INDOZONE.ID - Valve kembali membuat gebrakan dengan mengumumkan Steam Machines generasi terbaru, perangkat yang secara teknis adalah PC, tetapi semakin tampil dan terasa seperti konsol.
Meski Valve bersikeras menyebutnya sebagai PC seutuhnya, banyak fitur yang justru membuat batas antara ekosistem PC dan konsol semakin kabur.
Baca juga: Steam Machine: Konsol Game Baru dari Valve yang Siap Tantang Xbox dan PlayStation
PC… Tapi Rasanya Seperti Konsol
Yazan Aldehayyat, engineer hardware Valve, menegaskan bahwa Steam Machine tetap ber-DNA PC.
"Pada akhirnya, ini tetap PC. Kamu bisa memasang software apa pun, main game dari platform mana saja, install OS lain, hingga pakai desktop environment layaknya komputer biasa,” jelasnya.
Secara prinsip memang sepenuhnya PC. Tapi, ketika melihat fitur-fitur yang disematkan Valve, sulit rasanya untuk tidak berpikir bahwa perangkat ini juga mencoba masuk ke wilayah konsol rumahan.
Fitur-Fitur yang Sangat Konsol Banget
Jika dilihat lebih dekat, banyak elemen Steam Machine yang dibuat agar pengguna cukup colok, nyalakan, main.
Benar-benar pengalaman ala PlayStation atau Xbox. Misalnya:
1. Dukungan HDMI-CEC
Steam Machine bisa mengontrol TV kamu, nyalain perangkat - TV otomatis pindah ke input yang benar.
Sepraktis konsol.
2. Update Otomatis
Walau tidak sedang kamu pakai, perangkat tetap memperbarui game, OS, dan save cloud milikmu, lagi-lagi: rasa konsol.
3. Steam Controller Tanpa Dongle
Versi terbaru kontroler langsung terhubung tanpa dongle, meski tetap disediakan untuk PC tradisional.
4. Fitur Suspend/Resume
Hentikan game, matikan mesin, kembali lagi - dalam hitungan detik kamu langsung lanjut dari posisi terakhir.
5. Target Kinerja Layaknya Konsol Modern
Valve memamerkan game berat seperti Cyberpunk 2077 berjalan di 4K 60 FPS upscale, target performa khas konsol generasi terkini.
Dengan semua elemen ini, Steam Machine terasa seperti perangkat yang ingin menggabungkan kepraktisan konsol dengan fleksibilitas PC.
Pengalaman Steam Deck Jadi Pondasi Penting
Steam Deck membuktikan bahwa Valve bisa menciptakan pengalaman gaming yang mudah dan ramah pemula, jauh dari kerumitan PC tradisional.
OS-nya makin matang, daftar game kompatibel semakin jelas, dan banyak pengaturan kompleks ditangani otomatis.
Kalau Steam Deck saja sudah cukup plug-and-play, steam Machine yang ditempatkan di ruang tamu jelas akan memberikan pengalaman yang lebih mulus.
Valve: “Kami Bukan Saingan Konsol” tapi Benarkah?
Valve menegaskan bahwa mereka tidak sedang mencoba menggantikan PlayStation atau Xbox.
“Kami tidak fokus bersaing dengan platform lain,” kata Aldehayyat.
“Kami hanya ingin menyajikan pengalaman terbaik untuk audiens kami pengguna PC.”
Tetap saja, upaya mengonolisasi PC dengan antarmuka simpel, verifikasi game, kontroler bawaan, sampai fitur khas konsol… membuat posisi Steam Machine seperti berada di dua dunia sekaligus.
Masih PC, Asal Kamu Mau Mengutak-atik
Buat kamu yang suka ngoprek, Steam Machine tetap terbuka:
- bisa ganti OS,
- bisa modifikasi software,
- bisa atur manual kecepatan kipas,
- bisa pasang tweak sesuai kebutuhanmu.
- mode desktop hadir untuk kamu yang tetap ingin fleksibilitas penuh ala PC.
Namun bagi mayoritas gamer, layer depan Steam OS membuatnya terasa seperti sebuah konsol modern.
Satu Hal yang Bisa Menghambat: Distribusi
Untuk saat ini, Steam Machines hanya akan dijual langsung lewat Steam, bukan toko fisik.
Jika Valve ingin menyaingi konsol lain, kehadiran di rak-rak toko besar mungkin jadi langkah penting, tapi belum tampak di rencana.
Menuju Masa Depan di Mana PC dan Konsol Menjadi Satu?
Kalau dilihat lebih luas, kita sedang menyaksikan transformasi industri:
- Microsoft berusaha membuat perangkat PC terasa seperti “Xbox”.
- Valve membuat platform PC terasa semakin konsol.
- Perangkat handheld, TV box, dan PC mini mulai menyatu dalam ekosistem yang fleksibel.
Mungkin beberapa tahun lagi, perbedaan antara PC dan konsol hanya tinggal branding saja.
Dan Valve, lewat Steam Deck dan Steam Machines, tampaknya sedang berada di posisi terbaik untuk menyambut era tanpa batas tersebut.
Baca juga: Mastercard Bantah Tekan Steam dan Itch.io untuk Sensor Game Dewasa, Tapi Valve Punya Bukti Lain
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net