir mereka tetap berada di dalam dunia, bukan di level meta.
Saat merancang encounter, mereka tidak berpikir, Ah, pemain bisa turunin difficulty, melainkan Oke, bagaimana caranya pemain bisa menghadapi ini dengan cara berbeda?
Menurut mereka, ini membuat desain dunia lebih fokus, lebih organik, dan lebih rewarding.
Baca juga: Hollow Knight: Silksong Dapat Patch 4, Tapi Siap-Siap Tantangannya Makin Gila
Apakah Kesulitannya Sudah Pas?
Ketika ditanya apakah mereka puas dengan difficulty Silksong, Pellen mengatakan dirinya largely puas. Ada beberapa tweak kecil setelah rilis, membuat sejumlah area sedikit kurang menyiksa tapi overall, mereka merasa game ini sudah berada di titik yang tepat.
Gibson juga menyebut adanya pemain yang kini membantu komunitas lain yang terhambat, termasuk di bos besar The Last Judge, salah satu tembok terbesar di game ini.
Menariknya, tetap ada cara memutar rute untuk melewati bos itu dan kembali lagi nanti dengan persiapan lebih matang.
Team Cherry Oke dengan Mod, Tapi Percaya pada Filosofi Tantangannya
Singkatnya, Team Cherry tidak masalah dengan mod yang mempermudah game tapi mereka tetap mempertahankan filosofi desain yang mengutamakan penemuan solusi dalam dunia, bukan lewat slider.
Mereka juga masih belum banyak bicara soal DLC baru, tapi sudah memastikan konten tambahan tetap dalam proses.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net