INDOZONE.ID - Keputusan mengejutkan datang dari EA: tidak akan ada game F1 baru untuk tahun depan.
Sebagai gantinya, EA akan merilis ekspansi berbayar untuk F1 25 yang mencakup musim F1 2026.
Ini cukup berbeda dari tradisi tahunan yang sudah berjalan sejak EA mengambil alih Codemasters pada 2021.
Baca juga: Game Gratis PS Plus November 2025: Stray, TABS, dan EA WRC 24 Hadir Gantikan Alan Wake II!
Strategi Baru untuk Franchise F1
Menurut Lee Mather, Senior Creative Director di Codemasters, langkah ini merupakan bagian dari strategic reset untuk franchise F1.
Artinya, tahun 2026 hanya akan mendapat ekspansi, sementara game baru berikutnya baru hadir di 2027.
EA berjanji game 2027 nanti akan tampil, terasa, dan dimainkan secara berbeda, serta menawarkan lebih banyak pilihan gameplay.
Dengan kata lain, mereka ingin melakukan lompatan besar, bukan sekadar update tahunan seperti sebelumnya.
Kesuksesan F1 25 Jadi Pondasi
Mather menyebut bahwa F1 25 berjalan sangat sukses, didorong oleh antusiasme para fans dan popularitas F1 secara global.
Momentum inilah yang mendorong EA untuk mengambil langkah jangka panjang, bukan terburu-buru merilis game baru setiap tahun.
EA mengklaim bahwa mereka tetap berkomitmen penuh pada franchise EA Sports F1 dan sudah punya rencana multi-tahun yang mencakup ekspansi 2026 serta game baru di 2027.
Regulasi Baru F1 2026, Masuk ke Ekspansi?
Ada sedikit ironi dalam keputusan ini: musim 2026 akan membawa regulasi besar yang biasanya jadi alasan kuat untuk meluncurkan game baru.
Harapannya, perubahan-perubahan penting ini benar-benar dihadirkan secara autentik dalam ekspansi F1 25, bukan sekadar penyesuaian minimal.
Dampak Restrukturisasi EA & Codemasters
Meskipun tidak disinggung oleh Mather, EA sebelumnya telah mengurangi sejumlah posisi di Codemasters serta mengakhiri kerja sama dengan World Rally Championship.
EA menyebut langkah ini sebagai penyesuaian untuk fokus pada prioritas strategis. Namun hingga sekarang, belum jelas apakah gelombang PHK tersebut juga berdampak pada pengembangan game F1.
Perubahan Besar di Balik Layar EA
Pada September lalu, EA juga mengumumkan bahwa perusahaan akan diakuisisi secara privat dalam kesepakatan senilai $55 miliar, yang melibatkan investor termasuk dana investasi dari Arab Saudi.
Dengan kondisi internal yang berubah, mungkin keputusan menahan rilis game F1 tahunan juga terpengaruh oleh proses restrukturisasi besar ini.
Baca juga: EA Gandeng Stability AI untuk Kembangkan Game Berbasis AI, tapi Karyawan Justru Melawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net